DEPOK – Korps Sabhara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Korsabhara Baharkam Polri) menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana Alam Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Apel Mako Korsabhara Baharkam Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (4/11/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.
Apel kesiapsiagaan ini dipimpin langsung oleh Kakorsabhara Baharkam Polri, Irjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han. Agenda utama dari kegiatan ini adalah mengecek kesiapan seluruh personel serta memastikan kelayakan sarana dan prasarana dalam menghadapi potensi bencana alam menjelang akhir tahun, khususnya ancaman banjir dan tanah longsor. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata kesiapan Polri dalam mendukung tugas penanggulangan bencana dan melindungi masyarakat.
Sebanyak 305 personel gabungan diterjunkan dalam apel kesiapsiagaan ini. Jumlah tersebut terdiri dari 260 personel Korsabhara Baharkam Polri, 15 personel Basarnas, 15 personel Pemadam Kebakaran (Damkar), dan 15 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Sejumlah pejabat dari instansi terkait turut menghadiri kegiatan ini, di antaranya Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan dan Kesiapsiagaan Basarnas Mayjen TNI (Mar) Edy Prakoso, S.E., M.M., M.Tr.Opsla., Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Depok Rahman Pujianto, S.Pd., M.Si., Kepala UPT Damkar dan Penyelamatan Cimanggis Tajuddin, S.H., serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Depok dan BPBD DKI Jakarta.
Selain kesiapan personel, Korsabhara Baharkam Polri juga menyiagakan berbagai peralatan khusus, kendaraan taktis (rantis), serta unit satwa. Di antaranya adalah unit anjing pelacak khusus SAR (K-9) untuk pencarian korban tertimbun, satwa Kuda Turangga untuk patroli dan distribusi logistik di medan berat yang terisolasi, Rantis Karhutla, Rantis SAR & Rescue Carrier, perahu karet evakuasi banjir, serta Rantis Randurlap & Watergen untuk menyuplai air bersih di lokasi bencana.
Dalam arahannya, Irjen Pol Jossy Kusumo menegaskan pentingnya meningkatkan patroli di wilayah rawan bencana dan memberikan edukasi mitigasi kepada masyarakat. Ia menginstruksikan agar seluruh tindakan penanganan dan evakuasi korban dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur dengan tetap memprioritaskan keselamatan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP).
Sejalan dengan tagline “POLISI BERSAMA MASYARAKAT”, Kakorsabhara mengajak seluruh jajaran untuk membangun komunikasi yang kuat dan menumbuhkan kepedulian di tengah masyarakat. “Polisi bersama masyarakat, bersama kita hadapi bencana, bersama kita selamatkan sesama,” tegas Irjen Pol Jossy di akhir arahannya.


















































