Pemkab Aceh Singkil Bentuk Tim Khusus, Percepat Sertifikasi Aset Tanah Daerah

REDAKSI ACEH SINGKIL

- Redaksi

Senin, 29 Juni 2026 - 17:11 WIB

40150 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

ACEH SINGKIL – Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil mengambil langkah strategis dalam memperkuat tata kelola aset daerah dengan menerbitkan Keputusan Bupati Nomor 108 Tahun 2026 tentang pembentukan tim percepatan sertifikasi aset tanah milik pemerintah daerah. Keputusan yang ditandatangani pada 30 April 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya penyelamatan aset daerah sekaligus memperkuat kepastian hukum atas kepemilikan tanah yang digunakan untuk kepentingan pemerintahan dan pelayanan publik.

Tim khusus yang dibentuk melibatkan berbagai instansi lintas sektor, mulai dari unsur pemerintah daerah, pengelola aset, hingga lembaga terkait yang memiliki kewenangan dalam urusan pertanahan. Tim tersebut diberi mandat untuk melakukan pendataan, inventarisasi, verifikasi, serta mempercepat proses penerbitan sertifikat atas tanah-tanah yang selama ini belum memiliki dokumen kepemilikan resmi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah tersebut dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah aset tanah pemerintah yang belum tersertifikasi. Kondisi itu berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari, mulai dari sengketa kepemilikan, tumpang tindih klaim lahan, hingga hambatan dalam pemanfaatan aset untuk mendukung pembangunan daerah.

Bupati Aceh Singkil menegaskan bahwa sertifikasi aset bukan sekadar urusan administrasi, tetapi merupakan bentuk perlindungan terhadap kekayaan daerah. Dengan adanya sertifikat resmi, status hukum aset pemerintah menjadi lebih jelas sehingga dapat meminimalkan risiko kehilangan aset maupun penguasaan oleh pihak lain tanpa dasar hukum yang sah.

Selain memberikan kepastian hukum, program percepatan sertifikasi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengelolaan aset daerah. Selama ini, salah satu kendala yang sering dihadapi pemerintah daerah dalam proses perencanaan pembangunan adalah belum lengkapnya dokumen legalitas atas lahan yang digunakan untuk fasilitas publik, kantor pemerintahan, sekolah, puskesmas, dan berbagai sarana pelayanan masyarakat lainnya.

Tim yang telah dibentuk akan melakukan pemetaan aset secara menyeluruh, termasuk menelusuri dokumen pendukung, riwayat penguasaan tanah, serta berkoordinasi dengan instansi pertanahan guna mempercepat proses administrasi. Hasil inventarisasi nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan database aset yang lebih akurat dan terintegrasi.

Kebijakan tersebut mendapat perhatian karena sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mendorong tertib administrasi aset daerah. Dalam berbagai kasus di sejumlah daerah, lemahnya legalitas aset pemerintah sering menjadi sumber sengketa yang berujung pada kerugian negara maupun terhambatnya pembangunan.

Melalui pembentukan tim percepatan sertifikasi aset tanah ini, Pemerintah Kabupaten Aceh Singkil berharap seluruh aset strategis daerah dapat memiliki status hukum yang jelas dan terlindungi. Langkah tersebut tidak hanya penting untuk menjaga kekayaan daerah, tetapi juga menjadi fondasi bagi pelaksanaan pembangunan yang lebih tertib, transparan, dan berkelanjutan di masa mendatang. (Bima Pohan)

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Gelar Tausyiah Kerohanian Islam bagi Warga Binaan Wanita
Belajar dari Tiongkok, Delegasi PKN I Angkatan 69 Susun Strategi Percepatan Energi Terbarukan RI
Evaluasi Program Prioritas Kapolri, Wakapolda NTB Tekankan Peningkatan Kinerja dan Harkamtibmas
Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Serahkan 90 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Pegayo

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:46 WIB

PT Asdal Prima Lestari Disomasi Ketiga, PPP TPA Bawan Ultimatum Penyelesaian Hak Guru Ngaji

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

89 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Bawan, Kantah Subulussalam Dorong Kepastian Hukum Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:53 WIB

90 Sertipikat PTSL Diserahkan di Desa Pegayo, Kantor Pertanahan Subulussalam Tegaskan Pentingnya Kepastian Hak Atas Tanah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:49 WIB

Revitalisasi SD Kuta Cepu Disorot, Spesifikasi Material dan Pekerjaan Diduga Tak Sesuai RAB

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:17 WIB

Revitalisasi SD Negeri UPT XV Buluh Carak Disorot, Pagu Rp1,18 Miliar Diduga Tak Transparan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:43 WIB

TK Syaifullah Sultan Daulat Disorot, Kepala Sekolah Tidak Mengenal Siapa Ketua P2SP Di kegiatan Revitalisasi Dia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:52 WIB

BPN dan Pemko Subulussalam Didesak Buka Warkah SHM CV Lae Saga, Ada Apa di Balik 517 Hektare Lahan Gambut?

Berita Terbaru