Sampang _ Teropongbarat.co,– Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW atau Hari Kelahiran Baginda Rasulullah SAW sudah menjadi tradisi di Pantura khususnya wilayah Ketapang, Sampang, Madura, Jawa Timur.
Kali ini Keluarga besar Klebun (Kades_red) Moch. Wijdan menggelar acara Maulid Nabi Muhammad SAW (Maulidan) yang dikemas dengan pembacaan dzikir sholawat dan berbagi rejeki dengan memberikan bingkisan berupa uang tunai senilai Rp. 100.000,-. Serta sekaligus membagikan bantuan sosial (bansos) pemerintah berupa sembako beras 10 kg ke 1.500 KPM (Keluarga Penerima Manfaat).
Adapun pelaksanaannya di laksanakan di Kediaman Bun Moch. Wijdan, Desa Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam acara Maulidan dan penyaluran bansos tersebut dihadiri Camat Ketapang Bambang Suharyadi,Kepala Kantor Pos Ketapang, Bhabinkamtibmas Polsek Ketapang,Babinsa Koramil Ketapang,Pendamping dari Dinsos, Tokoh Agama dan Masyarakat, 1.500 KPM Ketapang Daya, serta tamu undangan.
Pada sambutannya Kades Ketapang Daya, Moch. Wijdan selaku Ketua Paguyuban Klebun Pantura Sampang Bersatu (PKPSB) menegaskan bahwa beras tersebut berupa bantuan dari pemerintah bukan dari dirinya.
“Bantuan tersebut dari pemerintah bukan dari saya,yang disalurkan ke masyarakat yang menerima, jadi pas waktunya bertepatan pada hari saya memperingati Maulid Nabi”, tegas pria muda yang dikenal ramah dan dermawan ini. Selasa (10/10/2023).
Imbuh Kades yang dikenal sebagai sosok figur publik yang peduli ini,Bun Wid Sapaan akrabnya menyampaikan bahwa semua yang dilakukan dirinya hanya mencari ridho Allah SWT dan syafa’at Rasullullah SAW.
Ia berharap bantuan pemerintah tersebut,lanjut Bun Wid serta dari dirinya bisa sedikit membantu beban biaya kebutuhan sehari-hari.
“Semoga sedikit bantuan itu bisa meringankan penerima”, ucapnya.(AR Red).

















































