Dispertan-Kp Pastikan Harga Jual Sapi Ternak di Kabupaten Sampang Mulai Normal

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 17 Maret 2025 - 20:02 WIB

40292 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Beberapa waktu lalu sapi ternak di wilayah kabupaten sampang dilanda penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan kondisi ini membuat harga ternak sapi turun drastis,dan diketahui pada bulan Ramadhan ini sudah mereda.Hal itu diduga karena sudah tidak adanya laporan masyarakat terkait penyakit tersebut.

Pernyataan itu juga datang dari Kepala Bidang Peternakan, Arif Rahman Hakim bahwa untuk kondisi saat ini terkait penyakit PMK pada hewan sapi ternak yang sempat buat resah para peternak dan pedagang kemarin di wilayah kabupaten sampang sudah tidak ada lagi. Soalnya hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari warga maupun peternakan dan pedagang sapi.

“Misalnya kalau masih ada, kan kita mestinya sudah tahu dari laporan para warga atau para pedagang sapi”,ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara pantauan di pasar sendiri, menurut Arif. Harga sapi yang sempat turun derastis akibat penyakit yang menyerang kini sudah bisa dikatan normal kembali.

“Alhamdulillah, mungkin karena sudah tidak adanya penyakit yang kemarin, harga sapi normal kembali,” jelasnya.

Selaras dengan apa yang disampaikan oleh Dinas sendiri, pedagang sapi asal Kecamatan Kedungdung (Siam_red) mengatakan, bahwa untuk saat ini harga sapi kembali mahal, tidak seperti beberapa bulan yang lalu.

“Sapi yang diperkirakan sudah bisa dibuat untuk keperluan hajatan nyampek Rp. 12,000,000 sekarang ada juga yang Rp. 13,000,000. Kalau kemarin kan meski besar tidak nyampek ke Rp. 6,000,000, saja” ungkapnya. (Red)

Berita Terkait

Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan
Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Berita Terbaru