Pj Kepala Desa Kuta Buluh Ajak Warga Rutin Gotong Royong Setiap Bulan, Bangun Semangat Kebersamaan dan Peduli Lingkungan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 24 Mei 2025 - 22:18 WIB

40260 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kuta Buluh – Dalam upaya membangun desa yang bersih, nyaman, dan harmonis, Penjabat (Pj) Kepala Desa Kuta Buluh, H. Muhammad Ramli, menginisiasi kegiatan gotong royong yang dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Program ini menjadi wujud nyata dari komitmen pemerintah desa dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Gotong royong yang dilakukan setiap bulan itu melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari aparatur desa, pemuda, tokoh masyarakat, hingga para ibu rumah tangga. Kegiatan ini tidak hanya terfokus pada kebersihan fisik seperti membersihkan parit, merapikan halaman balai desa, atau menata lingkungan, tetapi juga sebagai wadah mempererat tali silaturahmi antarwarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita ingin menanamkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab bersama terhadap lingkungan. Dengan gotong royong, semua pekerjaan terasa ringan dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh warga,” ujar H. Muhammad Ramli dalam keterangannya kepada media lokal seusai kegiatan gotong royong, Sabtu pagi (tanggal bisa ditambahkan).

Menurutnya, gotong royong bukan sekadar kegiatan rutinitas atau formalitas belaka. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan bentuk dari kepedulian sosial dan budaya kerja bersama yang sudah menjadi identitas masyarakat desa. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi ini agar tidak hilang ditelan zaman.

“Gotong royong bukan hanya tradisi, tetapi juga solusi. Ini adalah cara yang paling efektif dan efisien untuk membangun desa yang kita cintai bersama. Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua orang. Harus ada kolaborasi dari semua pihak,” tambahnya.

Ramli juga menekankan bahwa budaya gotong royong harus diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai kebersamaan tetap hidup. Oleh karena itu, ia selalu melibatkan kelompok pemuda dan pelajar dalam setiap pelaksanaan kegiatan.

“Kami ingin generasi muda tidak asing dengan gotong royong. Ini bagian dari pendidikan karakter juga. Mereka harus tahu bahwa membangun desa bukan hanya tugas kepala desa, tapi tanggung jawab kita bersama,” jelasnya.

Warga Desa Kuta Buluh pun antusias menyambut dan mengikuti kegiatan gotong royong ini. Menurut mereka, kegiatan ini bukan hanya memberi dampak positif terhadap kebersihan dan keindahan lingkungan, tapi juga membangun komunikasi yang baik antarwarga.

“Dulu mungkin kita sibuk dengan urusan masing-masing. Tapi dengan adanya gotong royong rutin seperti ini, kita bisa saling kenal, saling bantu. Apalagi kalau ada warga yang punya acara atau musibah, kita jadi lebih cepat tahu dan bisa bantu,” kata Rudi, salah satu tokoh pemuda desa.

Sementara itu, ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok PKK juga ikut aktif. Mereka turut menyiapkan konsumsi bagi peserta gotong royong, sambil ikut membersihkan fasilitas umum seperti taman bermain anak dan posyandu.

“Semangat gotong royong ini luar biasa. Kami merasa dilibatkan, dihargai, dan tentu saja ikut merasa bangga karena bisa memberi kontribusi bagi desa,” ujar Yuliana, anggota PKK Desa Kuta Buluh.

Dengan adanya kegiatan ini, Desa Kuta Buluh perlahan-lahan menunjukkan transformasi menjadi desa yang bersih, tertata, dan guyub. Pemerintah desa juga berharap, semangat ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di wilayah tersebut.

“Kalau kita bersatu, kita bisa menyelesaikan banyak hal. Semoga kegiatan ini terus berlanjut dan menjadi budaya positif yang diwariskan dari generasi ke generasi,” tutup H. Muhammad Ramli.

Berita Terkait

LP2iM Agara Desak Kejati Aceh Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pembangunan Jembatan Silayar
BPJN 3.5 Diduga Lalai, Proyek Pengaspalan Medan-Kutacane Tanpa Penyiraman Sebabkan Warga Terdampak Debu dan Terancam Kesehatan
Kementerian PUPR Dinilai Lalai, PT Horas Bangun Persada Menang Lelang Proyek Meski Legalitas Galian C Dipertanyakan
Mabes Polri Diminta Selidiki Legalitas Material Galian di Proyek PT Horas di Aceh Tenggara
Kapolres Aceh Tenggara Beri Penghargaan Tiga Kapolsek Terbaik, Kebersihan Mako Jadi Perhatian
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
CMA Batch 19: Melahirkan Profesional Akuntansi Manajemen Berkelas Dunia
Dana Iklan Diskominfo Aceh Tenggara Disorot, Pemda Diminta Transparan Soal Kerja Sama Media

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:04 WIB

Babinsa Bonto Rita Pantau Kondisi Tanaman Padi Terdampak Kekeringan

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Berita Terbaru