Proyek Saluran U-Ditch Petemon Barat Surabaya Menuai Polemik, Diduga Asal-asalan Pihak Kontraktor Berdalih

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 6 Juni 2024 - 19:04 WIB

40753 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA _ TEROPONG BARAT _ Pekerjaan Saluran U-Ditch 80/90 dengan cover gahdar 10 Ton di Petemon Barat RT 1 dan 2, RW 2 Surabaya senilai Rp.1.521.175.716 dari APBD tersebut menuai polemik, dimana beberapa hari yang lalu menjadi sorotan dan di keluhkan warga setempat. Dengan dugaan pekerjaan asal jadi (asal-asalan) tanpa menerapkan metode teknis pelaksanaan drainase dan diduga dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis (spektek).

Penerapan dewatering tidak dilakukan oleh penyedia sebagaimana tertuang di Permen PU Nomor 12 tahun 2014.

“Seharusnya, untuk metode teknis pelaksanaan saluran, pemasangan U-Ditch harus dikerjakan dalam kondisi kering”, ungkap Ahmad Mudabir (Aktivis Pegiat Anti Korupsi), minggu (02/06/2024) kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lanjut, Ahmad Mudabir, tidak boleh ada genangan air serta harus dipasang pada lapisan tanah yang sudah di keraskan yaitu urugan pasir padat.

“Jadi, jika ada paket pekerjaan saluran yang tidak melakukan dewatering, patut diduga akan kualitasnya”, jelasnya.

Fakta dilapangan pekerjaan saluran U-Ditch di petemon barat tersebut tidak di laksanakan dewatering.

“Tidak ada pengurusakan pasir mas, langsung pasang”, jelas warga setempat. Selasa (04/06/2024).

Namun, pihak kontraktor berdalih bahwa telah melakukan dewatering, akan tetapi air tetap mengalir, sedangkan untuk samping kanan dan kiri sudah menggunakan sertu.

” Di Surabaya tidak bisa di lakukan dewatering, karena setiap di sedot airnya tetap mengalir. Untuk kanan kiri sebagian sudah di sirtu”, ucap kontraktor kepada awak media.Rabu (05/06/2024).

Terkait ungkapan pihak kontraktor (penyedia), menurut warga setempat Opick bahwa pihak kontraktor (Penyedia) tidak pernah melakukan dewatering. Jika pihak penyedia,mengaku sudah melakukan dewatering.

“Tidak nampak penyedia atau pihak kontraktor mendatangkan sirtu”, tegasnya. Kamis (06/06/2024).

Opick mengaku dirinya memiliki bukti dokumentasi, jika pihak kontraktor tidak melakukan dewatering apalagi timbunan sirtu.

“tidak ada sirtu di lokasi pekerjaan” ungkapnya kepada awak media Teropongbarat.com.

Ia juga menambahkan, “jika memang benar pihak penyedia telah melakukan pekerjaan dengan baik, tidak masalah, sah-sah saja beliau mengatakan seperti itu”, tuturnya.

Sebagai amanat peraturan perundang-undangan, berpartisipasi masyarakat dalam  pencegahan dan pemberantasan korupsi, pihak warga setempat akan melaporkan dugaan tersebut ke pihak terkait

“Kami akan membuat laporan masyarakat atas dugaan tersebut serta meminta BPK RI Provinsi Jawa Timur untuk melakukan audit atas paket tersebut”, tegas Opick.

Sampai berita ini di terbitkan pihak Dinas terkait masih bungkam. (AR Red)

Berita Terkait

Bung Taufik: Maraknya Kasus Pencabulan di Madura Harus Menjadi Alarm Bersama, MADAS Sedarah Siap Dampingi Korban
LAMR Meranti Siap Dukung Penuh Kapolres Baru dan Doakan AKBP Aldi Bertugas di Rokan Hilir
Kabag SDM Polres Batu Bara Hadiri Grand Final Pemilihan Putra Putri Batu Bara Tahun 2026
Kapolres Batu Bara Gelar Pengajian, Doa Bersama, dan Santuni Anak Yatim
Tingkatkan Kualitas Pengamanan Obvitnas, Ditpamobvit Baharkam Polri Teken Kerja Sama dengan PT Asmin Bara Bronang
Perkuat Kinerja UPT Pemasyarakatan Langkat, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Bintorwasdal di Lapas Narkotika Langkat
Polemik Uis Karo di Pisah Sambut Kapolres,Pemkab Langkat Sampaikan Permohonan Maaf
Hidayat Riadi Manik resmi di Lantik Perkuat DPRK Aceh Singkil, Bupati Safriadi Oyon Ajak Bangun Sinergi Demi Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:53 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM DAMPINGI PETANI RAWAT TANAMAN SAWI WUJUDKAN KETAHAN PANGAN DI DESA BLANG BARO

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:27 WIB

Babinsa Pos Ramil Tadu Raya  Gotong Royong bersama warga di desa binaan

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:21 WIB

Babinsa Kunjungi Peternakan Kerbau, Dukung Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Peternak

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:40 WIB

Babinsa Koramil Senagan Timur Cek Ketersediaan Harga Pupuk Dan Obat–Obatan Di Desa Binaan 

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:02 WIB

Dari Sawah Untuk Negeri, Babinsa Bonto Cinde dan Petani Bersatu Wujudkan Swasembada Pangan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:54 WIB

Babinsa Sertu Safrin Ondu Aktif Dampingi Petani Di Wilayah Binaan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:53 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM DAMPINGI PETANI RAWAT TANAMAN SAWI WUJUDKAN KETAHAN PANGAN DI DESA PULOKRUET

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:51 WIB

Babinsa Pos Ramil Tadu Raya Melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial dengan masyarakat di desa Babah dua kec tadu raya

Berita Terbaru