Kejari Subulussalam Mulai Kupas Dugaan Korupsi Rp4 Miliar Dana Pilkada di Tubuh Panwaslih

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 25 Juni 2025 - 14:45 WIB

40140 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBULUSSALAM | Teropongbarat.co. Aroma tak sedap mulai tercium dari balik dinding lembaga pengawasan pemilu. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Subulussalam resmi membuka penyelidikan atas dugaan penyelewengan dana hibah senilai Rp4 miliar yang diterima Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Kota Subulussalam pada pelaksanaan Pilkada 2024 lalu.

Konfirmasi itu datang langsung dari Kepala Kejari Subulussalam, Supardi, SH, saat dimintai keterangan awak media, Sabtu (21/6). “Info terkait giat lidik di lingkup Panwaslih Kota Subulussalam, memang benar. Saat ini tim sedang melakukan pendalaman,” ujar Supardi, tanpa menjabarkan lebih lanjut jumlah saksi atau item anggaran yang tengah diperiksa.

Namun, sinyal awal cukup jelas. Fokus penyelidikan mengarah pada item-item giat penggunaan dana hibah yang dinilai janggal atau tak sesuai peruntukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dana Mengalir, Laporan Belum Hadir

Dugaan ini diperkuat oleh pernyataan I.K. Daulai, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Subulussalam, yang membenarkan bahwa timnya sedang menyisir penggunaan dana hibah Pilkada tersebut. Sebagaimana diketahui, dana Rp4 miliar itu dikucurkan oleh Pemerintah Kota Subulussalam melalui mekanisme Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Kepala Badan Kesbangpol Kota Subulussalam, Khairunnas, SE, membenarkan bahwa Panwaslih telah menerima dana hibah dari pemerintah kota. Namun, hingga saat ini, laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari Panwaslih belum juga disampaikan.

“Secara administratif, mereka masih punya waktu menyusun LPJ. Tapi faktanya sampai sekarang kami belum menerimanya,” ujar Khairunnas.

LSM Soroti Risiko Laporan Fiktif

Kondisi ini menuai sorotan dari kalangan sipil. LSM Suara Putra Aceh, lewat pernyataan resminya, mendesak Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) untuk tak sekadar menunggu LPJ, tetapi secara aktif mengaudit dan menelusuri jejak anggaran Panwaslih.

“Jangan sampai muncul laporan fiktif. Masyarakat sekarang sudah lebih kritis dan tahu mana kegiatan riil dan mana yang mengada-ada,” kata Anton Tin pimpinan LSM Suara Putra Aceh kota Subulussalam.

Pihaknya juga menilai, waktu yang sudah cukup lama pasca Pilkada, seharusnya jadi alasan kuat untuk tidak lagi menunda-nunda laporan keuangan.

Panwaslih Bungkam

Sementara itu, hingga berita ini dirilis, pihak Panwaslih Kota Subulussalam belum memberikan keterangan apapun. Konfirmasi yang diajukan redaksi belum mendapatkan respons, baik secara lisan maupun tertulis.

Masyarakat kini menanti hasil kerja Kejari Subulussalam. Apakah ini akan menjadi awal terbukanya praktik pengelolaan dana publik yang selama ini minim pengawasan, atau hanya menjadi penyelidikan yang menguap begitu saja?
Satu hal yang pasti, kepercayaan publik sedang dipertaruhkan.(*). Tim Inv.

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:35 WIB

Babinsa Posramil Tripa Makmur Kodim 0116/Nagan Raya Laksanakan Komsos, Bahas Kebersihan Lingkungan di Desa Mon Dua

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru