Kutacane, Teropong Barat Com. | Jembatan penghubung antar provinsi Aceh, Desa Kuning Kecamatan Bambel Aceh Tenggara Kutacane, menuju Sumatra Utara Medan, kini lagi jadi langganan Banjir kiriman matrial gelondongan, dan dangkalnya aliran sungai dari sungai lawe kinge setempat, serta di tambah rendahnya posisi jembatan desa kuning penghubung sumatra Utara setempat, selasa (22/8) 2023.dan akibat meluapnya aliran sungai lawe kinge setempat dapat membahayakan jiwa warga sekitar setempat, maupun keselamatan penguna jalan lalu lintas kuning menuju sumatra Utara tersebut ujar warga saat di liput media ini.
Salah satu warga setempat sempat curhat ke media ini kekecewaan nya akibat situasi aliran sungai lawe kinge yang dangkal, dan posisi jembatan desa kuning sangat rendah tersebut sangat -sangat berpotensi mengancam jiwa warga sekitar ujar nya, apalagi situasi hulunya mengirim matrial gelondongan dari area pengunungan hulu, sehingga hilir area desa kuning terancam banjir disetiap musim hujan, dan langganan banjir ini disetiap tahun tetap menerima suasana tidak aman ucapnya dengan kecewa, sebut saja pak win kuning ini.
Oleh karena itu ujar nya kepada pihak pj Bupati Aceh Tenggara dan jajaran terkait paparnnya agar membuat suatu aristektur jembatan yang aman yaitu tinggi, begitu juga terkait area aliran sungai harus di buat permanen betonnya bukan beton pengaman matrial pasir saja mudah tersisir banjir kiriman sebut nya, dan begitu terkait pendangkalan harus juga di krok dengan munpuni agar debit air tersebut dapat berjalan lancar disetiap musim penghujan, jelas beliau itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu di area jembatan setempat belum lama ini terlihat pihak bpjn, balai pelaksana jalan nasional telah menurunkan alat berat guna kebersihan material tersumbat bajir kiriman langganan gelondongan itu, namun ucap nya hari ini air kiriman dan material juga mulai naik ke area, jalan, dan ke pemukiman warga sekitar sebutnya, semoga pihak terkait dapat melakukan inovasi perubahan baru guna mencegah langganan bajir di setiap tahun musim hujan ini cetus nya mengakhiri konfirmasinya itu. (Sadikin)

















































