Mahasiswa Minta Pemerintah Klarisifikasi secara Transparan Terkait Polemik Empat Pulau di Singkil

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 16:13 WIB

40149 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Kepala Departemen Sosial, Politik, dan Mahasiswa (Sospolma) FISIP USK, Ammar Malik Nabil, meminta pemerintah segera beri klarisifikasi yang aktual terkait polemik yang muncul terkait klaim kepemilikan atas sejumlah pulau di wilayah Aceh Singkil.

Pulau-pulau tersebut adalah Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek, yang kini tercatat secara administratif sebagai bagian dari Provinsi Sumatera Utara oleh Kementerian Dalam Negeri—tanpa kejelasan prosedural maupun komunikasi yang transparan dengan Pemerintah Aceh dan masyarakat setempat.

Menurut Ammar, meskipun isu ini kerap dianggap sebagai persoalan administratif atau teknis dalam batas wilayah, dampaknya jauh lebih dalam dan kompleks, terutama secara sosial dan psikologis bagi masyarakat Aceh, khususnya di Aceh Singkil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini memang terlihat sebagai hal teknis atau birokratis, tetapi kenyataannya telah menimbulkan keresahan, kebingungan, dan luka psikologis di tengah masyarakat Aceh, jangan abaikan dampak psikologis dan institusional” pulau di wilayah Aceh Singkil.

Ketika muncul anggapan bahwa wilayah ini seakan-akan ‘diserahkan begitu saja’ atau tidak diperjuangkan, itu bukan hanya sekadar persepsi—itu refleksi dari perasaan ketimpangan perhatian dari pemangku kebijakan,” ujar Ammar.

Ia juga menyoroti lemahnya transparansi dari pemerintah dan institusi terkait.

“Kenapa penjelasan resmi sangat minim, sementara informasi simpang siur terus berkembang di masyarakat? Ini mempertegas lemahnya koordinasi antar lembaga dan absennya komunikasi publik yang bertanggung jawab.

Masyarakat berhak mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum, terlebih ketika menyangkut batas wilayah dan identitas mereka.”
Lebih jauh, Ammar menegaskan bahwa keempat pulau tersebut bukan sekadar entitas geografis—melainkan bagian dari sejarah kolektif rakyat Aceh.
“Pulau Panjang, Pulau Lipan, Mangkir Gadang, dan Mangkir Ketek adalah wilayah yang memiliki nilai historis dan keterikatan emosional bagi masyarakat Aceh.

Keberadaan mereka bukan baru kemarin. Ini bagian dari memori sosial dan jaringan budaya yang selama ini berada dalam lingkup Aceh.”

Ia menilai bahwa ketidakpastian status wilayah serta lambannya respons dari pemerintah, baik daerah maupun pusat, menjadi simbol dari persoalan struktural yang lebih luas—yakni lemahnya perlindungan terhadap hak-hak masyarakat kepulauan dan perbatasan yang kerap terpinggirkan dalam proses pengambilan keputusan.

“Kami berharap ada itikad baik dan langkah cepat dari pihak pemerintah daerah maupun pusat untuk memberikan klarifikasi resmi, serta mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan persoalan ini.

Klarifikasi ini sangat penting untuk meredakan keresahan publik dan mencegah konflik horizontal di masa depan.

Dan lebih dari itu—ini soal menghormati sejarah dan identitas rakyat Aceh,” pungkas Ammar Malik Nabil. (ZK).

Berita Terkait

Bunda PAUD Aceh Singkil Hadiri Penguatan Pokja Bunda PAUD Kabupaten/Kota se-Aceh
UIN Ar-Raniry Seleksi 53 Peserta Internasional dari 12 Negara untuk Penerimaan Mahasiswa Baru
IMP Apresiasi Langkah Tegas Kapolda Aceh dan Polres Aceh Selatan dalam Pengungkapan Kasus Perampokan Toko Emas Amin Setia
Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen
Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan
Kapolda Aceh irjen .Ruddi Setiawan, S.IK.SH MH Pimpin Seraj Terima Jabatan di Jajaran Polda Aceh.
Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia
Pasca-Penerbitan SP3, Tim Kuasa Hukum Muhammad Amin dkk Layangkan Somasi Terbuka Terkait Dugaan ‘Trial by the Press’

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Dukung Keberanian Ricky Anthony Kritik Bobby Nasution,PMKRI Medan: Sikap Arogan Tak Pantas Dipertontonkan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:50 WIB

Soroti Aksi Walkout Bobby Nasution HIMMAH Sumut Dukung Keberanian Ricky Anthony

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:56 WIB

NasDem Sumut Tegaskan Kritik Ricky Anthony terhadap Aksi Walkout Bobby Nasution Adalah Sikap Resmi Partai

Rabu, 29 Juli 2026 - 16:57 WIB

HUT ke-23 Pakpak Bharat Dirayakan, Pembangunan Melambat Dihantam Efisiensi

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:41 WIB

Iskandar ST Luncurkan Buku” Lahirnya Surya Palohisme “di Ulang Tahun ke-75 Surya Paloh

Senin, 27 Juli 2026 - 14:50 WIB

Soroti Aksi Walkout Bobby Nasution di Paripurna DPRD, Ricky Anthony: NasDem Minta Sikap Arogan Ini Dihentikan

Minggu, 26 Juli 2026 - 15:25 WIB

Plt Bupati Langkat Tiorita Dukung UMKM Langkat Naik Kelas Lewat KKSU 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:54 WIB

Keran Tersumbat Itu Terbuka Lagi: Tahun 2026 Jadi Momentum Kebangkitan Musik Pakpak

Berita Terbaru