Seminggu Berlalu, Pelaku Pelemparan Bom Molotov Kerumah Wartawan Belum Juga Ditangkap !

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 31 Desember 2023 - 03:36 WIB

40302 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pancur Batu | Seminggu berlalu, Polisi belum berhasil mengungkap indenditas pelaku pelemparan bom molotov kerumah wartawan di Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu yang terjadi pada 21/12/2023 sekitar pukul 03.00 wib .

Pasalnya, hingga kini pelaku masi berkeliaran dan belum ditangkap Polisi, sehingga membuat masyarakat menjadi merasa kurang nyaman dan tidak tenang.

Rumah wartawan di Desa Namorih bukan lah yang pertama kali dilempar bom molotov, pada tahun 2020 bulan februari sekitar pukul 03.00 wib  rumah wartawan Leo Sembiring juga di lempar dengan bom molotov sehingga menyebabkan rusak hampir 30% pada bagian depan dan kamar depan namun kejadian tersebut pun diam serta membeku dengan sendirinya dan polisi juga belum berhasil menungkap dan menangkap pelaku  tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian kejadian kedua pada tanggal 21/12/2023 pada jam yang sama dengan sebelumnya, rumah Leo Sembiring wartawan media online kembali dilempar dengan bom molotov oleh orang tidak dikenal, beruntung pada saat itu Leo bersama keluarganya langsung bisa memadamkan api yang masi bekobar di bawah mobil pada saat itu.

Pasca kejadian, petugas dari Polsek Pancur Batu dan Personil Dit Krimum Polda Sumut langsung turun ke lokasi kejadian dan melakukan pengecekan. Kejadian pelemparan bom molotav tersebut pun akhirnya viral menjadi berita dan vidionya detik detik pelemparan bom molotov tersebut pun beredar luar di media sosial dan grub grub wa wartawan.

Untuk pengusutan lebih lanjut Korban akhirnya melaporkan kejadian pelemparan bom molotov tersebut ke Polsek Pancur Batu pada tanggal 22 Desember 2023 dengan Nomor: STTLP/B/495/XII/2023/SPKT/POLSEK PANCUR BATU/RESTABES MEDAN/POLDA SUMUT

Leo Sembiring sebagai korban berharap agar kedua kejadian pelemparan bom molotov kerumahnya dapat diungkap dengan serius, termasuk kejadian yang pertama yang sudah tiga tahun yang lalu itu juga belum terungkapp.

“Saya heran kejadian yang pertama juga belum terungkap siapa pelaku dan otak pelakunya pada tahun 2020 yang lalu dan sekarang ini kejadian yang kedua pad atanggal 21/12/2023, ini sudah satu minggu juga belum terungkap, saya juga menjadi heran apakah ada yang mencoba menutupi kasus ini agar tidak terungkap, atau ada yang mencoba melindungi pelaku agar tidak terungkap. miris dan sedih kami masyarakat kalau kedua kejadian ini tidak terungkap, pelaku akan merasa dirinya semakin hebat dalam menjalankan aksi kejahatan dan akibat tidak terungkapnya kedua kejadian pelemparan bom molotov ini maka pelaku akan semakin leluasa untuk membakar rumah orang, karena dia yakin tidak akan pernah terungkap, dan akhirnya masyarakat akan semakin resah dan akan ada aksi main hakim sendiri,” ucap Leo Sembiring

Masi kata Leo Sembiring, Saya heran, saja sekelas Polda Sumut belum bisa mengungkap kedua kasus ini kan menjadi tanda tanya besar kepada kami, apakah benar tidak terungkap atau ada fenomena lain dibalik tidak terungkapnya kejadian yang menggemparkan Kecamatan Pancur Batu tersebut. Atas kejadian ini kami sekeluarga masi terauma dan ketakutan kalau pelaku masi juga bebas berkeliaran.

“Saya berharap Bapak Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. , Wakapolri Komjen Agus Andiranto,SH,MH, Kabareskrim Mabes Polri Komisaris Jenderal Pol. Drs. Wahyu Widada, M.Phil, Kapolda Sumut Irjen Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Dirkrimum Polda Sumut Kombes Pol Sumaryono,SIK dapat mengungkap dan menangkap pelaku pelemparan bom molotov kerumah saya, saya curiga kedua kejadian ini pelakunya sama, saya menduga dan curiga ada orang kuat dibalik kejadian ini sehingga sampai sekarang kedua kejadian pelemparan bom molotov kerumah saya belum terungkap. saya juga meminta para pihak tidak melindungi pelaku serta otak pelaku, semoga hal ini terungkap agar tidak ada lagi korban korban selanjutnya, kemudian pelaku serta otak pelaku dijeblosken ke penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatan nya serta dijerat pasal berlapis,” ungkap Leo pada 30/12/2023 Pagi

Kasubid Penmas Polda Sumut Ajun Komisaris Besar Polisi, Sony Siregar saat di konfirmasi menjelaskan bahwa Polisi sedang menyelidiki hal tersebut.

“Anggota sedang melakukan penyelidikan,” ungkap Mantan Kasat Lantas Polrestabes Medan ini.

(TIM)

 

Berita Terkait

Dump Truk Tertabrak KA Putri Deli di Perlintasan Tanpa Plang Perbaungan, Sopir Tewas
Plt Bupati Langkat Tiorita Semangati Kontingen Pramuka pada Penutupan Jamdasu XI Sumut
Langkat Sabet Juara II MTQ ke- 40 Tingkat Sumut,Syah Afandin: Ini Bukti Nyata Generasi Qur’ani
Komitmen Tanpa Tawar, Lapas Lubuk Pakam Deklarasikan Zero Narkoba dan Handphone
Meranti, Mangga, dan Air Mata: Warga Dua Desa Kembalikan Kehidupan ke Tanah Leluhur
Miris!, Ibu Mariasih Guru Honorer di Tanjung Morawa Tempati Rumah Nyaris Ambruk
Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia
Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WIB

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN

Selasa, 3 November 2026 - 12:23 WIB

Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah

Selasa, 3 November 2026 - 09:56 WIB

Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers

Senin, 2 November 2026 - 10:21 WIB

Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 11:48 WIB

Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

DIDUGA DIRAMPAS DEBT COLLECTOR BRI FINANCE, KENDARAAN MILIK DEBITUR DI SANGATTA DITARIK MESKI KLAIM SUDAH BAYAR ANGSURAN BTC

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:58 WIB

Pembangunan Jembatan Beton di Juhar Ginting, Karo, Capai 60 Persen

Berita Terbaru