Walikota Subulussalam Harus Fokus Target Pembangunan: Demo dan Skandal sebagai Pengigat Bagi HRB

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 20 Mei 2025 - 07:05 WIB

40144 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editorial TB (19/06).
Demo warga Subulussalam hari ini 19 Juni 2025 menyoroti krisis kepercayaan terhadap pemerintahan HRB. Ketidakpuasan publik diakumulasikan dari beberapa masalah krusial:

– Dugaan limbah beracun PT MSB II: Pencemaran yang diduga dilakukan perusahaan ini telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan nelayan. Warga menuntut pemerintah daerah untuk bertindak tegas dan melindungi kepentingan masyarakat.
– Proyek “Paret Gajah” PT Laot Bangko: Pembangunan ini dinilai menghalangi akses masyarakat pekebun, menunjukkan kegagalan pemerintah dalam menyelesaikan konflik agraria antara masyarakat dan perusahaan.(Resolusi Konflik)
– Tunggakan gaji dan tunjangan tenaga medis RSUD Subulussalam: Masalah keuangan daerah yang menyebabkan keterlambatan pembayaran gaji tenaga kesehatan menunjukkan kurangnya prioritas pada kesejahteraan masyarakat.
– Skandal pelatihan senilai 2,4 miliar: Dugaan penyelewengan anggaran ini semakin memperkuat ketidakpercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini menunjukkan betapa pentingnya fokus pemerintah daerah pada pembangunan jangka panjang dan kesejahteraan masyarakat. Janji kampanye yang tidak ditepati dan penanganan masalah yang lamban hanya akan memperburuk krisis kepercayaan.

Solusi yang dibutuhkan:

– Transparansi dan akuntabilitas: Pemerintah daerah harus transparan dalam pengelolaan anggaran dan bertanggung jawab atas setiap kebijakan yang diambil.
– Penanganan tegas terhadap pelanggaran lingkungan: Perusahaan yang terbukti melakukan pencemaran lingkungan harus diberi sanksi tegas.
– Penyelesaian konflik agraria secara adil: Pemerintah harus menjadi mediator yang adil dalam menyelesaikan konflik antara masyarakat dan perusahaan.
– Prioritas pada kesejahteraan masyarakat: Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, termasuk pembayaran gaji dan tunjangan tenaga kesehatan, honorer harus menjadi prioritas utama.

Kasus Subulussalam ini menjadi pengingat bagi seluruh kepala daerah di Indonesia untuk lebih memprioritaskan pembangunan jangka panjang dan kesejahteraan rakyat daripada kepentingan politik jangka pendek. Kepercayaan publik adalah modal utama bagi keberhasilan pembangunan daerah.(*).

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 14:04 WIB

Babinsa Bonto Rita Pantau Kondisi Tanaman Padi Terdampak Kekeringan

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Berita Terbaru