TIM PENANGGULANGAN LONGSOR TEMBUS SIBONGKARAS: 12 JAM PERJALANAN DARAT LAWAN MATERIAL LONGSOR

REDAKSI PAKPAK BHARAT

- Redaksi

Sabtu, 29 November 2025 - 09:06 WIB

40395 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, 28 November 2025 — Setelah sempat terisolasi akibat rangkaian longsor yang memutus akses utama, Desa Sibongkaras akhirnya berhasil dijangkau oleh Tim Penanggulangan Bencana Longsor yang dikirim Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Misi ini menjadi titik terang bagi warga yang selama beberapa hari terakhir menghadapi keterbatasan mobilitas dan logistik.

Plt. Asisten Administrasi dan Pembangunan, Zeplin A. Purba, SE, MM, yang turun langsung ke lokasi, menuturkan beratnya perjalanan menuju Sibongkaras.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah sampai di Sibongkaras, bertemu masyarakat di sana dan syukur kepada Tuhan mereka dalam keadaan baik. Kami berangkat pukul 09.00 pagi, berjalan kaki dari Napatumbuk sampai Sibongkaras, dan pulang juga dengan berjalan kaki. Kami tiba kembali di Napatumbuk pada pukul 21.00,” jelasnya.

Menurut laporan tim, terdapat 13 titik longsor di sepanjang jalan Kuta Tinggi menuju Sibongkaras. Bersama anggota Batalyon TP 906, tim bekerja membuka akses menggunakan peralatan seadanya.

“Kami membuat jalan alternatif memakai kayu, karena tenaga manual saja tidak cukup. Alat berat kini sudah tiba dan mulai bekerja untuk menormalisasi material longsor yang menutup jalan,” tambah Zeplin.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, menegaskan bahwa daerah-daerah terisolasi akibat longsor akan menjadi prioritas utama penanganan pemerintah daerah.

Dengan mulai terbukanya akses dan beroperasinya alat berat, diharapkan jalur menuju Sibongkaras dapat kembali normal dalam waktu dekat—membuka ruang bagi percepatan distribusi bantuan serta pemulihan aktivitas masyarakat setempat.//ujungmaster24..

Berita Terkait

Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Tito Ahmad Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kepastian bagi Driver Online
vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan
Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.
Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:54 WIB

Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Jumat, 4 September 2026 - 13:32 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, BRI Cabang Bantaeng Beri Kejutan Cenderamata di Momentum Harpelnas

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA KEPADA WARGA

Jumat, 4 September 2026 - 07:42 WIB

PEMERINTAH DESA LANGKAK DAN POSRAMIL KUALA PESISIR HIMBAU WARGA CEGAH KARHUTLA DI MUSIM KEMARAU

Berita Terbaru