Pendekar Bom Molotov di Kecamatan Pancur Batu Terkesan “Tantang” Kapolda Sumut Untuk Beri Tindakan Tegas !

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 11 Maret 2024 - 02:19 WIB

40269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pancur Batu | Belakangan ini aksi pelemparan oleh pendekar bom molotov sangat marak terjadi di Kecamatan Pancur Batu- Kabupaten Deli Serdang, Seperti beberapa bulan yang lalu tepatnya pada 21/12/2023 rumah wartawan Leo Sembiring yang berada di Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu juga dilempar oleh pendekar bom molotov diduga merupakan warga sekitar dengan bom molotov dan aksi tersebut sudah dilaporkan ke Polisi namun hingga saat ini pelaku dan otak pelaku masi dibiarkan berkeliaran diduga karena mempunyai deking orang hebat, beruntung api saat itu langsung dipadamkan sehingga tidak ada korban jiwa.

Tak hanya rumah wartawan yang dilempar bom molotov, Aksi pendekar bom molotov kembali lagi terjadi dan meresahkan penguna jalan lintas Medan- Kabanjahe diduga tepatnya di Jalan Jamin Ginting, Desa Namoriam, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara pada senin 4/3/2024 sekitar pukul 22.00 Wib

Sejumlah pendekar yang menggunakan sebo dan penutup wajah mendadak mengejutkan pengguna jalan karena melempari bom molotov ke truk truk pengangkut bahan material PT KEY KEY. Seorang supir berinisial JT nyaris terbakar hidup hidup saat melintasi lokasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus tersebut pun sudah dilaporkan ke Polrestabes Medan dengan nomor laporan LP/B/686/III/YAN 2.5/2024/SPKT POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA.

Aksi pendekar bom molotov tersebut diduga terkesan tantang Kapolda Sumut untuk memberikan tindakan tegas.
Menurut JS supir truk PT Key Key, Bahwa pada saat itu dirinya saat itu sedang dalam perjalanan pulang menuju ke Tiang Layar, namun sesampainya di Desa Namoriam dirinya melihat sekitar lebih kurang lima belas (15) orang sedang berdiri di pinggir jalan.

“Saya melihat ramai pria berdiri di pinggir jalan, ada sekitar 15 orang, saat itu saya melintas tiba tiba pintu truk yang saya kemudikan di pukul dengan keras lalu tiba tiba datang seseorang pria dan melemparkan sebuah bom molotov ke arah saya, saya lihat bom molotov itu membakar ban bagian belakang saya lalu saya tancap gas karena saya sudah ketakutan, dengan kondisi ban terbakar saya melajukan kendaraan saya dengan kencang sehingga api tersebut pun menjadi padam,” Sedihnya

Lanjutnya, Saya sangat beruntung karena saat itu truk saya tidak jadi terbakar, saya berharap agar segera ditangkap pelaku yang diduga berjumlah puluhan orang, kami resah akibat hal tesebut, dimana kami hanya mencari makan untuk menafkahi keluarga kami tapi kami mendapatkan teror bom molotov yang sangat membuat kami ketakutan.

“Saya mohon kepada bapak Polisi untuk segera menangkap pelaku pelemparan bom molotov tersebut, kami tidak nyaman bekerja kalau mereka masi berkeliaran, kalau kami tidak makan bagaimana nasif keluarga kami. saya khawatir mereka akan kembali melempari truk truk kami dengan bom molotov apabila tidak segera ditangkap,” harapnya

Direktur Kriminal Umum Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Sumaryono,SIK saat di konfirmasi pada sabtu 9/4/2024 Malam terkait hal tersebut berjanji akan atensi hal tersebut.

“Kita sampaikan ke Polres untuk atensi,” tulisnnya.

Berita Terkait

Dump Truk Tertabrak KA Putri Deli di Perlintasan Tanpa Plang Perbaungan, Sopir Tewas
Plt Bupati Langkat Tiorita Semangati Kontingen Pramuka pada Penutupan Jamdasu XI Sumut
Langkat Sabet Juara II MTQ ke- 40 Tingkat Sumut,Syah Afandin: Ini Bukti Nyata Generasi Qur’ani
Komitmen Tanpa Tawar, Lapas Lubuk Pakam Deklarasikan Zero Narkoba dan Handphone
Meranti, Mangga, dan Air Mata: Warga Dua Desa Kembalikan Kehidupan ke Tanah Leluhur
Miris!, Ibu Mariasih Guru Honorer di Tanjung Morawa Tempati Rumah Nyaris Ambruk
Doa dan Cinta Dari Lapas Lubuk Pakam Untuk Indonesia
Penyuluhan Hukum, Lapas Lubuk Pakam dan LBH Adiwangsa Pura Keadilan Bekali Warga Binaan Menuju Hidup Taat Aturan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB