Diduga Dana Ketahanan Pangan Mar-up di Desa Pulo Belen, Warga Minta APH Audit Rekening Desa

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:18 WIB

40246 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co – Program ketahanan pangan di Desa Pulo Belen, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, kembali menuai sorotan tajam. Alih-alih memberi manfaat nyata bagi masyarakat, pengelolaan Dana Desa justru menimbulkan dugaan penyimpangan serius yang kini ramai diperbincangkan publik.

Dalam survei lapangan pada Minggu (24/8/2025), tokoh masyarakat Haji Lutan mengungkapkan bahwa pengadaan empat ekor lembu menggunakan Dana Desa menelan biaya hingga Rp55 juta, ditambah dana Rp5 juta untuk pembangunan kandang. Namun, lembu-lembu tersebut bukannya diserahkan atau dikelola oleh masyarakat, melainkan dititipkan di kandang pribadinya.

“Pengadaan lembu empat ekor dibayar Rp55 juta, dan untuk kandang Rp5 juta,” ungkap Haji Lutan di hadapan warga yang menyaksikan langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini menimbulkan tanda tanya besar. Warga menduga ada permainan dalam pengelolaan 20 persen Dana Desa yang semestinya dialokasikan khusus untuk program ketahanan pangan. Sejumlah pihak menilai bahwa hewan ternak tersebut seharusnya menjadi aset bersama dan memberi manfaat nyata, bukan justru memunculkan polemik.

Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menegaskan,

“Dana desa itu uang rakyat, jangan sampai disalahgunakan. Kalau memang untuk ketahanan pangan, harus jelas mekanismenya.”

Kecurigaan masyarakat kian menguat setelah muncul pemberitaan di salah satu media terkait dugaan aliran Dana Desa Pulo Belen yang justru masuk ke rekening pribadi Pj Kepala Desa M. Yasin, S.Pd.I., M.Pd. Dalam keterangan bendahara desa kepada wartawan melalui pesan WhatsApp, disebutkan bahwa dalam pertemuan bersama BPK dan pendamping desa, sang Pj Kades pernah mengakui adanya aliran dana tersebut.

Namun saat dikonfirmasi media, M. Yasin memberikan jawaban singkat bernada acuh, bahkan sempat menyinggung nama sejumlah wartawan. Sikap tersebut menambah spekulasi bahwa ada hal-hal yang tidak beres dalam pengelolaan anggaran desa.

Masyarakat kini mendesak Wali Kota Subulussalam H. M. Rasyid Bancin serta dinas terkait untuk segera mengevaluasi kinerja Pj Kepala Desa tersebut. Selain itu, mereka meminta aparat penegak hukum (APH) turun tangan mengaudit aliran dana, terutama dugaan penggunaan rekening pribadi dalam pencairan Dana Desa.

“Kalau benar ada dana desa yang dialihkan ke rekening pribadi, itu sudah jelas ada niat jahat. Kami minta segera diaudit agar terang benderang,” tegas salah seorang warga.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pemerintah Desa Pulo Belen maupun Pj Kepala Desa M. Yasin belum memberikan keterangan resmi. Nomor WhatsApp yang biasa digunakan pun tidak aktif saat dikonfirmasi ulang pada Rabu (27/8/2025).

Masyarakat berharap agar kasus ini segera diusut tuntas demi memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa, sehingga program ketahanan pangan benar-benar memberi manfaat, bukan malah menimbulkan kecurigaan dan kekecewaan. //(@).

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru