Proyek Swakelola Jalan Penumangan–Pagar Dewa Disorot, Diduga Jadi Ajang “Bancakan” Korupsi

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Minggu, 19 April 2026 - 19:44 WIB

4071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TULANG BAWANG BARAT // Yeropongbarat.com Pekerjaan pemeliharaan jalan melalui mekanisme swakelola oleh UPTD Wilayah VI Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung di ruas jalan Penumangan menuju Pagar Dewa menuai kritik tajam. Proyek yang seharusnya menjadi solusi cepat perbaikan infrastruktur tersebut justru dituding sarat akan praktik korupsi dan manipulasi anggaran.Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi pekerjaan fisik jalan terlihat sangat minim kualitas. Tumpukan material yang tidak merata dan proses pengerjaan yang terkesan asal-asalan memicu dugaan adanya pengurangan volume material maupun ketidaksesuaian dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Kepala UPTD Dituding “Tutup Mata”

Dugaan penyelewengan ini semakin diperparah dengan sikap Kepala UPTD Wilayah VI yang terkesan mengelak saat dikonfirmasi. Pejabat terkait dinilai seolah-olah tidak memahami kontribusi atau detail pelaksanaan teknis di lapangan, sebuah sikap yang dianggap publik sebagai upaya cuci tangan atau menutupi bobroknya pengelolaan anggaran swakelola tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat tidak masuk akal jika seorang Kepala UPTD tidak paham bagaimana kontribusi dan progres di lapangan. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi yang bisa dikelola tanpa transparansi,” ujar salah satu warga yang melintas di lokasi.

Mekanisme Swakelola yang Manipulatif.

 

Mekanisme swakelola yang seharusnya melibatkan tenaga kerja lokal secara transparan kini justru dicurigai hanya menjadi kedok untuk mempermudah oknum dinas dalam mengeruk keuntungan pribadi. Kurangnya pengawasan dari instansi terkait membuat proyek ini berjalan tanpa standar mutu yang jelas.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat mendesak pihak Aparat Penegak Hukum (APH), baik Kejaksaan maupun Kepolisian, untuk segera turun tangan mengaudit proyek swakelola di ruas Penumangan–Pagar Dewa ini guna mencegah kerugian negara yang lebih besar.

 

” Di sisi lain datang tanggapan dari ibu rumah tangga Martina 49 tahun Warga Penumangan Lama. yang keluhan Ibu Martina mengeluhkan pekerjaan tersebut malah mengunakan matrial bekas,” Ujar nya.

 

“Martina menambahakan pekerjaan jalan ini kan sering di lintasi Kendaraan berat seperti mobil angkutan hasil bumi seperti singkong maupun sawit yang sering kali melintas.

 

” Bagaimana mungkin jalan ini bisa bertahan lama kalau pekerjaannya menggunakan material bekas yang digunakan oleh pekerja proyek tersebut. Ini yang di depan mata apalagi yang tidak terlihat ataupun jauh dari pemukiman penduduk besar kemungkinan pekerjaan jauh lebih parah daripada ini dengan rasa penuh kecewa seorang ibu rumah tangga menceritakan di hadapan awak media. Minggu /19 /April/2026.

Redaksi//

Teropongbarat.com

Investigasi 

Berita Terkait

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar
Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah
NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN
LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan
PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL
USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA
DIduga Kades Kidal dan Perangkat Kongkalikong Rekayasa Dokumen Melalui PTSL Tanah Ibu Ila Demi Hasanah Terbongkar
Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB