Dialog dengan Petani, Al Haris Dukung Pengembangan Komoditas Cabai

- Redaksi

Jumat, 1 Maret 2024 - 02:51 WIB

40295 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teropongbarat.co – Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, bertemu dan berdialog dengan petani di Desa Tedar Kuranji, Kecamatan Maro Sebo Ilir, Kabupaten Batanghari, Kamis (29/02/2024). Selain berdialog Gubernur juga melakukan panen raya cabai yang bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan bersama para petani.

Pada kesempatan tersebut Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa inflasi yang terjadi di Indonesia juga disebabkan salah satu yaitu komoditi cabai. “Pertanian kita berjalan saat ini kesulitan mendapatkan komoditi, sangat turun produksinya seperti cabai, bawang dan sebagainya. Dan sama seperti beberapa provinsi yang mengalami inflasi kita disumbang oleh cabai, beras dan bawang, ” ungkap Gubernur Al Haris.

Dijelaskan Gubernur Al Haris bahwa jika saat ini untuk bawang dan beras masih mengimpor, Jambi sendiri banyak menggunakan beras dari Sumsel (Sumatera Selatan). “Kemudian untuk cabai, cabai ini akibat banjir petani mengalami kerugian besar dan akhirnya busuk. Inflasi kita tertinggi pada beras dan cabai. Untuk beras masih banyak stoknya, cabai tidak, karena ketersediaannya langka maka harganya meningkat karena kebutuhan ini meningkat,” jelas Gubernur Al Haris.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Al Haris juga mengharapkan jika masyarakat disetiap kampung tersedia satu atau setengah hektar cabai, diharapkan dapat memenuhi kebutuhan cabai satu kecamatan.
Dalam dialognya dengan para petani, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jambi sangat mendukung program dari para petani juga program dari Pemerintah Kabupaten, terutama untuk pengembangan didalam pertanian.

“Pemerintah Provinsi sangat mendukung, tujuannya adalah membantu program pemerintah kabupaten, seperti penyediaan Alsintan jika dibutuhkan bisa kita bantu, bibit juga, tergantung kebutuhan gapoktannya, kalau petani dan gapoktan punya misi yang kuat untuk pertanian akan mengurangi permintaan dari luar daerah, seperti pertanian butuh menanam seragam dan serentak. Batanghari ada tanaman cabai, luar biasa, Jambi sendiri pernah langka ketersediaan cabai, saya beli di Muntilan, dan dibantu Bank Indonesia untuk pengirimannya,” kata Gubernur Al Haris.

Sementara itu, Asisten II Setda Batanghari, H.M Isah, menyatakan bahwa Desa Tidar Kuranji memanfaatkan lahan kosong untuk menanam cabai. “Titik penanaman cabai ada beberapa titik, karena kondisi belum dipanen kami arahkan kesini, desa ini perbatasan dengan Tanjab Barat. Program ini sejalan dengan program pak Bupati, dalam pertanian ada program petani cerdas, dan penyuluh tangguh,” kata Asisten II.

Sementara itu juga, Kades Tidar Kuranji M. Irwan Sardi menyatakan bahwa ada banyak program pembangunan yang diberikan oleh pemerintah provinsi diantaranya untuk ketahanan pangan dan internet dari Kominfo.

“Ada banyak bantuan yang diberikan kepada kami, selain ketahanan pangan dan Internet dari kominfo, tahun ini ketahanan pangan masih di pertanian dan sampingan dari petani sawit yaitu petani cabai, ada sekitar 120 orang,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jambi Ir. Rumusdar, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jambi Drs. Sardaini, Camat, Kades beserta para perangkat dan warga setempat. (*)

Berita Terkait

Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus
Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan
*Hadiri Penutupan KKNT FH UNA, Bupati Baharuddin Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum dan Generasi Muda Produktif*
*Bupati Batu Bara Dorong Penguatan Satu Data Indonesia untuk Wujudkan Pembangunan Tepat Sasaran*

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 14:54 WIB

Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Polwan Polres Bantaeng Berbagi Kebahagiaan dengan Siswa SD Terpencil

Jumat, 4 September 2026 - 14:05 WIB

Babinsa Bonto Jaya Bersama Warga Gotong Royong Ratakan Timbunan di Sekitar Masjid Nurul Yakin

Jumat, 4 September 2026 - 13:32 WIB

Tingkatkan Mutu Pelayanan, BRI Cabang Bantaeng Beri Kejutan Cenderamata di Momentum Harpelnas

Jumat, 4 September 2026 - 08:24 WIB

Anggota posramil Tripa Makmur Gotong Royong Pasang Tenda untuk Peringatan Maulid Nabi

Jumat, 4 September 2026 - 07:48 WIB

Eratkan Keakraban, Babinsa Serda syafrizal Jalin Komsos Bersama warga desa binaa Babah dua di Nagan Raya

Jumat, 4 September 2026 - 07:46 WIB

Babinsa Koramil 03/Seunagan Timur Laksanakan Patroli Karhutla Di Wilayah Binaan.

Jumat, 4 September 2026 - 07:44 WIB

BABINSA KORAMIL 05/DM SOSIALISASIKAN PENCEGAHAN KARHUTLA KEPADA WARGA

Berita Terbaru