Miris Kondisi Bangunan SDN di Sampang Memprihatinkan, Hujan Deras KBM Dihentikan 

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 21 Januari 2024 - 10:58 WIB

40640 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co || Belum mendapatkan anggaran dari Pemerintah setempat untuk merehab ruang kelas yang mengalami rusak parah, Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Panyirangan, Kecamatan Pangarengan, Kabupaten Sampang, Madura harus menghentikan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan meliburkan para murid disaat turun hujan.

Dalam hal ini kondisi gedung tersebut sangat memprihatinkan,sehingga Pihak sekolah pun tidak mau mengambil resiko saat turun hujan deras melihat kondisi bangunan yang mengkhawatirkan (rusak), dengan kondisi atap bangunan yang bocor dan tembok mengalami pecah-pecah serta kondisi kontruksi bangunan sudah miring.

“Itulah yang membuat kami sangat khawatir bangunan akan roboh. Sehingga kalau hujan deras terpaksa KBM dihentikan”, tutur Kepsek SDN 3 Panyirangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sedangkan pihak sekolah sendiri hanya bisa berharap kepada Pemerintah setempat yang memiliki kewenangan bisa dijadikan atensi dan segera diperbaiki.

“Mengingat vitalnya kebutuhan murid akan sarana dan prasarana belajar yang aman dan memadai”, ucap Kepala Sekolah (Kepsek) Hoiri, minggu (21/01/2024).

Ia juga mengaku untuk saat ini yang menjadi kendala tidak adanya proyek pembangunan, baik RKB dan rehabilitasi gedung dikarenakan sekolah tersebut belum memiliki sertifikat lahan. Namun, saat ini sudah dalam proses pembuatan.

“Sebenarnya dengan adanya surat dari pihak BPPKAD, sudah bisa diadakan proyek pembangunan dan rehabilitasi di sini (sekolah),” tuturnya. (AR Red).

Berita Terkait

Polres Bantaeng Gelar Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Kedisiplinan dan Profesional
Babinsa Bonto Lebang Laksanakan Pendampingan Hanpangan di Lahan Persawahan Warga
Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Ribuan Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan
Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 18:21 WIB

PENJEMPUTAN TAMU RAKER YAYASAN J.B. SITANALA.

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Terbaru