Diduga ada Monopoli dan Pungli, Puluhan Pencinta dan Pemilik Sapi Kerap Mendatangi Disporabudpar Sampang

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 23 Juli 2024 - 18:26 WIB

40397 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Puluhan Pemilik dan Pencinta Budaya Kerapan Sapi Madura, mendatangi kantor Dinas Pemuda Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Sampang, senin (22/07/2024) kemaren.

Kedatangan mereka mempertanyakan peran dan tanggung jawab Disporabudpar terhadap lomba Kerapan Sapi tingkat Kewedanan menuju tingkat Kabupaten, yang mana terendus ada dugaan monopoli dan indikasi Pungutan liar oleh oknum Panitia Pelaksana.

Mas’ud, salah satu pencinta budaya Kerapan Sapi sekaligus Pemilik Sapi kerap ternama di Kecamatan Sampang, yaitu sapi kerap bernama Astronot Muda, Jl. Teuku Umar Sampang, mengancam akan menggelar aksi demonstrasi ke Disporabudpar dan Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang, apabila tuntutan_nya tidak di tanggapi positif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tunggu hingga akhir bulan Juli ini tindak lanjut keluhan kami, apabila tidak ada hasil positif, kami akan menggelar aksi demonstrasi ke Kantor Disporabudpar dan Pendopo Trunojoyo Bupati Sampang” ucapnya.

Pemilik sapi kerap Astronot muda (Mas’ud) ini juga menyayangkan Panitia yang bukan dari pengurus Forum Kerapan Sapi (Forkesap) Sampang, yaitu oknum anggota polisi bernama Anam dan satu lainnya bernama Iyan.

Bahkan pihaknya yang jelas menjadi anggota Forkesap tidak pernah dilibatkan dalam kegiatan lomba Kewedanan dan tingkat Kabupaten saat ini, ungkapnya.

Mas’ud bersama rekan-rekannya berharap Disporabudpar turun tangan, memanggil dan mengevaluasi Peserta hingga Panitia Pelaksana yang di tengarai ada unsur monopoli dan dugaan pungutan liar, yang pasti merusak citra budaya Kerapan Sapi di Sampang.

Adapun kejanggalan yang ada, antaranya tidak ada transparansi anggaran dan Seleksi Peserta Kerapan Sapi. Dimana Kecamatan Torjun, Kedundung dan Ketapang diketahui tanpa adanya seleksi, dimana masing-masing kecamatan telah ditunjuk 6 peserta pasangan sapi kerap, dengan bukti memiliki nomor peserta.

Sehingga Terindikasi kuat, tingkat Kewedanan akan dimanipulasi lombanya, dan bisa langsung Ke tingkat Kabupaten, yang sering digelar pada bulan Agustus bulan depan, tambah Hasmadi salah satu pencinta Sapi kerap.

Selain itu, dugaan kuat bentuk pungli jual beli nomor peserta di tingkat Kabupaten, dimana terendus sekitar tiga juta rupiah, dimana untuk tingkat Kabupaten terbatas, maksimal 24 pasang sapi kerap saja” pungkasnya.

Sementara Sekretaris Disporabudpar Didik Setyadi mengaku tidak bisa mengambil keputusan cepat, namun berjanji akan menindaklanjuti laporan tersebut, secepatnya akan melapor ke Kadisporabudpar untuk segera di tanggapi serius.

Namun Didik mengakui adanya anggaran khusus untuk Kerapan Sapi, yaitu untuk pembinaan, kegiatan dan lain-lain, namun anggaran tersebut melekat di Satpol-PP Sampang, karena sumber dananya dari kontribusi DBHCHT.

Adapun dana yang tersedia sebesar 175 juta rupiah, dan rincian kegiatannya kami juga tidak tau, jelas Didik.

Terpisah, panitia pelaksana saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp pribadinya, Iyan tidak mengaku dan melempar ke Pak Anam. Sebaliknya Pak Anam yang berprofesi sebagai anggota Polres Sampang, tidak bisa di hubungi.(AR Red).

Berita Terkait

LPK DPP Madas Sedarah Terbitkan Tata Tertib Baru Program Back Up Mobil
Semarak Hijaukan Kuansing: Polsek Cerenti Pantau Ketat Lahan Jagung 1 Hektar, Bukti Nyata Dukung Pangan Nasional
Madas Sedarah Peringati  Hari Lahir Pancasila 1 Juni, Ideologi Bangsa Penjaga dari serangan Ideologi Khilafah Terorisme.
Babinsa jalin komsos bersama warga binaan
Kurban Polri Sampai ke Pinggiran, Kapolri & Kapolda Riau Titip 4 Sapi di Ponpes UAS Pekanbaru
Perang Melawan Stunting di Kampar: BBPOM & Komisi IX DPR RI Blusukan ke Dusun 3 Sumber Sari, Edukasi Emak-Emak Tapung Hulu
Ketua KAKI Jatim: Road Barrier di Jalan Basuki Rahmat Mengakibatkan Laka Lantas, Dishub Kota Surabaya Dapat Kena Sanksi Pasal 275 Ayat (2)
Tekan Ruang Gerak Kriminalitas, Sat Samapta Polres Bantaeng Intensifkan Patroli Perintis Presisi di Malam Hari

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:39 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Laksanakan Komsos bersama warga Desa Binaan

Senin, 1 Juni 2026 - 10:34 WIB

Komsos Babinsa tujuan menciptakan kedekatan bersama warga binaan

Senin, 1 Juni 2026 - 09:45 WIB

BABINSA KOMSOS DENGAN PEKERJA KDKMP DESA BINAAN

Senin, 1 Juni 2026 - 09:39 WIB

Tetap jalin silaturahmi Babinsa Koramil 04 Beutong pertebal komsos terhadap Warga Desa Binaannya

Senin, 1 Juni 2026 - 07:21 WIB

Babinsa jalin komsos bersama warga binaan

Senin, 1 Juni 2026 - 00:52 WIB

Wujudkan Kewaspadaan Dini, Anggota Koramil 01/Kuala Gelar Patroli Rutin di Wilayah Binaan

Senin, 1 Juni 2026 - 00:27 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Komsos Humanis dengan Ibu-ibu

Selasa, 9 September 2025 - 18:18 WIB

RSUD SIM Nagan Raya Dibayangi “Direktur Bayangan”, Tata Kelola Diduga Carut-Marut

Berita Terbaru