Pemasangan Eartag Ternak Sapi di Kabupaten Sampang, Satu Tahun Berjalan Belum Capai 100 Persen

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 21 September 2023 - 16:24 WIB

40475 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sampang _ Teropongbarat.co,- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang telah melakukan pemasangan anting Eartag pada ternak sapi sudah berjalan satu tahun.

Namun saat ini pencapaian yang diraih masih belum memenuhi angka target 100 (seratus) persen se Kabupaten Sampang dan untuk angka paling tinggi pemasangan Eartag tersebut berada di salah satu kecamatan bagian wilayah pesisir Utara (Pantura),Sampang,Madura, Jawa Timur,

Pernyataan itu disampaikan Kepala Disperta KP Sampang Ir. Suyono, melalui Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Moh. Arif bahwa untuk angka tertinggi masih berada di Kecamatan Ketapang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Untuk angkanya paling tinggi di Kecamatan Ketapang mencapai 14.653 ekor dan yang paling rendah di Kecamatan Sreseh hanya 1.253,” terangnya.

Selain itu, Arif juga membeberkan bahwa realisasi pemasangan Eartag untuk saat ini hanya mencapai 54.731 ekor sapi.

“Itu semua terealisasi di semua kecamatan yang berada di Kabupaten Sampang, sedangkan jumlah sapi di Kabupaten Sampang ada sekitar 256.785 ekor,” ungkapnya. Rabu (20/9/2023).

Terkait mengenai sanksi yang sudah tertera di Peraturan yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat melalui Surat Edaran,lanjut Arif, hanya sebatas sanksi di pelayanan saja.

“Untuk pemberlakuan sanksi di Sampang, hanya diterapkan ke pelayanan yaitu peternak tidak akan mendapatkan dari petugas kesehatan sapi,” Tegasnya.

Sekedar diketahui, pemasangan anting Eartag tersebut dilakukan berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 559/KPTS/PK.300/M/7/2022. tentang Penandaan dan Pendataan Hewan Dalam Rangka Penanggulangan Penyakit Mulut dan Kuku. (AR RED).

Berita Terkait

Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**
Aksi ‘Orang Dalam’ Terbongkar, Dua Karyawan Curi Bahan Baku Pabrik di Tangerang

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:34 WIB

Pemkab Pakpak Bharat Dorong Pengembalian Fungsi Hutan Usai Pencabutan PBPH di Sumut

Kamis, 16 April 2026 - 22:47 WIB

Gianyar Perkuat Benteng Kerukunan, Rapat PAKEM Tegaskan Nihil Aliran Menyimpang

Kamis, 16 April 2026 - 18:18 WIB

Perhutani Sediakan Lahan 40 Hektar untuk Ekspor Cabe Jawa

Kamis, 16 April 2026 - 16:37 WIB

Diduga PTSL 2024-2025 Desa mangliawan Jadi Ajang Pungli

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Madura Asli Sedarah resmi mencabut Surat Keputusan (SK)

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Polresta Denpasar Amankan Aksi Damai Forkom SSB, Ratusan Truk Sampah Bergerak Tertib

Kamis, 16 April 2026 - 09:35 WIB

CCTV saat pembacokan” Ujar HD di RSUD jumat 20 maret 2026

Kamis, 16 April 2026 - 05:43 WIB

Ketua Umum DePA-RI Minta Menteri Haji Tidak Ceroboh Soal War Tiket Haji

Berita Terbaru