Tanam Pohon, Bangun Ekonomi: KPH 5 Bergerak Salurkan Bibit Produktif kepada Masyarakat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 11:04 WIB

40115 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues – Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) 5 terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui pendekatan berbasis lingkungan dengan melakukan pendistribusian bibit produktif kepada warga di wilayah kerjanya. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program rehabilitasi hutan sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, yang dilaksanakan pada Jumat, 11 Oktober 2025.

Kepala KPH 5 melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha (KSBTU), Siti Asnah, S.Hut, menyampaikan bahwa program ini dirancang tidak hanya sebagai upaya penghijauan, tetapi juga bertujuan untuk memperkuat pondasi ekonomi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan hutan. Lewat bantuan bibit pohon bernilai ekonomi tinggi, seperti durian, rambutan, dan mangga, masyarakat didorong untuk aktif mengelola lahan tidur atau lahan terbengkalai menjadi produktif.

“Selain memperbaiki peningkatan ekonomi masyarakat, kami ingin masyarakat mendapatkan manfaat langsung dari hasil pohon produktif seperti durian, rambutan, dan mangga,” ucapnya saat menyerahkan bibit secara simbolis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat pun terlihat antusias mengikuti kegiatan ini. Mereka menyampaikan rasa terima kasih dan harapan agar bantuan bibit seperti ini tidak berhenti hanya sekali, tetapi bisa terus berlanjut tiap tahun. Mereka melihat adanya prospek jangka panjang dari program ini yang tidak hanya menghidupkan kembali kawasan-kawasan yang terbengkalai, namun juga menciptakan peluang ekonomi baru di sektor pertanian. Salah seorang anggota KPH 5 wilayah Gayo Lues menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat dinantikan oleh warga.

“Dengan adanya bantuan bibit ini, kami bisa menanam di lahan-lahan kosong dan hasilnya nanti bisa membantu ekonomi masyarakat dan keluarga,” ungkapnya dengan penuh harap.

Lewat program ini, KPH 5 berharap masyarakat akan lebih peduli terhadap kondisi hutan di sekitarnya. Upaya rehabilitasi ini tidak berdiri sendiri, karena diharapkan mampu bersinergi dengan Program Pemerintah Kabupaten Gayo Lues, khususnya yang berkenaan dengan pelestarian alam dan peningkatan kesejahteraan warga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan konkret KPH 5 terhadap berbagai program unggulan yang dicanangkan oleh Bupati Gayo Lues dalam menciptakan harmoni antara kelestarian lingkungan dan pembangunan ekonomi daerah.

Pendistribusian bibit produktif ini menjadi langkah strategis dalam penguatan inisiatif berbasis konservasi lingkungan, sekaligus membuka jejaring partisipasi aktif antara pemerintah, lembaga kehutanan, dan masyarakat lokal. Harapannya, dengan terus dijalankan secara berkesinambungan, program serupa dapat menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis sumber daya alam yang ramah lingkungan.

Liputan ,5411180.

Berita Terkait

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus
Pabrik Tetap Mengepul Meski Dilarang Beroperasi, Wibawa Pemerintah Dipertanyakan di Kasus PT Hopson Aceh Industri
Meski Dilarang Beroperasi, PT Hopson Aceh Industri Tetap Produksi, Dugaan Pembangkangan Hukum Kian Terang Benderang
Sempat Viral di Medsos, Pencuri Uang di Jok Motor Stadion Seribu Bukit Diringkus Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues
Limbah Diduga Dipindahkan Setelah Kasus Mencuat, PT Rosin Kembali Jadi Sorotan dan Aparat Didesak Usut Dugaan Penghilangan Jejak
Dugaan Pengondisian Lokasi Sebelum Pemeriksaan Puslabfor Mabes Polri, Publik Pertanyakan Keseriusan Penegakan Hukum terhadap PT Rosin
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
TK Negeri 2 Blangkejeren Dorong Kreativitas dan Semangat Belajar Lewat Festival Ceria Anak Bangsa 2026

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:44 WIB

DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Berita Terbaru