Menyambut Bulan Suci Ramadhan, Polres Subulussalam Gelar Tradisi Meugang Bagikan Daging Kepada Personel

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Sabtu, 9 Maret 2024 - 15:52 WIB

40206 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Simpang Kiri- Kepolisian Resor Subulussalam laksanakan kegiatan penyembelihan dan membagikan daging sapi dalam rangka meugang menyambut bulan suci ramadhan kepada personil Polres Subulussalam dan masyarakat. Sabtu, 9 Maret 2024.

Kegiatan penyembelihan dan pembagian daging bertempat di halaman mako polres Subulussalam.

Kapolres Subulussalam AKBP Yhogi Hadisetiawan mengatakan meugang merupakan tradisi warga Aceh menyambut Bulan Suci Ramadhan dengan menyembelih hewan sapi atau kerbau.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tradisi ini patut kita lestarikan sebagai bagian dari menyambut bulan suci Ramadan, “ujar Kapolres, seraya mengajak personel untuk bersyukur kepada Allah SWT dengan melaksanakan ibadah sebaik mungkin, terutama saat bulan puasa nanti.

“Setelah selesai pemotongan, daging tersebut kemudian dibagikan satu persatu kepada Personel Polres Subulussalam, Polsek jajaran, PHL, Purnawirawan Polri, Warakawuri serta beberapa masyarakat, ” Tutup Kapolres.

Kapolres berharap pemberian daging meugang tersebut dapat memberikan manfaat bagi personel dan keluarga mereka. (RED)

Berita Terkait

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru
Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG
TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi
TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi
Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WIB

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 September 2026 - 14:01 WIB

Tokoh Adat Subulussalam: Jangan Tambah Mata Rantai, Perkuat SPPG dan Benahi Tata Kelola MBG

Kamis, 10 September 2026 - 13:10 WIB

TR. Aceh Terumon: Wacana Pelibatan Kantin Sekolah Hanya Menambah Persoalan Baru, SPPG Perlu Dievaluasi

Selasa, 8 September 2026 - 01:05 WIB

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Berita Terbaru

SUBULUSSALAM

Haloan Sadri: MBG Perlu Diperkuat, Jangan Menambah Mata Rantai Baru

Kamis, 10 Sep 2026 - 14:06 WIB