Warga Cepu Tuntut PT Bensuli Salam Makmur: Pabrik Harus Peduli Lingkungan dan Patuh Aturan

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 22:15 WIB

40475 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM, teropongbarat.co. Suasana Kantor Kepala Kampong Cepu, Kecamatan Penanggalan, Kamis (4/9/2025), mendadak ramai. Puluhan warga mendatangi lokasi untuk menyampaikan tuntutan kepada PT Bensuli Salam Makmur (BSM), perusahaan yang mengoperasikan pabrik brondolan sawit di wilayah mereka.(04/09/2025).

Tuntutan warga mencakup berbagai persoalan yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan lingkungan, di antaranya:

Jalan kampung berlubang dan licin akibat lalu lintas angkutan pabrik

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asap pekat dan bau limbah yang mengganggu

Program CSR yang dinilai belum maksimal

Lampu jalan dan fasilitas umum yang dibutuhkan

Pembuangan limbah cair dan suara bising pabrik yang mengkhawatirkan

“Kami menuntut perusahaan untuk bertanggung jawab. Pabrik boleh beroperasi, tapi jangan sampai mengorbankan kesehatan dan keselamatan warga,” tegas salah satu perwakilan masyarakat.

Menanggapi tuntutan itu, Manager PT Bensuli, Hizkia Tarigan, didampingi Humas Ir. Netap Ginting dan Rinto Berutu, menyatakan pihak perusahaan siap mencari solusi.

“Kami akan serius menanggapi keluhan masyarakat, terlebih masih ada tenggang waktu dua minggu sebagaimana kesepakatan yang difasilitasi Pemerintah Kampong Cepu,” ujar Ginting.

Ia menambahkan, pihaknya akan melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah dan memastikan pelaporan perkembangan kepada Pemerintah Kampong secara transparan.

“Perusahaan harus hadir sebagai mitra masyarakat, bukan sumber masalah. Prinsip keterbukaan dan netralitas perlu dijaga agar hasil mediasi menguntungkan semua pihak,” lanjutnya.

Meski di tengah kritik, keberadaan pabrik brondolan PT Bensuli juga membawa dampak positif bagi petani sawit. Harga brondol kini mencapai Rp 4.100/kg, lebih tinggi dibanding harga TBS yang hanya Rp 2.800/kg. Kondisi ini membuat piringan sawit lebih bersih karena brondol tak lagi terbuang.

Namun warga menegaskan, keuntungan ekonomi tidak boleh mengorbankan kualitas lingkungan. Mereka berharap PT Bensuli menjadi contoh perusahaan yang mematuhi AMDAL, menjaga udara tetap bersih, serta memperhatikan keselamatan jalan dan kesehatan masyarakat.

“Industri harus maju, tapi lingkungan harus tetap lestari. Ini tuntutan kami, dan kami akan terus mengawasi,” tutup perwakilan warga.(*) @nton tin

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru