Cegah Bencana Hidrometeorologi, Banyuwangi Tanam 200 Ribu Pohon di Hutan Produksi

KAPERWIL JAWA TIMUR

- Redaksi

Sabtu, 27 Desember 2025 - 15:49 WIB

40211 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI // tropongbarat.com Sebagai upaya penanaman pohon kembali (Reforestrasi) dan mencegah terjadinya bencana hidrometeorologi, Perum Perhutani KPH Banyuwangi Barat melakukan penanaman 200.000 bibit pohon di area seluas 489,75 hektar. Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono turut melakukan penanaman secara simbolis di kawasan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Sidomulyo, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kalisetail, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Perhutani Banyuwangi Barat, Rabu (24/12/2025).

Penanaman secara simbolis tersebut diikuti jajaran Forpimda daerah di salah satunya Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Rama Samtama Putra, Danlanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, Perwakilan Dandim 0825 Banyuwangi serta Administratur Perum Perhutani KPH Barat Muklisin. Penanaman ini juga melibatkan kelompok tani hutan (KPH) dan lembaga masyarakat desa hutan (LMDH).

Wabup Mujiono mengatakan konservasi pohon kembali khususnya di hutan produksi sangat penting untuk menjaga kelangsungan hidup, ekonomi, dan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita semua sadar bahwa pohon memegang peranan penting. Perubahan iklim dan deforestasi akan menyebabkan bencana bagi manusia. Maka. Penanaman pohon harus menajdi komiten kita bersama, dan perlu digalakkan lebih aktif,” kata Mujiono.

“Tentunya selain sebagai upaya pencegahan bencana hidrometeorologi, penanaman pohon ini juga bernilai ekonomi, menjaga keseimbangan antara kebutuhan industri kayu dan konservasi lingkungan,” ungkapnya.

Ditambahkan Kapolresta, termasuk mengajak masyarakat di sekitar hutan untuk ikut bersama-sama menjaga dan mengawasi kelestarian hutan.

“Karena menjaga kelestarian hutan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Kapolresta saat memimpin apel yang mengawali penanaman pohon.

Sementara itu Administratur KPH Barat, Muklisin menjelaskan kegiatan penanaman bibit pohon tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan Perhutani dalam pengelolaan sumber daya hutan yaitu penanaman ulang lahan pasca tebang untuk terus menjaga kelestarian hutan. Total luas lahan yang ditanami kembali 485,7 hektar di seluruh wilayah Perhutani KPH Barat yang mencakup Kecamatan Glenmore, Sempu, Kalibaru, Songgon, Licin, Kalipuro.

“Jumlah bibit pohon yang ditanam sebanyak 200 ribu bibit. Terdiri atas tanaman yang menjadi komoditas pohon utama seperti mahoni, pinus dan damar. Juga pohon buah berkayu keras seperti durian dan alpukat,” terang Muklisin.

Muklisin menambahkan luas total luas KPH Perhutani Barat mencapai 42 ribu hektar dengan tutupan hutan mencapai 90 persen.

“Kami terus berupaya agar penutupan hutan kami maksimal sehingga harapan kami bisa mencegah terjadinya bencana di bagian hilir terutama di musim hujan ekstrem,” tutupnya.

Redaksi//

Tropongbarat.com

Kaprwil jawa timur Mat Sukeni 

Berita Terkait

Komitmen di Depan Publik, Polresta Banyuwangi Raih Predikat WBBM 2025
Puting Beliung Gegerkan Desa Temuguruh Beberapa Bangunan Hancur Dan pohon” Raoboh 

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:49 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Kapolda Aceh Tuntaskan Dugaan Penganiayaan dan Mafia Tanah Transmigrasi Longkib

Berita Terbaru