Subulussalam, Teropongbarat.com – Kebakaran hebat melanda kawasan lahan gambut di Kampong Lae Saga, Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam, Sabtu (4/7). Kepulan asap pekat menyelimuti wilayah tersebut dan mengganggu aktivitas masyarakat. Warga menduga kebakaran terjadi di kawasan lahan gambut yang berada di sekitar areal PT Lae Saga, sementara sejumlah kebun kelapa sawit milik masyarakat dilaporkan ikut terbakar.
Asap tebal yang terus mengepul menyebabkan jarak pandang menurun dan mulai dikeluhkan warga karena berdampak terhadap kesehatan, terutama gangguan pernapasan. Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menyebut belum terlihat upaya pemadaman yang optimal sehingga api masih terus berkobar di beberapa titik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala BPBD Kota Subulussalam saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum dapat memastikan luas areal yang terbakar maupun besaran kerugian akibat kebakaran tersebut. Pendataan masih dilakukan untuk mengetahui dampak kebakaran terhadap lahan milik masyarakat maupun kawasan yang berada di sekitar areal PT Lae Saga.
Kebakaran ini kembali memunculkan perhatian terhadap pengelolaan lahan gambut di kawasan DAS Singkil-Kombih. Sejumlah pihak menilai kawasan gambut memiliki fungsi lindung yang penting sehingga setiap aktivitas pemanfaatan lahan harus memperhatikan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Sementara itu, pihak KPH Wilayah IX Aceh hingga saat ini juga belum memberikan keterangan resmi mengenai luas kawasan hutan maupun lahan gambut yang terdampak kebakaran serta status kawasan yang terbakar.
Sebelumnya, keberadaan perkebunan sawit di kawasan PT Lae Saga telah beberapa kali menjadi sorotan berbagai pihak. Selain adanya persoalan sengketa dan konflik penguasaan lahan, kawasan tersebut juga dinilai memiliki tingkat kerawanan ekologis karena berada di bentang lahan gambut yang merupakan bagian dari kawasan DAS Singkil-Kombih.
Masyarakat berharap pemerintah segera melakukan pemadaman secara maksimal sekaligus menyelidiki penyebab kebakaran. Selain mencegah meluasnya api, investigasi diperlukan untuk memastikan apakah kebakaran terjadi akibat faktor alam, kelalaian, atau adanya unsur kesengajaan sehingga penegakan hukum dapat dilakukan apabila ditemukan pelanggaran.

















































