Sada Kata Dok Perteddung Filosopi Pakpak Yang Diharapkan Bupati

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 30 Juli 2024 - 22:01 WIB

40178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[URIS id=31055]

Teropong Barat.co/Perhelatan Pesta Oang-Oang Tahun 2024 Kabupaten Pakpak Bharat telah ditutup secara resmi. Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menutup event tahunan ini dengan sebuah pesan mendalam, mengajak segenap masyarakat Pakpak Bharat untuk seia sekata sebagaimana filosofi Pakpak“Sada Kata Dok Perteddung “. Filosofi ini pula yang menjadi tema pertunjukan seni, drama, tari dan music yang ditampilkan dalam acara puncak Pesta oang-Oang Tahun 2024 ini.

Tema mrteddung ini digali dari tradisi nenek moyang kita yang menjadi salah satu mata pencaharian suku Pakpak yangbertujuan untuk mencari kayu alim, getah kapur, dan hasilnya kemudian dijual. Namun dalam mrteddung ini ada filosofi penting yang harus dilaksanakan bersama yakni harus seia sekata atau sering diistilahkan dengan ungkapan “Sada Kata Dok Prteddung Asa Dapet Laba Olih “.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Artinya dalam satu tim dibutuhkan kesepakatan bersama, tujuan bersama dan mendapat hasil yang sama, dan jika ada yang melanggar maka maka dalam mrteddung ini tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan, jelas Bupati.

Tentunya implementasi dari filosofi mrteddung ini sangat relevan dengan keadaan kita saat ini dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat yang kita cintai ini, dibutuhkan sada kata dan sada orjok untuk menciptakan harmonisasi antara semua elemen yang ada. Dengan harmonisasi akan menghasilkan pembangunan yang berkelanjutan dan merata, ucap Bupati kemudian.

Selain Sendratari “mrteddung” acara penutupan Pesta Oang-Oang 2024 ini juga diisi dengan banyak hiburan dan penampilan artis-artis lokal, pengumuman dan penyerahan hadiah berbagai lomba tradisional yang telah diselenggarakan selama dua hari ini, serta penarikan nomor undian persembahan Bank Sumut.

Meskipun Pesta Oang-Oang 2024 telah ditutup, namun Panitia masih menyediakan berbagai hiburan hingga mala ini. Ribuan masyarakat Pakpak Bharat yang datang dari berbagai penjuru Kabupaten Pakpak Bharat masih memadati area Lapangan Kasean Banurea, Napa Sengkut, Salak sebagai bentuk dukungan mereka bagi pelaksanaan Pesta Budaya Oang-Oang ini.

 

( Ujung RB )

Berita Terkait

Hadiri Musrenbang RKPD Sumut 2027, Bupati Pakpak Bharat: Pastikan Program Daerah Selaras
Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR
Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Bupati Pakpak Bharat Serahkan Bantuan Sosial untuk Anak dan Tenaga Kerja
Sensus Ekonomi 2026 Segera Dimulai, Wabup Pakpak Bharat Nyatakan Dukungan Penuh
Rapat Koordinasi di Medan Bahas Penegasan Batas Wilayah Pakpak Bharat–Dairi
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Rapat Pengembangan Pertanian Berbasis AI di Kawasan Danau Toba

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 23:08 WIB

Anggota DPRD Batu Bara Rusli Kunjungi Pantai Rimbo Lestari, Kagum dengan Inisiatif Masyarakat Pengelola

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:12 WIB

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:09 WIB

Silaturahmi BBC, PIC dan Insan Pers Diterima Kombes Pol Edy Sumardi di Mabes Baharkam Polri Depok

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:39 WIB

Bentuk Penghormatan dan Kepedulian, Kapolres Bantaeng Anjangsana Sejumlah Purnawirawan Polri

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:56 WIB

Semarak Piala Dunia 2026, Polres Bantaeng Gelar Nobar Bersama Masyarakat*

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:56 WIB

Refleksi Muharam 1448 H, Bupati Langkat Sambut Kepulangan Jamaah Haji dengan Doa dan Santunan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:28 WIB

Ahli Waris Pdt. Golfried Siregar Bantah Tudingan Rumah Berdiri di Kawasan DAS di Kahean

Rabu, 17 Juni 2026 - 20:48 WIB

KUASA HUKUM SAHUDRI DAN SULHAN PERTANYAKAN KEBERADAAN BARANG BUKTI ASLI DALAM SIDANG SABU 3 KILOGRAM DI PN SAMPANG

Berita Terbaru