Kasihhati dan Noven Saputera Sambut Hangat Kunjungan FPII Malut

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 9 Maret 2024 - 22:22 WIB

40255 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta | Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Maluku Utara (Malut) mengikuti rangkaian Mukernas Ke-VII dan HUT ke-8 FPII di Jakarta. Salah satu agendanya adalah visit media yang bertema ‘Temu Keakraban Pilar Demokrasi Berdaya Guna dalam Mengawasi Keterbukaan Publik’. Visit media ini diharapkan dapat mengukuhkan jaringan dan kerjasama antara FPII Malut dengan berbagai pihak yang terkait dengan kepentingan publik di Malut.

Tidak hanya itu, FPII Korwil Halsel juga berkesempatan berdiskusi dengan pihak Harita Nickel, salah satu perusahaan tambang yang beroperasi di Malut. Mereka bertemu dengan Local media Engagement & partnership superintendent di STC Senayan. Mereka membahas tentang isu-isu terkini yang berkaitan dengan pertambangan di Malut.

Visit media ini juga dimanfaatkan oleh FPII Setwil Malut untuk berswafoto di beberapa tempat ikonik di Jakarta, seperti Halte Bundaran Hi atau sky bridge yang menjadi spot favorit para pengguna media sosial. Mereka juga mengabadikan momen kebersamaan dengan anggota FPII dari berbagai kabupaten kota di Maluku Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puncak dari visit media yang dilakukan oleh Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Maluku Utara (Malut) di Jakarta adalah kunjungan ke kediaman Ketua Presidium FPII, Kasihhati, yang berada di desa Citayam, Kab. Bogor, Jawa Barat. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Kasihhati dan Wakil Ketua Presidium FPII, Noven Saputera.

Ketua Setwil FPII Malut sekaligus Plt. Sekretaris Nasional FPII, Junaedi Abdul Rasyid, mengatakan bahwa kunjungan ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Ketua Presidium yang telah berdedikasi dan loyal terhadap FPII.

“Kami dari FPII Malut bersilaturahmi ke rumah Ketua Presidium bunda Kasihhati. Ini sebagai wujud rasa hormat kami terhadap pimpinan yang sangat peduli dan perhatian kepada wartawan di Indonesia, sebagai pilar berdemokrasi dan sosial kontrol masyarakat”. ujar Junaedi yang akrab disapa Juned.

Di tengah obrolan santai, Noven Saputera mengingatkan para wartawan FPII Malut untuk terus menjaga independensi dan profesionalisme. Dia juga mendorong mereka untuk membangun relasi yang luas dan positif.

“Kita harus membangun banyak relasi. FPII ini organisasi besar yang disegani karena independensinya. Untuk itu semua harus dijaga” kata Noven.

Sementara itu, Kasihhati menegaskan bahwa FPII adalah organisasi pers yang paling di segani meski baru berumur 8 tahun. Dia berpesan kepada anggota FPII Malut agar tidak mudah tergoda oleh iming-iming materi.

“FPII ini, baru 8 tahun umurnya, tapi paling di segani, kita tidak bisa dibeli. Itu bukan tipe kita” tegas Kasihhati.

Harapanya semoga dengan kegiatan ini makin menambah hubungan silaturahmi dan kebersamaan wartawan dan perusahaan media, melalui wadah organisasi Forum Pers Independent Indonesia (FPII) makin terjalin kuat sebagai wadah organisasi insan pers di Indonesia.

Sumber: (Eric_ FPII Malut)

Berita Terkait

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Aktivis Nasional : Putusan Pengadilan Jadi Bukti Budi Arie Bersih dan Tidak Terbukti Terlibat Judol
Pengamat: Stop Framing Budi Arie, Jangan Bangun Tuduhan Tanpa Dasar Putusan Pengadilan
BPBD Gayo Lues Terus Kawal Pembayaran Sewa Alat Berat ke BNPB
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
Halaqah di MPR RI,PW IKAPETE Sumut Suarakan Dukungan Gus Kikin Caketum PBNU
AMP2K Madina Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Penindakan Tegas PETI di Lingga Bayu dan Batang Natal
Plt Bupati Langkat Kawal Langsung Percepatan Bantuan Korban Banjir ke Menteri Dalam Negeri

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB