Belum Final Secara Hukum, Pengibaran Bendera Bulan Bintang Kembali Dilarang di Aceh Jaya

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 23 November 2025 - 17:04 WIB

40420 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH JAYA | Menjelang peringatan Milad Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke-49 yang jatuh pada 4 Desember, Komandan Kodim (Dandim) 0114/Aceh Jaya, Letkol Czi Aris Widiatmoko, mengimbau seluruh masyarakat di wilayah Aceh Jaya untuk tidak mengibarkan bendera Bulan Bintang, simbol yang kerap diasosiasikan dengan gerakan tersebut. Penegasan itu disampaikan Aris seusai menghadiri rapat paripurna di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya, Selasa (18/11/2025).

Letkol Aris menyatakan bahwa larangan tersebut mengacu pada regulasi yang berlaku, yakni Qanun Nomor 3 Tahun 2014. Dalam qanun tersebut, dikatakan bahwa penggunaan bendera dan lambang Aceh masih belum memiliki landasan yang sah secara hukum karena belum adanya kesepakatan antara pemerintah pusat dan pemerintah Aceh. Oleh karena itu, setiap individu yang mengenakan atau mengibarkan simbol-simbol yang belum resmi, termasuk Bulan Bintang, dianggap melanggar aturan.

Ia menekankan bahwa keberlangsungan situasi yang aman dan kondusif merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Terlebih menyambut momen penting seperti tanggal 4 Desember, masyarakat diminta untuk lebih bijak dalam mengekspresikan aspirasi agar tidak memicu konflik horizontal maupun gangguan keamanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk menjaga kondusivitas wilayah, pihak TNI bersama Polri akan meningkatkan patroli dan pengawasan secara ketat di seluruh kecamatan di Aceh Jaya. Aris menyebutkan bahwa jika ditemukan tindakan yang melanggar hukum, aparat akan segera melakukan penindakan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku.

Selain memberikan peringatan, Dandim juga mengimbau agar masyarakat mengisi peringatan Milad GAM dengan kegiatan-kegiatan yang membangun, seperti doa bersama dan kegiatan sosial di lingkungan masing-masing. Ia menyampaikan bahwa pendekatan melalui kegiatan positif akan lebih mempererat hubungan antarwarga serta memperkuat semangat kebersamaan.

Aris menambahkan bahwa keamanan daerah bukan sepenuhnya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab semua pihak. Ia berharap semua elemen masyarakat mendukung terciptanya suasana damai, saling menghormati, serta menjauhkan diri dari provokasi yang berpotensi menjadi sumber kerawanan.

Hingga saat ini, kondisi Aceh Jaya dilaporkan berada dalam keadaan aman dan terkendali. Masyarakat menjalankan aktivitas seperti biasa, dan tidak ada tanda-tanda peningkatan gangguan keamanan menjelang peringatan Milad GAM. Aparat keamanan tetap siaga untuk memastikan keadaan tetap stabil dan masyarakat merasa nyaman dalam keseharian mereka sepanjang periode tersebut.(*)

Berita Terkait

Penambang Emas Ilegal Asal Vietnam Diduga Melarikan Diri Sebelum Tim Gabungan Tiba di Lokasi Tambang
Jika ke Calang, Jangan Lupa Kunjungi Toko Nadya Souvenir dan Oleh-Oleh Khas Aceh
Sinergi Exs Kombatan GAM, Pemerintah, dan Warga Aceh Jaya Diperkuat dalam Peringatan 80 Tahun Kemerdekaan RI
Dinas Pangan Subulussalam Luncurkan Gerakan Pangan Murah, Redam Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga
PT Laot Bangko di Ujung Tanduk: DPRK Subulussalam Desak Penghentian Operasional
Darul Makmur Tancap Gas: Peningkatan Jalan Usaha Tani, Kambing Otawa Jadi Bintang Baru Desa
Polres Subulussalam Gelar Panen Serentak Jagung Kuartal II, Terhubung Langsung via Video Konferensi dengan Kapolri
Haji Uma Tanggapi Kisruh HGU PT Laot Bangko: DPD RI Serap Aspirasi Masyarakat Penanggalan

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:58 WIB

Diduga jadi lokasi tempat transaksi penjualaan obat jenis tramadol dan eximer warga kemiri datangi lokasi.

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:25 WIB

Publik bertanya-tanya sampai dimana proses pelaporan LSM Teropong terkait penimbunan tanah pertanian produktif .

Selasa, 2 Juni 2026 - 10:54 WIB

Diduga Tanah Pengairan Diperjualbelikan, Warga Minta Aparat Lakukan Penyelidikan

Selasa, 2 Juni 2026 - 07:33 WIB

BEREDAR VIDEO PEMBAKARAN GUBUK DIDUGA LOKASI PEREDARAN OBAT GOLONGAN G DI KEMIRI, WARGA DESAK APARAT USUT TUNTAS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:22 WIB

Hari Lahir Pancasila, Kapolresta Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Pedoman Bernegara

Senin, 1 Juni 2026 - 12:45 WIB

Soal Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Polsek Panongan Pastikan Dalami

Berita Terbaru