Diduga ada Monopoli dan Pungli, Puluhan Pencinta dan Pemilik Sapi Kerap Mendatangi Disporabudpar Sampang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 18:26 WIB

40437 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Puluhan Pemilik dan Pencinta Budaya Kerapan Sapi Madura, mendatangi kantor Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, senin (22/07/2024) kemaren.

Kedatangan mereka mempertanyakan peran dan tanggung jawab Disporabudpar terhadap lomba Kerapan Sapi tingkat Kewedanan menuju tingkat Kabupaten, yang mana terendus ada dugaan monopoli dan indikasi Pungutan liar oleh oknum Panitia Pelaksana.

Mas’ud, salah satu pencinta budaya Kerapan Sapi sekaligus Pemilik Sapi kerap ternama di Kecamatan Sampang, yaitu sapi kerap bernama Astronot Muda, Jl. Teuku Umar Sampang, mengancam akan menggelar aksi demonstrasi ke Disporabudpar dan Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang, apabila tuntutan_nya tidak di tanggapi positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tunggu hingga akhir bulan Juli ini tindak lanjut keluhan kami, apabila tidak ada hasil positif, kami akan menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Disporabudpar dan Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang” ucapnya.

Pemilik sapi kerap Astronot muda (Mas’ud) ini juga menyayangkan Panitia yang bukan dari pengurus Forum Kerapan Sapi (Forkesap) Sampang, yaitu oknum anggota polisi bernama Anam dan satu lainnya bernama Iyan.

Bahkan pihaknya yang jelas menjadi anggota Forkesap tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan lomba Kewedanan dan tingkat Kabupaten saat ini, ungkapnya.

Mas’ud bersama rekan-rekannya berharap Disporabudpar turun tangan, memanggil dan mengevaluasi Peserta hingga Panitia Pelaksana yang di tengarai ada unsur monopoli dan dugaan pungutan liar, yang pasti merusak citra budaya Kerapan Sapi di Sampang.

Adapun kejanggalan yang ada, antaranya tidak ada transparansi anggaran dan Seleksi Peserta Kerapan Sapi. Dimana Kecamatan Torjun, Kedundung dan Ketapang diketahui tanpa adanya seleksi, dimana masing-masing kecamatan telah ditunjuk 6 peserta pasangan sapi kerap, dengan bukti memiliki nomor peserta.

Sehingga Terindikasi kuat, tingkat Kewedanan akan dimanipulasi lombanya, dan bisa langsung Ke tingkat Kabupaten, yang sering digelar pada bulan Agustus bulan depan, tambah Hasmadi salah satu pencinta Sapi kerap.

Selain itu, dugaan kuat bentuk pungli jual beli nomor peserta di tingkat Kabupaten, dimana terendus sekitar tiga juta rupiah, dimana untuk tingkat Kabupaten terbatas, maksimal 24 pasang sapi kerap saja” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Disporabudpar Didik Setyadi mengaku tidak bisa mengambil keputusan cepat, namun berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut, secepatnya akan melapor ke Kadisporabudpar untuk segera di tanggapi serius.

Namun Didik mengakui adanya anggaran khusus untuk Kerapan Sapi, yaitu untuk pembinaan, kegiatan dan lain-lain, namun anggaran tersebut melekat di Satpol-PP Sampang, karena sumber dananya dari kontribusi DBHCHT.

Adapun dana yang tersedia sebesar 175 juta rupiah, dan rincian kegiatannya kami juga tidak tau, jelas Didik.

Terpisah, panitia pelaksana saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp pribadinya, Iyan tidak mengaku dan melempar ke Pak Anam. Sebaliknya Pak Anam yang berprofesi sebagai anggota Polres Sampang, tidak bisa di hubungi.(AR Red).

Berita Terkait

Sambut Hari Listrik Nasional, PLN Berikan Kemudahan Tambah Daya Listrik bagi Pelanggan
Peningkatan SDM Masyarakat dan Masadepan Indonesia berada ditangan Presiden RI
Wakil Bupati Batu Bara Ajak Guru Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan dan Perangi Narkoba*
Wali Kota Tanjungbalai Dukung Kegiatan ANANDA BERSINAR Goes To School, Wujudkan Generasi Emas Tanjungbalai Yang Sehat, Cerdas dan Bersih Dari Narkoba
Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Pemusnahan Bersama Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) dan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum Tetap oleh Bea dan Cukai serta Kejari Tanjungbalai
Ceria dan Edukatif! Polisi Satwa Korsabhara Polri Kenalkan K-9 dan Kuda Turangga ke Anak-Anak TK Islam Amaryllis*
KAPAL POLISI XXI-2007 DITPOLAIRUD POLDA NTB SALURKAN 1,7 TON AIR BERSIH UNTUK MASYARAKAT PESISIR SEKOTONG
Respons Cepat Kericuhan Mapolda Ketum AKPERSI Apresiasi Kapolrestabes Palembang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:32 WIB

DPAC RANUYOSO GELAR MUSYAWARAH PENGURUS, USUNG TEMA MAJHENG DHEJEH SOLID, BERAKHLAK, DAN BERINTEGRITAS

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Tinjau Pelayanan dan Serahkan Sertipikat PTSL, Senator DPD RI Kunjungi Kantah Bitung

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Jangan Keliru! BPHTB dan PPh Bukan Kewenangan ATR/BPN dalam Peralihan Hak Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Ikut PTSL, Warga Bangka Tengah Rasakan Mudahnya Urus Sertipikat Tanah

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:35 WIB

Kantah Jembrana Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, Dorong Generasi Muda Berintegritas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:03 WIB

53.431 Tanah Wakaf Disertipikasi, ATR/BPN Percepat Legalitas Aset Keagamaan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:01 WIB

Tanah Warga Tercatat sebagai Aset Negara, Bisa Dikembalikan? UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Kajari Tulang Bawang: Kantor Kejaksaan Milik Publik, Tapi Bijak Bermedsos Jangan Potong Rekaman

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Dua Pelatih Subulussalam Kawal Keshia Solin Menuju Panggung Nasional

Selasa, 27 Okt 2026 - 22:43 WIB