Tidak Terima Bendahara Desa Dipanggil, Masyarakat Desa Gunung Rancak Gelar Aksi di Depan Kantor Kejari Sampang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 30 November 2023 - 19:32 WIB

40627 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongcbarat.co,– Tolak Pemanggilan Bendahara Desa, masyarakat Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Madura, menggelar aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri Sampang pada Rabu (29/11/23).

Aksi yang dilakukan tersebut, saat mendengar ada pemanggilan kepada pejabat desa setempat terkait permintaan keterangan sebagai saksi oleh pihak Kejaksaan Negeri Sampang.

Kedatangan hampir seribu massa yang terdiri dari laki-laki dan perempuan itu, merupakan wujud ketidak terimaan atau menolak terhadap perjalanan perkara yang menjerat kepala desa desa dan bendahara desa yang dinilai penuh intrik politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fatimatus Zahroh salah satu ibu rumah tangga yang juga penerima BLT DD tahun 2020 mengatakan bahwa dirinya rela tinggalkan pekerjaannya untuk hadir kekejaksaan karena merasa kasihan terhadap kepala desa.

“Saya rela datang tinggalkan pekerjaan demi ikut mengawal perkembangan kasus ini”, ujarnya.

Zahroh pun menambahkan bahwa dirinya menilai bahwa selama 2020 dirinya selalu mendapatkan bantuan tersebut yang dibagikan oleh pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) langsung.

“Makanya saya merasa aneh, saat mendengar kasus ini, apalagi setelah kami juga mendengar pelapor awal adalah mantan timses lawan politiknya Kades”, imbuhnya.

Melihat hal tersebut dirinya semakin yakin bahwa dalam kasus tersebut ada hal yang janggal dan terkesan dipaksakan mulai awal.

Zahroh juga menambahkan bahwa dirinya bersama masyarakat akan terus mengawal kasus ini hingga betul-betul memastikan Kepala desanya tidak menjadi korban.

“Kita akan datang lebih banyak, dan akan terus mengawal, kami tidak akan pulang nantinya sampai betul-betul Kades kami tidak menjadi korban”, ungkapnya.

Untuk sekedar diketahui, bahwa hampir seribuan massa terus meringsek dan menduduki kejaksaan Negeri Sampang.

Massa enggan beranjak dan terus bersholawat didepan kejaksaan setempat, mereka bersikukuh tetap menduduki kejaksaan setempat saat mendengar bendahara desa ditetapkan sebagai tersangka.

Massa baru mau bubar saat penasehat hukum membantu memberikan penjelasan terkait proses hukum yang terjadi dan mengetahui bendahara desa juga keluar dari kejaksaan.

Massapun berteriak tak ingin Kadesnya menjadi korban yang nantinya juga khawatir akan dijadikan tersangka.(Red).

Berita Terkait

Polres Batu Bara Salurkan 105 Paket Sembako kepada Warga Terdampak Banjir di Gambus Laut
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa
Polres Batu Bara Gelar Apel Operasi Patuh Toba 2026, Wujudkan Lalu Lintas Aman dan Berkeselamatan
Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah
Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan
HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba
Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:24 WIB

Polres Batu Bara Salurkan 105 Paket Sembako kepada Warga Terdampak Banjir di Gambus Laut

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:11 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Reses Tahap III DPRD Batu Bara di Dapil II, Rusli Tampung Aspirasi 10 Kepala Desa

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Di Masjid At-Taubah

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:47 WIB

Ops Patuh Rinjani 2026 Resmi Dimulai, Polda NTB Kerahkan 578 Personel Gabungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:39 WIB

HOAX! Kalapas Labuhan Ruku Tegaskan Isu RZ Kelola Narkoba di Dalam Lapas Tidak Benar, Lapas Labuhan Ruku Zero Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Polres Batu Bara Gelar Police Go To School Serentak di Sekolah, Edukasi Pelajar tentang Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:27 WIB

Kapolres Batu Bara Bantu Bangun Kembali Rumah Warga Korban Puting Beliung, Salurkan Peralatan Rumah Tangga dan Sembako

Berita Terbaru