Penataan dan penertiban PK5 di Jl. Veteran Utara menuai aksi protes.

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:57 WIB

4080 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar //  Pedagang Kaki Lima yang berjualan di sekitar pasar kalimbu Jl. Veteran Utara melakukan aksi demo sebagai bentuk penolakan rencana Pemerintah merelokasi PK5 ke terminal Malengkeri.
Jumat, 22 /5/2026
Pukul 01.15 dini hari. Rencana pemerintah merelokasi PK5 di nilai gagal, diduga karena kurangnya kesiapan dan koordinasi pemerintah dengan pihak tertentu, apalagi jumlah massa yang tergabung dalam Aliansi PK5 jumlahnya banyak, mereka melakukan aksi perlawanan demi mempertahankan lahan dagang yang sudah puluhan tahun mereka tempati.Sejumlah PK5 melakukan Longmars, berjalan kaki sambil membentangkan Spanduk bertuliskan “Kami Aliansi PK5 Menolak Relokasi” sambil meneriakkan kata-kata “jangan tindas rakyat kecil”, dan “kami hanya cari rezeki halal untuk keluarga” bahkan salah satu PK5 yang berorasi menggunakan pengeras suara meneriakkan “mana Pak LPM, Lurah, dan Camat”, sepertinya mereka berharap ketiganya hadir dan bisa berdiskusi, bersyukur karena Lurah Gaddong di dampingi RT/RW dan Linmasnya serta Binmas Gaddong berada di lokasi melakukan himbauan dan pelarangan menjual ke PK5, sempat terjadi perdebatan dengan beberapa PK5 tapi ibu lurah dengan sikap tenang mampu memberikan pemahaman yang logis sesuai peraturan yg berlaku.Sementara petugas keamanan dari Polsek Bontoala dan Koramil sibuk mengarahkan dan menenangkan para PK5 yang berkumpul di perempatan Jl Gunung Bawakaraeng dan Veteran Utara, sehingga mengganggu arus lalu lintas.

Petugas Polsek Bontoala, Binmas Kelurahan Wajo Baru Aiptu Wiwin Nur mengatakan kami akan terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan semua pihak, kami juga menghimbau kepada PK5 silahkan protes dan berorasi tapi jangan sampai melampaui batas, membakar atau melakukan pengrusakan karena kami akan tindaki jika ada oknum yang melakukan perbuatan anarkis ,”tegasnya”.

Lurah Gaddong, Rahmawaty Mattayang yang di temui di lokasi mengatakan Himbauan ini sudah kami sampaikan jauh hari sebelumnya secara persuasif bahkan kami sudah memberikan SP ke para PK5 sampai 3 (tiga) kali artinya dengan segala pertimbangan kami menginginkan penertiban dan penataan ini berjalan dengan baik dan lancar ,”ungkapnya”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan rencana pemerintah untuk merelokasi ke Terminal Malengkeri sudah sesuai prosedur,, pemerintah sudah memfasilitasi dan sudah melakukan pembenahan lokasi terminal malengkeri agar layak di tempati berjualan, tabe ini arahan dan perintah langsung dari Bapak Walikota Makassar melalui SK yang di tanda tangani oleh Sekda Kota Makassar.

Ia juga menambahkan pemerintah melakukan penertiban dan penataan ini demi untuk kebaikan kita semuaji agar Kota Makassar yang kita cintai ini lebih bersih, nyaman, tidak sembrawut, dan tidak macet,”imbuhnya”.

Sementara dari pihak Aliansi PK5, mengatakan Kami selalu mendukung program pemerintah, namun kali ini kami menolak keras untuk di relokasi karena sangat tidak sesuai dengan harapan PK5, jujur kami menolak karena pilihannya hanya ada kerugian di pihak kami, lalu siapa yang mau bertanggung jawab klu kami rugi terus, mungkin kami masih bisa mempertimbangkan jika kemungkinannya adalah untung dan rugi, ,”tegasnya”.

Ia menambahkan “Kami hanya butuh pembeli agar jualan kami bisa laku dan untung, sementara di lokasi terminal Malengkeri itu sepi pembeli, pastilah kami rugi”. Semoga pemerintah bisa lebih bijak menyikapi hal ini agar kami bisa ruang dan waktu, alasannya jelas karena kami masih banyak tanggungan yg harus kami selesaikan, belum lagi biaya hidup kami sehari-hari.”keluhnya”.

Di lokasi lain dengan waktu yang sama di Jl. Gunung Bawakaraeng Operasi Gabungan di lakukan oleh Pemerintah kecamatan,, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan PD Pasar raya melakukan sweeping guna menghalau mobil pick up yang membawa barang dagangan dari daerah menuju Jl. Veteran Utara.

Kegiatan penertiban dan penataan ini berlangsung kurang lebih 3 (tiga) jam lamanya, para petugas yang tergabung dalam Operasi Gabungan perlahan- lahan membubarkan diri, meninggalkan lokasi Jl. Gunung Bawakaraeng. Bersamaan dengan itu para PK5 yang berada di Jl. Veteran Utara mulai menggelar dagangannya dan kembali berjualan seperti biasa.

Banyak pendapat di masyarakat mengatakan bahwa kegiatan ini tidak maksimal dan hanya membuang-buang waktu saja, tidak ada pengaruhnya karena PK5 masih bisa berjualan kembali, padahal banyak yang berharap lain. Sepertinya Pihak Pemerintah harus duduk bersama kembali untuk membahas dan mempersiapkan segala sesuatunya yang lebih baik dan matang jika ingin kegiatan penertiban ini di lanjutkan.

Redaksi// 

Teropongbarat.com

Team

Berita Terkait

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi
Diduga Mengantuk, Truk Tangki Hantam Rumah Warga di Perbaungan Sergai
Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air
Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Tito Ahmad Dorong Pemerintah Perkuat Perlindungan dan Kepastian bagi Driver Online
vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan
Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 23:23 WIB

Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  

Jumat, 4 September 2026 - 14:19 WIB

Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura

Jumat, 4 September 2026 - 14:15 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba

Jumat, 4 September 2026 - 14:01 WIB

Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng

Jumat, 4 September 2026 - 13:54 WIB

Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Jumat, 4 September 2026 - 13:49 WIB

*Hadiri Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif*

Jumat, 4 September 2026 - 13:36 WIB

*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*

Berita Terbaru