Di Usia ke-51, Fitra Handika Selian Ajak Warga Aceh Tenggara Kembali ke Akar: Bersatu, Bersih, dan Bermartabat

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 20 Juni 2025 - 04:05 WIB

40406 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Langit Aceh Tenggara berselimut harapan baru di usia ke-51 tahun. Di antara spanduk ucapan dan gema perayaan, suara seorang anak negeri bergema lebih dalam dari sekadar kata “Dirgahayu.” Fitra Handika Selian, Ketua Umum DPD Mabes News Aceh Tenggara, tak sekadar menyampaikan ucapan selamat, tetapi juga menyuarakan panggilan hati: mari kembali ke akar, merajut ulang identitas Aceh Tenggara sebagai daerah yang bersih dari narkoba, bersatu dalam keberagaman, dan bermartabat dalam pembangunan.

“Usia 51 tahun bukan sekadar angka. Ini usia kedewasaan. Saatnya kita bertanya pada diri sendiri: apa warisan yang sedang kita bangun? Apa yang kita siapkan untuk generasi yang datang setelah kita?” ungkap Fitra, Rabu (19/6/2025), dengan nada reflektif.

Fitra mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan ini bukan hanya ajang selebrasi, tetapi juga momentum kontemplasi. Menurutnya, banyak tantangan yang sedang dihadapi Aceh Tenggara, namun tak ada yang lebih berbahaya dari merosotnya moral generasi muda akibat narkoba dan apatisme sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita bisa bangun gedung megah, jalan lebar, kantor canggih. Tapi kalau anak-anak kita tumbuh dalam kecanduan, dalam lingkungan yang lemah dan tidak sehat, maka semua itu hanya hiasan. Daerah ini tidak boleh hanya indah di luar, tapi harus kuat dari dalam,” kata Fitra tegas.

Sebagai tokoh muda sekaligus pemimpin media, Fitra percaya bahwa kekuatan sebuah daerah terletak pada manusianya. Ia menyerukan kepada seluruh lapisan masyarakat—pemerintah, tokoh agama, guru, pemuda, dan media—untuk bersama-sama menjaga benteng moral dan budaya daerah.

“Aceh Tenggara tidak boleh kalah. Kita punya akar, punya nilai, dan punya sejarah panjang yang mulia. Narkoba dan kejahatan sosial adalah ancaman serius. Jangan beri ruang. Kita harus bersatu, bergerak, dan saling jaga,” imbuhnya.

Fitra juga menekankan bahwa media lokal seperti Mabes News memiliki tanggung jawab moral untuk tidak hanya memberitakan, tetapi menghidupkan semangat perubahan. Ia menyebutkan bahwa media bukan hanya pembawa kabar, tetapi bagian dari gerakan sosial yang mendorong masyarakat untuk berpikir, peduli, dan bertindak.

“Kami di Mabes News percaya, perubahan dimulai dari kesadaran. Kita akan terus menyuarakan pesan-pesan kebaikan, menyentuh hati pembaca, dan mengangkat isu-isu yang penting untuk masa depan daerah ini,” katanya.

Dalam suasana peringatan HUT, Fitra tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para pemimpin dan pendiri Aceh Tenggara yang telah meletakkan fondasi. Namun ia menegaskan bahwa estafet pembangunan harus terus dilanjutkan dengan kejujuran, integritas, dan semangat gotong royong.

“Aceh Tenggara adalah rumah kita bersama. Jangan kita kotori dengan kepentingan sempit. Jangan biarkan generasi kita hilang arah. Mari kita rawat rumah ini dengan cinta, bukan sekadar kata,” tutup Fitra, penuh harap.

Kini, di usia ke-51, Aceh Tenggara bukan hanya mencatat sejarah, tetapi sedang menuliskannya kembali. Lewat suara-suara seperti Fitra Handika Selian, peringatan HUT menjadi lebih dari seremoni—ia menjadi seruan untuk bangkit, untuk bersatu, dan untuk menjadikan tanah ini benar-benar bermakna bagi setiap jiwa yang hidup di dalamnya. (red)

Berita Terkait

Dari 52 Napi Kabur Maret 2025 Tersisa 6 Orang, Satu yang Baru Ditangkap Tewas, Kalapas: Kami Sudah Bawa Ambulans
Relawan Prabowo Tak Sanggup Lagi Menjawab Keluhan Rakyat, Jembatan Kuning I Disorot dan Pemerintah Pusat Dituntut Bertindak
Jalan Nasional Berubah Jadi Sungai, Truk BBM Tertahan: Ironi Infrastruktur di Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Amankan Dua Pria di Ketambe, 10 Paket Sabu Disita
Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pusat Kirim Alat Berat Rusak, Bupati Aceh Tenggara: Kami Sangat Kecewa dengan Vendor Pusat
Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Video 4,6 Ribu Penonton Bongkar Borok Banjir Abadi Desa Kuning 1, Warga Aceh Tenggara Pilih Mengadu ke Gubernur Jawa Barat
Ada Apa dengan Asesmen Medis Lapas Kutacane, Buron dengan Riwayat Paru-Paru dan Lambung Dibiarkan Hingga Tewas Setelah Ditangkap

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 00:27 WIB

Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:00 WIB

PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia

Senin, 19 Oktober 2026 - 23:55 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Kuatkan Tali Kasih di Perantauan, Antoni Silaban Panggil Keluarga Besar PPBJS Jabodetabek Saling Menopang

Senin, 28 September 2026 - 17:55 WIB

Apresiasi Langkah Tegas Menteri Imipas Agus Andrianto, Nonaktifkan Kalapas Cibinong Bukti Imipas Benahi Jajaran

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB