Penganiayaan Berujung Maut di Penginapan Jambu Alas Kota Subulussalam, Motifnya Belum Diketahui

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Senin, 25 Agustus 2025 - 07:21 WIB

40180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam, teropongbarat.co – Warga Kota Subulussalam digemparkan dengan insiden penganiayaan berujung maut di sebuah penginapan kawasan Jambu Alas, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Penanggalan, Minggu (24/8/2025) dini hari. Peristiwa ini menyebabkan seorang pria berinisial DK (38), petani asal Desa Cipare Pare Timur, Kecamatan Sultan Daulat, meninggal dunia setelah dilarikan ke RSUD Subulussalam.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf melalui Kasat Reskrim Iptu Abdul Mufakhir membenarkan kejadian tersebut. “Korban dinyatakan meninggal dunia setelah sempat dirawat di RSUD Subulussalam usai mengalami pengeroyokan,” terangnya, Minggu (24/8).

Menurut Mufakhir, peristiwa bermula sekitar pukul 00.00 WIB saat korban bersama pacarnya, RA (37), datang ke penginapan Jambu Alas untuk menyewa kamar. Namun sekitar pukul 01.30 WIB, keduanya terlibat cekcok terkait persoalan pribadi. Pertengkaran itu kemudian mengundang perhatian dua penjaga malam penginapan, R (30) dan Y (35), kakak beradik asal Penanggalan Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keduanya mendatangi kamar korban untuk menegur, namun adu mulut memanas hingga berujung pemukulan. “Saksi menyebut RA juga sempat ikut dipukul, namun berhasil keluar menyelamatkan diri. Sementara korban DK dikeroyok hingga mengalami luka serius di bagian kepala dan tidak sadarkan diri,” jelas Mufakhir.

Korban sempat dibawa ke RSUD Subulussalam, namun nyawanya tidak tertolong. Laporan kemudian masuk ke Polsek Penanggalan sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas yang turun ke lokasi mengamankan barang bukti, dan berhasil menangkap satu tersangka berinisial R sekitar pukul 04.00 WIB. Sementara Y masih dalam pengejaran.

“Kasus ini sedang kami dalami. Satu orang sudah ditahan, satu lainnya masih DPO,” tegas Mufakhir.

Meski begitu, hingga kini motif pasti di balik penganiayaan tersebut masih belum terungkap.

Sementara itu, keterangan saksi lain bernama Lutfi (30) sedikit berbeda. Ia menyebut, sebelum pengeroyokan terjadi sempat ada cekcok antara korban dengan Madonna, pengelola penginapan. “Tiba-tiba datang dua orang kakak beradik. Salah satunya langsung meninju korban dan menyeretnya ke dalam kamar. Saya sempat berusaha melerai,” ujar Lutfi di depan Mapolsek Penanggalan.

Menurut Lutfi, pelaku utama bernama Yusuf justru masih melarikan diri, sedangkan yang kini ditahan polisi hanyalah orang yang berada di lokasi kejadian. “Yang ditahan bukan pelaku utama, hanya ada di tempat. Pelaku sebenarnya masih buron,” ungkapnya.

Kasus ini masih terus dalam proses penyelidikan, dan masyarakat menunggu kejelasan motif di balik peristiwa tragis tersebut.@Anton tin

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 09:59 WIB

Siapkan Prajurit Tangguh dan Profesional, Kodim 1410/Bantaeng Perkuat Kemampuan Pencak Silat Militer

Selasa, 8 September 2026 - 08:40 WIB

Babinsa Membantu Petugas Pelaksana Dari Dinsos Dalam Rangka Penyaluran Beras Medium

Selasa, 8 September 2026 - 08:38 WIB

Babinsa Koramil 01/Kuala Komsos di Warkop, Bahas Animo Warga Daftar Catam

Selasa, 8 September 2026 - 08:37 WIB

Bentuk Kedekatan Dengan Warga Babinsa Koramil 02/Seunagan Komsos Dengan Warga Di Desa Binaan

Selasa, 8 September 2026 - 08:36 WIB

Babinsa Tinjau penjual Bahan pokok dan sayuran di pekan Tradisional

Selasa, 8 September 2026 - 08:33 WIB

Babinsa Posramil Beutong Ateuh Banggalang Kerja Bakti Bergotong Royong Dengan Warga Binaan

Senin, 7 September 2026 - 15:45 WIB

Jembatan Gantung Bonto Maccini Rampung 100 Persen, Dandim 1410/Bantaeng Pastikan Akses Dua Desa Segera Terhubung

Senin, 7 September 2026 - 14:55 WIB

Babinsa Bonto Rita Dampingi Penyaluran Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Berita Terbaru