BANTAENG, Teropong Barat.com — Kesigapan Babinsa dalam merespons setiap kejadian di wilayah binaan kembali ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Bonto Langkasa Koramil 1410-01/Bissappu Kodim 1410/Bantaeng, Serma H. Nasoddin, bersama Bhabinkamtibmas, personel Pemadam Kebakaran (Damkar), Pemerintah Kelurahan Bonto Langkasa dan masyarakat. Mereka bergerak cepat melakukan penanganan kebakaran lahan hutan yang terjadi di Lingkungan Tamabongong, Kelurahan Bonto Langkasa, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng. Minggu (30/08/2026).
Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh api yang berasal dari gesekan pohon hingga menimbulkan percikan yang kemudian membakar vegetasi kering di sekitar lokasi. Kondisi lahan yang kering membuat api berpotensi dengan cepat menjalar dan meluas apabila tidak segera ditangani.
Mendapat informasi mengenai kejadian tersebut, Serma H. Nasoddin langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas, Pemerintah Kelurahan, personel Damkar dan masyarakat.
Setibanya di lokasi, seluruh unsur gabungan langsung mengambil langkah cepat dengan menyisir area yang terbakar dan melakukan pemadaman untuk mengendalikan kobaran api. Upaya tersebut dilakukan secara bersama-sama guna mencegah api merambat lebih luas, khususnya ke area lahan lainnya maupun permukiman warga yang berada di sekitar lokasi.

Dengan menggunakan alat semprot punggung serta didukung peralatan pemadaman milik Damkar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Kelurahan, petugas Damkar dan masyarakat bahu-membahu memadamkan api. Sinergi dan koordinasi yang solid antarunsur menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pengendalian kebakaran.
Berkat kesigapan dan kerja sama seluruh pihak, kobaran api berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.30 WITA. Setelah api dinyatakan padam, personel gabungan tidak langsung meninggalkan lokasi, tetapi tetap melakukan pemantauan dan siaga di sekitar area terdampak untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Dari hasil pemantauan sementara, luas lahan hutan yang terbakar diperkirakan mencapai kurang lebih 0,50 hektare. Dalam kejadian tersebut tidak terdapat laporan korban jiwa maupun korban luka.
Babinsa Kelurahan Bonto Langkasa Serma H. Nasoddin mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan kering yang dapat mempercepat penyebaran api.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, terutama di area lahan yang kering. Apabila melihat adanya titik api, segera laporkan kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, pemerintah setempat atau petugas Damkar agar dapat segera ditangani dan tidak meluas,” imbaunya.
Sinergi TNI-Polri, pemerintah daerah, petugas Damkar dan masyarakat diharapkan terus terpelihara sehingga setiap potensi bencana di wilayah dapat ditangani secara cepat, tepat dan bersama-sama. (Rehan)

















































