LAGI-LAGI PT. LAOT BANGKO Diduga Rusak Kawasan MASYARAKAT ADAT PERTAKI JONTOR, APH Diminta LIDIK

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 19 Januari 2024 - 14:39 WIB

40428 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jontor-Subulussalam, teropongbarat.co. lagi lagi Komunitas DAS dan Komunitas Masyarakat Adat Jontor Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam yang seringkali jadi Korban penindasan diduga dilakukan PT Laot Bangko yang berdekatan langsung dengan Komunitas Masyarakat Adat Kampung. Jumat 19/01/24.

Kali ini terlihat, terjadi Perusakan Lahan Komunitas Masyarakat Jontor Kecamatan Penanggalan Kota Subulusalam Aceh. Dugaan pengrusakan Jalan Komunitas Masyarakat Adat ini diduga Pihak Perusahaan ingin melebarkan lahan dan membatasi Akses bagi para Masyarakat Tani dari Komunitas Masyaraat Adat Jontor. Pengrusakan jalan ini dilakukan dengan memakai Alat Berat dan membawa beberapa petugas yang diduga membekab dugaan kegiatan pengrusakan lahan lahan petani Masyarakat Adat Jontor Penaggalan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tampak lahan dan sejumlah tanaman petani Masyarakat Adat seperti Durian, Petai, Jengkol dan Akses jalan petani dibongkar Paksa dirusak agar Masyarakat Adat, tidak bisa lagi melintasi jalan petani itu. Sebelumnya Juga PT. Laot Bangko digugat sejumlah masyarakat dikota Subulussalam atas berbagai gugatan pada PT laot Bangko yang tidak bisa menunjukkan batas wilayah lahan masyarakat dengan PT laot Bangko tersebut. Kemudian PT laot Bangko sama sekali tidak menjalankan kewajibannya pada Plasma yang merugikan masyarakat diberbagai kecamatan dikota SUBULUSSALAM. Namun perusahaan tersebut terkesan Kebal Hukum.

Asri Tinambunen beserta Masyarakat Adat Pertaki berulangkali mengigatkan “agar lahan masyarakat tani tidak dirusak dan tanaman para petani menjadi korban dari keganasan Oknum Suruhan PT laot Bangko tersebut. Masyarakat Adat Jontor meminta agar aparat berseragam, ditindak agar jangan ikut ikutan berbuat melukai hati masyarakat terkhusus masyarakat adat Jontor Umumnya.” Kata Asri Tinambunen Pimpinan Pertaki Jontor.

LSM Suara Putra Aceh Kota Subulussalam dari kejadian dugaan perusakan lahan komunitas Masyarakat Adat memberi tanggapannya secara serius.

“Meminta pada aparat hukum untuk melakukan reviu pendataan lahan PT Laot Bangko yang diduga tidak memiliki Legalitas ATAS PENGUASAAN/penyerobotan Lahan Masyarakat Adat, yang ada di Kecamatan Penaggalan Kota Subulussalam Aceh. //TIM.Inv.

Berita Terkait

Plasma PT Laot Bangko: Dua Kali Seremonial, Sekali Lagi Ketidakpastian?
Plasma Disorot, Pembagian Dinilai Tak Proporsional: Dari 8 Koperasi di SK, Hanya 3 Terima Sertifikat
Warga Transmigrasi Diduga Diintimidasi, Kasus Lahan Longkib Kian Memanas
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan
Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades
Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 07:46 WIB

Pendampingan Sidang Anak, Bapas Saumlaki Pastikan Hak Anak Terpenuhi

Senin, 20 April 2026 - 23:14 WIB

DPP KNPI Ajak Masyarakat Indonesia Doakan Presiden Prabowo, Berhasil Kerja Sama Minyak Dan Gas dengan Putin

Senin, 20 April 2026 - 19:08 WIB

Proyek Swakelola UPTD Wilayah VI Coreng Citra Gubernur Lampung Mirza 

Senin, 20 April 2026 - 17:25 WIB

Mencetak Karakter Generasi Penerus Bangsa

Senin, 20 April 2026 - 15:20 WIB

Hadir Untuk Negeri, Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Kesehatan di Distrik Kelila

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar Meresmikan Pengoperasian Gedung Baru RSUD, dr. P. P. Magretti Lauran Kecamatan Tanımbar Selatan

Senin, 20 April 2026 - 15:14 WIB

Kepala UPT Pengelolaan Sampah Wilayah Timur Dinas Lingkungan Hidup (DLH ) Kota

Senin, 20 April 2026 - 15:11 WIB

Seorang anak dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik

Berita Terbaru