Ketua RPPAI: Lindungi Anak dari Risiko Demonstrasi, Jangan Biarkan Turun ke Jalan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 17:41 WIB

40119 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA I Rumah Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (RPPAI) mengeluarkan imbauan penting bagi para orang tua di sejumlah daerah di Indonesia.

Imbauan ini menyusul meningkatnya tensi politik dan gelombang demonstrasi yang terjadi di beberapa kota besar, mulai dari Jakarta, Semarang, Solo, Pati, Grobogan, Bandung, Makassar hingga Yogyakarta.

Ketua Umum RPPAI, Agus Kliwir menegaskan bahwa kondisi saat ini perlu menjadi perhatian serius, terutama dalam hal melindungi anak-anak sekolah dari potensi keterlibatan dalam aksi unjuk rasa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengingatkan agar orang tua benar-benar mengawasi aktivitas anak-anaknya, mengingat situasi di lapangan rentan menimbulkan risiko.

“Anak-anak tidak seharusnya dilibatkan dalam demonstrasi. Kami mengimbau kepada seluruh orang tua, agar melarang anak-anaknya ikut turun ke jalan.

Selain membahayakan keselamatan mereka, hal itu juga bertentangan dengan prinsip perlindungan anak,” ujar Agus, Sabtu (30/8/2025).

Menurut Agus Kliwir, aksi demonstrasi memang merupakan bagian dari kebebasan berpendapat. Namun, ia menilai belakangan ini banyak aksi yang tidak berjalan netral dan berpotensi menimbulkan kerusakan fasilitas publik.

Kondisi itu justru dapat memicu gesekan antara aparat dan massa di lapangan. “Silakan menyampaikan aspirasi, itu hak setiap warga negara.

Tapi jangan sampai merusak fasilitas negara atau anarkis, apalagi melibatkan anak-anak di bawah umur.

Kami melihat aksi ini tidak sepenuhnya netral, dalam penyampaian pendapat di muka umum,” lanjutnya.

RPPAI juga mendorong aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, agar mengedepankan pendekatan yang humanis dalam menghadapi gelombang aksi.

Agus Kliwir menekankan, bahwa menjaga stabilitas keamanan tidak harus dengan cara represif, melainkan bisa melalui komunikasi yang baik dan tindakan persuasif.

“Kami mendukung penuh TNI-Polri untuk melakukan pendekatan humanis terhadap massa aksi.

Dengan begitu, aspirasi masyarakat tetap bisa tersampaikan, tanpa harus menimbulkan benturan di lapangan,” imbuh Agus Kliwir

Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi yang kondusif di setiap daerah.

Ketum RPPAI mengingatkan bahwa keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama.

“Mari kita jaga situasi wilayah, agar tetap kondusif. Orang tua harus tegas melarang anak-anaknya ikut andil dalam aksi demonstrasi.

Kita semua punya tanggung jawab untuk menciptakan kedamaian dan melindungi generasi penerus bangsa,” kata Agus Kliwir.

Dengan imbauan ini, RPPAI berharap masyarakat lebih bijak dalam menyikapi dinamika politik nasional, serta tetap mengutamakan keselamatan keluarga, khususnya perempuan dan anak-anak.(red)

Berita Terkait

Stop Kaitkan Menteri Imipas Dengan Kasus Dugaan Pengurusan izin Tinggal WNA, Agus Andrianto Bersih
26 Tahun HIMLAB Raya Jakarta: Abdul Manaf Siregar Resmi Pimpin Organisasi, Bawa Semangat Baru Mahasiswa Labuhanbatu di Perantauan
Rakerwil GPA Sultra Perkuat Kaderisasi, Gerakan Sosial, Dan Kemandirian Ekonomi Pemuda Konawe Utara
Petugas Rutan Jakarta Pusat Gagalkan Upaya Penyelundupan Barang Terlarang Dduga ETOMIDATE
Aksi Unjuk Rasa Evaluasi Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran Berlangsung Tertib, Pelajar Tidak Terlibat
PPD: Pentingnya Pemerataan Kualitas Pendidikan di Berbagai wilayah Indonesia
Prof. Dr. Sutan Nasomal Desak Pemerintah Usut Praktik Promosi Menyesatkan di Media Sosial: Iklan Hebat, Barang Diduga Tak Berkualitas!
Pengurus Pusat Aktivis Peduli Lingkungan Tolak Rencana Eksplorasi Blok Elang PT AMNT, Soroti Partisipasi Publik dan Dominasi Tenaga Kerja Luar Daerah

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:16 WIB

DUGAAN PRAKTIK JUDI BOLA ADIL NODAI TURNAMEN KADES CUP SUMBERSEWU, WARGA MINTA DITERTIBKAN

Selasa, 3 November 2026 - 12:58 WIB

Hentikan Tudingan Narasi Liar Pada Menteri Imipas Agus Andrianto, Tuduhan Itu Keliru dan Menyesatkan

Selasa, 3 November 2026 - 12:23 WIB

Bentuk Karakter dan Kedisiplinan Generasi Muda, Pos Sei Tekam Satgas Yonarmed 13/Nanggala Berikan Bantuan Tenaga Pendidik di SD dan SMP Perimpah

Selasa, 3 November 2026 - 09:56 WIB

Wartawan Minta Klarifikasi Bupati Pasaman Barat, Soroti Pernyataan Kadis DPMN soal “Abuse” dan Kemerdekaan Pers

Senin, 2 November 2026 - 10:21 WIB

Semakin humanis satpas sumedang,petugas berikan pelayanan yang nyaman dan mudah bagi masyarakat

Minggu, 1 November 2026 - 11:48 WIB

Demi Meraih Keuntungan Besar Proyek Rehabilitasi Ruang Laboratorium di SMP 3 Sampang Abaikan Aturan.

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:36 WIB

GP AL Washliyah Jakarta Desak Mabes Polri Turun Tangan, Basmi Tambang Pasir Ilegal di Konawe Sulawesi Tenggara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:10 WIB

DIDUGA DIRAMPAS DEBT COLLECTOR BRI FINANCE, KENDARAAN MILIK DEBITUR DI SANGATTA DITARIK MESKI KLAIM SUDAH BAYAR ANGSURAN BTC

Berita Terbaru