Rights. Justice.: Perempuan Tak Lagi Mau Diam, Hak Adalah Hak yang Tak Boleh Dihapus!  

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 00:20 WIB

4036 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi // Teropongbarat.com  Hari Perempuan Sedunia 2026 yang jatuh pada 8 Maret ini bukan sekadar perayaan, melainkan seruan keras dari seluruh penjuru dunia: perempuan menuntut hak yang utuh dan keadilan yang nyata. Di tengah kemajuan zaman, masih ada jutaan perempuan yang terjebak dalam lingkaran kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan yang mengakar. Tema “Rights. Justice.” bukan sekadar kata-kata indah, melainkan tuntutan yang tak bisa ditunda lagi: hak perempuan adalah hak asasi manusia yang tak boleh dihapus, dan keadilan adalah hak yang harus diperjuangkan sampai terwujud.

 

Data global menunjukkan bahwa 35% perempuan di dunia pernah mengalami kekerasan fisik atau seksual, baik dari pasangan maupun orang lain. Di Indonesia, angka kekerasan terhadap perempuan masih tinggi, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga hingga diskriminasi di tempat kerja. Banyak perempuan yang masih tidak memiliki kekuatan untuk membuat keputusan tentang kesehatan reproduksi mereka, dan kesempatan untuk memegang posisi kepemimpinan masih jauh dari setara. Di pedesaan, perempuan masih terbebani dengan pekerjaan rumah tangga yang tidak dibayar, sementara di kota besar, mereka seringkali harus berjuang melawan stereotip dan prasangka yang membatasi potensi mereka.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Namun, perempuan tidak lagi mau diam. Di seluruh dunia, perempuan-perempuan hebat telah bangkit dan berjuang untuk hak-hak mereka. Mereka adalah aktivis yang berani menentang ketidakadilan, pemimpin yang memimpin perubahan, pekerja yang berjuang untuk hak-hak pekerja, dan ibu yang berjuang untuk masa depan anak-anak mereka. Mereka adalah bukti bahwa perempuan memiliki kekuatan yang luar biasa untuk mengubah dunia.

 

Di Banyuwangi sendiri, banyak perempuan yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Mereka adalah pemimpin di berbagai bidang, mulai dari politik, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi. Mereka adalah bukti bahwa perempuan mampu bersaing dan berkontribusi secara maksimal bagi kemajuan daerah dan negara.

 

Statement Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Banyuwangi, Indah Razak, Amd:

 

“Selamat Hari Perempuan Sedunia 2026! Hari ini adalah momen untuk menghormati dan menghargai perjuangan serta pencapaian perempuan-perempuan hebat di seluruh dunia, termasuk di Banyuwangi. Perempuan bukanlah objek yang harus dilindungi, melainkan subjek yang memiliki hak dan kekuatan untuk mengubah dunia.

 

Saya sangat bangga melihat banyak perempuan di Banyuwangi yang telah bangkit dan berjuang untuk hak-hak mereka. Mereka adalah pemimpin yang berani, pekerja yang rajin, dan ibu yang penuh kasih. Mereka telah membuktikan bahwa perempuan mampu melakukan apa saja yang laki-laki lakukan, bahkan lebih baik.

 

Namun, kita tidak boleh berpuas diri. Masih ada banyak tantangan yang harus dihadapi oleh perempuan di dunia ini. Masih ada banyak perempuan yang mengalami kekerasan, diskriminasi, dan ketidakadilan. Sebagai wartawan, kita memiliki tanggung jawab untuk menyuarakan suara perempuan, menyoroti masalah yang mereka hadapi, dan mempromosikan kesetaraan gender.

 

Kita harus berjuang bersama-sama untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan setara bagi semua perempuan. Dunia di mana perempuan memiliki hak yang utuh, kesempatan yang sama, dan kebebasan untuk mengejar impian mereka. Dunia di mana perempuan dihargai dan dihormati sebagai manusia yang sama berharganya dengan laki-laki.

 

Mari kita terus berjuang untuk hak-hak perempuan, karena hak perempuan adalah hak asasi manusia yang tak boleh dihapus. Mari kita terus berjuang untuk keadilan, karena keadilan adalah hak yang harus diperjuangkan sampai terwujud. Dan mari kita terus berjuang untuk masa depan yang lebih baik bagi semua perempuan di dunia.”

Hari Perempuan Sedunia 2026 adalah momen untuk mengingatkan kita semua bahwa perjuangan untuk hak dan keadilan perempuan belum selesai. Kita harus terus berjuang bersama-sama untuk menciptakan dunia yang lebih adil dan setara bagi semua perempuan. Karena ketika perempuan maju, dunia pun maju.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Polres Binjai Tangkap Tiga Terduga Pengedar Narkoba,Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Disita
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  
Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus
Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:07 WIB

Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on

Sabtu, 5 September 2026 - 08:27 WIB

Babinsa Koramil 05 DM Laksanakan Komsos di Desa Blang Baro

Sabtu, 5 September 2026 - 08:23 WIB

Jaga Hubungan Baik, Babinsa Koramil 04 Beutong Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:20 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur Hadiri Kegiatan Musrenbang Di Desa Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:16 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Bantu Petani Rawat Tanaman Sayur, Dorong Ketahanan Pangan Desa

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Berita Terbaru