Tidak Dilayani Saat Hendak Melahirkan, Pelayanan Puskesmas Batu Lenger Sampang Dinilai Buruk dan Kejam

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 8 Desember 2023 - 12:20 WIB

40510 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Pelayanan Puskesmas Batu Lenger dinilai Buruk dan kejam oleh warga setempat, pasalnya, saat seorang Ibu hamil yaitu Sapuni warga Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, hendak melahirkan di Puskesmas Batu Lenger tidak dilayani dengan baik.

Paman Sapuni yakni Musderi, menyampaikan bahwa dirinya sangat merasa kecewa terhadap pelayanan Puskesmas Batu Lenger, karena tidak dilayani, bahkan mengamuk di Puskesmas Batu Lenger, Sehingga memilih merujuk saudaranya ke Klinik Nindhita di Kota Sampang.

“Tadi saya marah-marah di Puskesmas Batu Lenger itu. Karena pelayanannya sangat lelet, dari jam 11.00 sampai menjelang sore hari tidak ada tindakan yang jelas, karena Ibu yang hendak melahirkan adalah masalah nyawa,” kata Musderi dengan nada emosi, Kamis (7/12/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelayanan di Puskesmas Batu Lenger tersebut sangat buruk terhadap masyarakat, bahkan tidak ada tindakan, karena buruknya pelayanan di Puskesmas Batu Lenger sehingga ibu sapuni langsung dirujuk oleh keluarganya ke Klinik Nindita Sampang.

“Pelayanan buruk. Tidak ada tindakan serta tidak disarankan dirujuk ke Rumah Sakit, akhirnya keluarga merujuk pasien ke Klinik Swasta. Dari pada nyawanya terancam, dirujuk menggunakan Ambulance Puskesmas Batu Lenger tapi harus bayar,” tegasnya.

Ia juga menegaskan atas peristiwa yang dialaminya akan segera melaporkan ke pihak Dinas Kesehatan Sampang dalam waktu dekat.

“Supaya ada tindakan dan sanksi dari Dinkes Sampang,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Batu Lenger, dr Wati Amalia berdalih bahwa pasien dilayani sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP).

“Pasien datang ke Puskesmas langsung dilayani di ruang kaber sesuai dengan alur dan SOP yang ada,” kata Wati Amalia.

Wati menjelaskan, setelah itu pasien dilakukan tindakan dan pemeriksaan lebih lanjut yaitu diperiksa urine. Karena pasien kedua tungkai bengkak, hasilnya urine positif maka dikonsultasikan ke medis.

“Karena keluarga tidak mau dirujuk ke RSD Ketapang. Maunya dirujuk ke Nindita. Setelah itu oleh medis diarahkan untuk dirujuk ke Rumah Sakit lebih besar.Keluarga menolak dirujuk ke RSD Ketapang, maunya ke RS Nindhita,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**
Aksi ‘Orang Dalam’ Terbongkar, Dua Karyawan Curi Bahan Baku Pabrik di Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Terbaru