Kejahatan Pencurian dan Kekerasan yang dibalas Dengan Kejahatan Penghakiman Masyarakat Cepu

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Minggu, 5 Mei 2024 - 21:53 WIB

40551 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co. Terjadi dugaan Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan yang berujung Penghakiman Massa dari dusun Lae Mbentar Kampong Cepu Kecamatan Simpang Kiri Kota Subulussalam-Aceh. (05/05/24).

Dari informasi yang dikumpulkan awak medya kronologis peristiwa pencurian dengan kekerasan, tiba tiba Korban Desta Ria melihat seorang laki-laki masuk kedalam rumahnya dan langsung melakukan pencurian/perampasan paksa gelang emas korban yang berada ditangan sebelah kiri seberat 10 Gram emas atau senilai 11.000.000 Rupiah. Namun korban sempat melakukan Perlawanan dengan mengambil sebuah senapan angin yang berada didekatnya. Secara spontan pula, pelaku mengambil sebuah tabung Gas LPG, dan Pelaku sempat memukul Korban sehingga terjatuh terkapar. namun korban tetap dalam keadaan sadar. Dan korban sempat berkali-kali berteriak meminta tolong ke warga. Hingga membuat Pelaku ketakutan dan melarikan diri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mendengar teriakan korban warga Kampong Cepu secara beramai-ramai mengejar Pelaku dan berhasil menghakimi pelaku. Namun aksi Penghakiman Masyarakat Cepu hanya berlangsung sebentar dan Pelaku langsung diamankan Pihak Polres Subulussalam, dengan cepat membawa tersangka yang sempat ditelanjangi warga. Hingga pelaku mengalami luka sekujur tubuhnya akibat hantaman Kayu, Batu dan tangan.

Tersangka pelaku tindak pidana Pencurian dengan kekerasan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Subulussalam untuk dilakukan pertolongan akibat luka serius yang diderita dari Penghakiman Massa tersebut. //Anton Tin.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru