Bupati Pakpak Bharat Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Nasional di Kementerian PUPR

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Kamis, 23 April 2026 - 15:35 WIB

4093 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropong Barat.com — Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, melakukan pertemuan strategis dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR RI, Roy Rizali Anwar, di Gedung Kementerian PUPR, Jakarta. Pertemuan ini membahas sejumlah usulan penting terkait peningkatan kualitas dan keselamatan jalan nasional di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Sorotan Kondisi Jalan Nasional Sumut–Aceh

Dalam paparannya, Bupati Franc menjelaskan kondisi jalan nasional sepanjang 41 kilometer yang menghubungkan Sumatera Utara dan Aceh melalui Kabupaten Pakpak Bharat. Jalur tersebut melintasi kawasan ekstrem berupa pegunungan, tebing curam, serta berada di sisi jurang dan aliran sungai, sehingga berisiko tinggi terhadap kecelakaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski memiliki kondisi yang menantang, jalur ini merupakan koridor vital yang menopang konektivitas dan distribusi logistik di kawasan barat Pulau Sumatera. Jalan tersebut juga menjadi penghubung utama aktivitas ekonomi di empat daerah, yakni Kota Subulussalam, Aceh Singkil, Aceh Selatan, dan Pakpak Bharat.

Ratusan kendaraan berat, termasuk truk pengangkut minyak kelapa sawit (CPO) dan hasil perkebunan lainnya, melintasi jalur ini setiap hari. Namun, keterbatasan lebar jalan, minimnya sistem drainase, serta kondisi jalan yang berkelok dan sempit meningkatkan potensi kecelakaan lalu lintas.

Usulan Prioritas: Pelebaran Jalan dan Penanganan Titik Rawan

Bupati Franc mengajukan sejumlah usulan prioritas kepada Kementerian PUPR, antara lain:

Pelebaran badan jalan nasional menjadi 8 meter sepanjang 41 km dari batas Dairi hingga perbatasan Kota Subulussalam (sebagian sepanjang 7 km telah terealisasi).

Penanganan titik-titik rawan longsor di sepanjang jalur tersebut.

Pembangunan barrier beton pengaman di sepanjang jurang Lae Kombih sepanjang 8 km.

Peningkatan konektivitas jalan Aornakan–Pagindar–batas Aceh.

Menurut Franc, langkah-langkah tersebut sangat mendesak guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan sekaligus memperlancar distribusi logistik dan hasil perkebunan masyarakat.

Akses Pagindar Jadi Perhatian Khusus

Selain jalan nasional, Franc juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas jalan penghubung Aornakan–Pagindar–batas Aceh. Jalan ini merupakan akses utama bagi masyarakat Kecamatan Pagindar yang selama ini menghadapi kesulitan mobilitas akibat kondisi jalan yang rusak.

Padahal, jalur tersebut berpotensi menjadi alternatif strategis yang dapat memangkas jarak tempuh antara Sumatera Utara dan Aceh melalui Kota Salak, terutama setelah rampungnya pembangunan ruas Kuta Jungak yang menghubungkan Pakpak Bharat dengan Kabupaten Dairi.

Kecamatan Pagindar sendiri dikenal sebagai salah satu sentra produksi kelapa sawit, namun distribusi hasil panen terhambat akibat buruknya infrastruktur jalan.

Respons Pemerintah Pusat

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Dirjen Bina Marga, Roy Rizali Anwar, menyatakan keprihatinannya terhadap kondisi yang disampaikan. Ia berkomitmen untuk segera mencari solusi yang tepat guna meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi yang dijelaskan Bapak Bupati. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kami dapat menemukan solusi terbaik,” ujar Roy.

Harapan Percepatan Pembangunan Infrastruktur

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat berharap adanya dukungan penuh dari pemerintah pusat agar pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan dapat segera direalisasikan. Upaya ini dinilai krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan keselamatan transportasi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Sumatera bagian barat.

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Warga Papua, Satgas Yonif 521/DY Gelar Pengecekan Kesehatan Gratis Secara Rutin di Distrik Kelila
Dandim 0812 Lamongan Ikuti Vicon Nasional, Pastikan Lamongan Siap Dukung Percepatan 35 Ribu KDKMP Menuju Launching tahap kedua di bulan Agustus
Bhabinkamtibmas Polsek Tegaldlimo Polresta Banyuwangi, Dampingi Monitoring Pertumbuhan Jagung Warga Dalam Rangka Dukung Ketahanan Pangan
FLI Sumut Resmi Serahkan Laporan Dugaan Pencemaran Lingkungan ke DLH Provinsi dan DPRD Sumut
MKKS SMP Swasta Banyuwangi Yakin Kepemimpinan Alfian Majukan Budaya Literasi
Radar CNN Online – Terlahir dari semangat perjuangan rakyat, Radar CNN kini hadir menggemparkan tingkat nasional dengan membentuk wadah aspirasi masyarakat yang dinamakan BPKN (Badan Perlindungan Konsumen Nasional) Radar Klebun.
Diduga Ilegal dan Cemari Lingkungan, Aktivitas Produksi Tahu-Tempe di Desa Karang Sari Disorot Tim Gabungan
SPBU Camplong Sampang Diduga Jadi Ladang Mafia Solar Subsidi, Ratusan Jerigen Dilayani Bebas Tanpa Hambatan

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 02:37 WIB

Gerebek Desa Pekubuan,Polsek Tanjung Pura Sita Sabu dan Sajam dari Tangan YD

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:03 WIB

Ketika Retorika Bebas Dolar Istana Membentur Dinding Keras Realitas Warung Desa Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela, S.IP., M.I.P. (Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Jambi)

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:06 WIB

Personil Gabungan Amankan Pemberangkatan Jemaah Calon Gaji kloter 42 Kabupaten Bantaeng

Senin, 18 Mei 2026 - 20:04 WIB

Pekarangan Rumah Jadi Produktif, Bhabinkamtibmas Kota Tinggi Beri Motivasi Warga

Senin, 18 Mei 2026 - 16:33 WIB

Sapa Warga Kwala Pesilam, Anggota Komisi E DPRD Sumut Fatimah Sosialisasikan Kemudahan UHC

Senin, 18 Mei 2026 - 13:31 WIB

Pesta Para Babi Development, Api Revolusi Perlawanan Dimulai

Senin, 18 Mei 2026 - 11:01 WIB

Menolak Menjadi Buzzer Kekuasaan Adalah Ikhtiar Menjaga Marwah Demokrasi Oleh: Dinda Rosanti Salsa bela, S.IP., M.I.P. (Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Jambi)

Senin, 18 Mei 2026 - 07:34 WIB

Darwis Nahkodai PK Partai Golkar Bumi Agung, Dr Darlian Pone Tekankan Penguatan Soliditas Kader

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Warga Gunung Cut Akui TMMD Kodim Abdya Bawa Banyak Manfaat

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:36 WIB