Elhan-Ri Bakal Melaporkan Beberapa Proyek Di Desa Bontoparang, Kuat Dugaan Dikerjakan Asal Jadi

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Senin, 22 Juli 2024 - 23:01 WIB

40527 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar – teropongbarat.com | Penggunaan Dana Desa tentunya diprioritaskan untuk pembiayaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, meningkatkan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan dan dituangkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa.

 

Namun lain halnya pembangunan proyek di Desa Bontoparang Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar beberapa proyek pembangunan terkesan Di kerjakan Asal jadi, Seperti pekerjaan Drainase Dan Jalan Tani di desa tersebut sehingga menuai sorotan dari penggiat Lembaga kontrol Sosial

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menindak lanjuti hasil investigasi Dilapangan DPP Lembaga Elhan-Ri sorot pekerjaan pembangunan jalan Tani dan Pekerjaan Drainase di Desa Bontoparang, pasalnya pekerjaan tersebut dinilai tidak berkualitas kuat dugaan pekerjaan tersebut dikerjakan asal jadi, Sabtu (20/7/2024)

 

“Kuat dugaan pekerjaan Jalan Tani di Desa Bontoparang dikerjakan asal jadi,pasalnya beberapa warga keluhkan jalan tani yang dibangun di Dusun Kampung beru Desa Bontoparang yang sudah di sertai Prasasti yang menelan anggaran sebesar Rp. 121.020.300, Sumber Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2024” Ujarnya

 

Sementara pekerjaan Drainase yang dibangun di Dusun Boddia yang dibangun persis Didepan Kantor Desa Bontoparang juga mengalami hal yeng sama, “dikerjakan Asal Jadi” kuat dugaan pemasangan pondasi tidak ada galian dan adanya indikasi pemasangan batu yang lama ditimpal pasangan baru”Jelasnya

 

Kepala Desa Bontoparang, Abdul Rahman yang di konfirmasi melalui telepon WhatsApp jumat(19/7/2024) mengakui pekerjaan bangunan lama yang diduga ditimpa dengan pekerjaan baru itu sudah dibenahi

 

” Iya memang ada kemarin sedikit tapi itu sudah diperbaiki, dan sudah selesai” Ujar Kades Bontoparang

 

Sementara Bendahara Desa Bontoparang yang lebih akrab disapa Daeng sitaba yang ditemui sabtu(20/7/2924) saat dimintai tanggapan terkait pekerjaan Jalan Tani tersebut, pihaknya mengarahkan untuk dipertanyakan langsung ke Pelaksana kegiatan yakni TPK Desa Bontoparang dan menurutnya itu tidak Salah, cuma cara memilih batu yang salah,

 

“Tanyakan Ke TPK nya, kalau menurut saya, itu tidak Salah, cuma cara memilih batu yang salah,itu bisaji dilalui masyarakat kalau waktu hujan” Ujar Bendahara Desa Bontoparang

 

Diketahui Pelaksanaan kegiatan yang dibiayai dari Dana Desa diutamakan dilakukan secara swakelola dengan menggunakan sumber daya/bahan baku lokal, dan diupayakan dengan lebih banyak menyerap tenaga kerja dari masyarakat Desa setempat, hanya saja sangat disayangkan kuat dugaan tidak adanya perhatian dari pemerintah Desa saat pelaksanaan pekerjaan sehingga dinilai pekerjaan terkesan asal jadi dan tidak sesuai. Spek pekerjaan pada matreal.

 

Sesuai hasil investigasi tim Di lapangan Lembaga Elhan-Ri Bakal Melaporkan beberapa Proyek Pembangunan di Desa Bontoparang agar segera diperiksa kembali kuat dugaan tidak sesuai Spesifikasi para ahli dibidang konstruksi, seperti arsitek, struktur maupun para ahli bangunan, sementara diketahui Spesifikasi teknis sangat berkaitan erat dengan aspek kualitas pekerjaan konstruksi,oleh karena itu harus dibuat dengan sedetail dan seakurat mungkin sesuai kebutuhan untuk proyek yang hendak dibangun” Tutupnya

 

Sehingga berita ini diterbitkan Media ini masih berupaya untuk melakukan konfirmas ke pihak penanggung jawab proyek tersebut.

 

Tim

Berita Terkait

Polres Binjai Tangkap Tiga Terduga Pengedar Narkoba,Barang Bukti Sabu dan Ekstasi Disita
Sat Lantas Polres Pematangsiantar Sosialisasi Pencegahan Laka Lantas di Gereja GKPB  
Tersangka Pembacokan Anggota Ormas Diduga Dilepas, Ketua GM Pujakesuma Batu Bara Angkat Bicara: Hukum Harus Tegak Lurus
Polres Langkat Tangkap Pria 49 Tahun Bersama 100 Butir Ekstasi di Tanjung Pura
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Respon Laporan Warga,Satresnarkoba Polres Langkat Musnahkan Gubug yang Diduga Tempat Narkoba
Kemenimipas Salurkan Bantuan Donasi Jajaran untuk Terdampak Gempa Flores, Dirjenpas Tinjau Kerusakan Rutan Ruteng
Fenomena Desil Bansos: Tokoh Teluk Aru Soroti Ketidaksesuaian Data dan Fakta di Lapangan

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 10:07 WIB

Malam puncak peringatan HUT RI ke 81 dusun grenjengan desa Wates winangun kecamatan Sambeng begitu meriah 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:40 WIB

Kecmatan grati kabupaten Pasuruan ada yang mau jadi penipu atas nama on

Sabtu, 5 September 2026 - 08:23 WIB

Jaga Hubungan Baik, Babinsa Koramil 04 Beutong Laksanakan Komsos Dengan Warga Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:20 WIB

Babinsa Koramil 03 Senagan Timur Hadiri Kegiatan Musrenbang Di Desa Binaan 

Sabtu, 5 September 2026 - 08:18 WIB

Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Petani Di Wilayah Binaan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:16 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Bantu Petani Rawat Tanaman Sayur, Dorong Ketahanan Pangan Desa

Jumat, 4 September 2026 - 20:21 WIB

‎Terbukti Menipu Pencari Kerja! Oknum Dede Kasma di PT ZMIK Deltamas Cikarang Buat Rekrutmen Palsu, Anton Fahyudi Terlantar Jauh dan Siap Lapor Polisi

Jumat, 4 September 2026 - 14:51 WIB

Bonto Salluang Jadi Kampung Pancasila 2026, Bupati Bantaeng Apresiasi Sinergi TNI dan Pemerintah

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dua Pengedar Sabu Diciduk di Lubuk Bayas, Polisi Sita Timbangan Digital

Sabtu, 5 Sep 2026 - 11:49 WIB