Pro dan Kontra Pengisian Perangkat Desa, Ternyata di Iming – Iming Motor

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 13 Maret 2024 - 01:39 WIB

40226 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PATI – Dalam wancana persiapan untuk pelaksanaan pengisian perangkat Desa di wilayah Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah menjadi ajang perebutan suatu jabatan yang sangat strategis.

Kini terlihat ada suatu Desa wilayah Kecamatan Gabus di duga sudah mempersiapkan suatu calon kandidat dan sehingga para anggota BPD sebagian sudah tergiur terkait iming – iming dikasih motor serta masih ada lagi hadiah menanti, jika nanti jadi pengisian Perangkat Desa dilaksanakan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kemaren anggota BPD Karaban yang sempat menolak pengisian perangkat Desa.” tetapi sekarang malah berubah dengan hasil rapat ke tiga, padahal pertemuan pertama dan kedua menolak.

Hal tersebut sangat disayangkan sekali oleh warga masyarakat Desa Karaban. “Karena tergiur janji – janji di kasih bingkisan hadiah, kenapa anggota BPD tidak punya pendirian sama sekali.

“Pasalnya, sampai sekarang masih pro dan kontra, terkait dana TPQ tak kunjung ada penjelasan serta ada lagi pembangunan jembatan anggarannya dipangkas terkait mutu kualitas bahan baku yaitu besi.

Kemudian, ada juga masalah seperti inventaris Kades adalah PCX tetapi malah dibelikan kendaraan KLX sekitar tambah Rp. 6. 330.000 dari sumber PAD tahun 2023.” Apakah itu di perbolehkan ???.

Sowo selaku Ketua BPD Karaban saat dikonfirmasi awak media, ia berkata hal ini memang benar, awalnya saya nggak percaya tetapi ada warga masyarakat mengadu terkait tata kelola anggaran Pemerintahan Desa tidak ada keterbukaan publik dan trasparan .

Ada lagi terkait pengisian perangkat Desa yang anggaran tersebut masih kita pertanyakan dan seharusnya kan bisa ditunda dulu, tetapi Pemerintahan Desa kok pengen melaksanakan ada apa???

“Lebih lanjut, kita pengen Pemkab Pati dan Istansi terkait segera turun ke wilayah, supaya ada titik terang serta apakah Pemerintahan Desa Karaban, Kecamatan Gabus di duga menyelewengkan anggaran”, kata Sowo, Selasa (12/3/24).

Inisilal S menambahkan, dengan nada kesal mendengar terkait ada iming – iming hadiah untuk anggota BPD yang awalnya menolak tetapi berubah 100 %.” sehingga kami rencana akan melakukan aksi jika Pemerintahan Desa tidak trasparan kepada masyarakat.

Untuk Hadiahnya adalah kendaraan bermotor, apakah pesta demokrasi di cederai oleh iming – iming.” apa nggak malu.” Makanya kami menolak adanya pengisian perangkat Desa.

“Pesan moral khusus bagi warga masyarakat, kita pengen Desa Karaban bersih dari korupsi, stop manuver politik dan janji – janji atau pun terima hadiah yang tidak pantas untuk di ucap”, ujar Inisial S.

Ayo usut tuntas permasalahan yang sekarang membuat resah dan saya mendesak Inspektorat, Dispermades, Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) Sekretariat Daerah Kabupaten Pati, BPK, Kejari Pati, Sekda Pati, Pj Bupati Pati dan DPRD Pati agar melakukan audit di Pemerintahan Desa Karaban terkait anggaran Dana Desa (DD) serta Alokasi Dana Desa (ADD) sampai sekarang belum terbuka”. tutupnya.(@Gus Kliwir)

Berita Terkait

Lapas Labuhan Ruku Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Perkuat Keimanan dan Kecintaan Warga Binaan kepada Rasulullah
Polsek Medang Deras Laksanakan Patroli Subuh, Jaga Keamanan dan Cegah Balap Liar
Polsek Air Putih Patroli Malam: Cegah Balap Liar, Begal dan Tawuran, Situasi Tetap Aman Terkendali  
Polres Batu Bara Tanggapi Cepat Laporan 110: Potensi Balap Liar di Lubuk Cuik Langsung Direspons, Situasi Kembali Kondusif  
Polsek Talawi Laksanakan Patroli Malam KRYD, Jaga Keamanan dan Rasa Aman Warga
*Perkuat Koordinasi, Bupati Batu BARA Silaturahmi dengan Jajaran PT Inalum*
*Bupati Batu Bara Tinjau Langsung Banjir di Gambus Laut*
*Wakapolri Ajak Kampus dan Mahasiswa Bersama Wujudkan Polri yang Semakin Baik*

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:15 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB