BANTAENG, Teropong Barat.com — Kesigapan aparat kewilayahan Babinsa Koramil 1410-01/Bissappu Kodim 1410/Bantaeng Serma H. Nasoddin bersama Bhabinkamtibmas, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan masyarakat kembali menunjukkan respons cepat dalam menangani kebakaran lahan hutan. Kebakaran terjadi di Lingkungan Lemoa, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Selasa (25/08/2026).
Babinsa Kelurahan Bonto Langkasa Serma H. Nasoddin, yang mengetahui adanya kebakaran di wilayah binaannya, segera bergerak menuju lokasi bersama Bhabinkamtibmas, petugas Damkar dan masyarakat. Setibanya di lokasi, seluruh unsur langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah kobaran api meluas ke area hutan maupun lingkungan permukiman di sekitarnya.
Dengan memanfaatkan tiga unit alat semprot hand sprayer punggung serta perlengkapan pemadaman milik Tim Damkar, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, petugas Damkar dan masyarakat bahu-membahu memadamkan api. Sinergi dan koordinasi yang solid menjadi faktor penting dalam mempercepat proses penanganan, terlebih kondisi lahan yang kering akibat cuaca panas berpotensi menyebabkan api cepat menjalar.
Berdasarkan informasi sementara, kebakaran diduga dipicu oleh gesekan pohon yang kemudian menimbulkan percikan api dan membakar vegetasi kering di sekitar lokasi. Berkat kesigapan seluruh pihak, kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 11.51 WITA.
Luas lahan hutan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai kurang lebih 0,30 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka. Setelah api berhasil dipadamkan, personel gabungan bersama masyarakat tetap melakukan pemantauan di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada bara atau titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Babinsa Kelurahan Bonto Langkasa Serma H. Nasoddin, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terutama selama kondisi cuaca panas dan kering. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api serta segera melaporkan kepada aparat kewilayahan atau petugas terkait apabila menemukan titik api.
Kehadiran Babinsa bersama Bhabinkamtibmas, Damkar dan masyarakat dalam penanganan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas serta kepedulian terhadap keselamatan lingkungan. Respons cepat dan kerja sama lintas unsur diharapkan dapat meminimalkan dampak kebakaran sekaligus mencegah meluasnya api yang dapat membahayakan masyarakat dan kawasan di sekitarnya. (Rehan)
















































