Penganiayaan dan Pembunuhan Jasa Direkonstruksi Polres Batu Bara Dengan 15 Adegan dan 6 Tersangka

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 13:52 WIB

40176 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batu Bara – Satreskrim Polres Batu Bara menggelar rekonstruksi penganiayaan dan pembunuhan terhadap korban Jasa Sinaga dengan 6 tersangka di halaman tengah Mapolres Batu Bara, Senin (1/9/2025).

Dipimpin Kanit Resum/PPA Satreskrim Polres Batu Bara Ipda Ade Sundoko Masry dan disaksikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Batu
Bara, rekonstruksi digelar dalam 15 adegan.

Rekonstruksi diawali saat enam tersangka masing-masing inisial
AI alias Rizi, 16 tahun, MA alias Nanda, 20 tahun, MYM alias Lokot, 19 tahun, UA alias Modon, 16 tahun, JM, 15 tahun, MI alias Kandar, 13 tahun sedang minum tuak di dekat Kantor Camat Tanjung Tiram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemudian AI alias Rizi bersama JM
dan saksi Epan berjalan menuju Jalan Sempurna dan duduk di depan rumah warga.

Tak lama kemudian datang rombongan Irfan Gunawan alias Gopek berjumlah 6 orang.  JM kemudian berkata : elok giling anak Gang Solo. Kemudian AI alias Rizi berujar ‘aku mana manapun jadi’.

Mendengar perkataan tersebut, Gopek mempertanyakan kepada AI alias Rizi mau nyari imbang siapa.
Akhirnya terjadi perang mulut antara kelompok Gopek dengan kelompok AI alias Rizi. Melihat situasi semakin runcing, Epan meminta kedua pihak menghentikan pertengkaran. Namun karena tidak ada yang mendengar, Epan langsung pergi.

Tak lama berselang datang korban Jasa Sinaga berniat hendak melerai pertikaian kedua kelompok. Namun AI alias Rizi tidak terima.

Mendengar pertikaian tersebut, 4 anggota kelompok Al alias Rizi yang masih minum tuak datang ke lokasi. Mereka mempertanyakan penyebab terjadinya keributan.

Ditengah-tengah pertengkaran, korban Jasa menepuk bahu AI alias Rizi dengan maksud menyudahi pertengkaran.

Namun tepukan korban menyulut amarah tersangka MA alias Nanda yang langsung menendang bagian perut Jasa.

Pada adegan ke 9, secara bersamaan, AI alias Rizi mengeluarkan sebilah pisau komando dan saku celananya. Pisau tersebut langsung ditusukkan ke arah korban.

Melihat itu, korban berusaha menangkis namun tusukan pisau malah mengenai telapak tangan kirinya.

Karena tangannya terluka, korban berniat melarikan diri namun tersangka UA alias Modon menendang pinggang korban hingga korban jatuh tersungkur.

Pada adegan ke 11, korban yang jatuh tersungkur dikeroyok oleh keenam tersangka dengan cara meninju, penyepak dan memijak badan korban.

Saat korban berdiri dan dalam posisi membungkuk, dimanfaatkan tersangka AI alias Rizi dengan mengayunkan pisau dan menusukkan pisau ke punggung korban hingga tertancap.

Setelah pisau dicabut oleh AI alias Rizi, korban yang terhuyung-huyung masih menerima pukulan tinju JM di mukanya.

Akhirnya korban tersungkur kembali dan dengan darah disekujur tubuhnya. Setelah puas menganiaya korban, keenam tersangka melarikan diri.

Setelah para tersangka pergi, Gopek dan rekannya membawa korban menggunakan sepeda motor milik korban ke rumah orangtuanya.

Setiba dirumah orangtuanya, Gopek diajak orangtua korban membawa Jasa ke klinik untuk mendapatkan perawatan. Namun karena lukanya parah akhirnya korban dirujuk ke RSUD H OK Arya Zulkarnain di Kuala Gunung.

Namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia tidak lama kemudian.

Sebelum pelaksanaan rekonstruksi, begitu para tersangka dibawa keluar dari ruang Resum, tedengar jerit histeris ibu dan saudara korban.

Ibu korban dan saudaranya berteriak teriak mengumpat para tersangka sembari berusaha mengejar para tersangka. Petugas yang melakukan pengawalan dengan sigap menenangkan keluarga korban sehingga rekonstruksi dapat berlangsung dengan lancar dan aman.

Rillis Konferensi pers di Mapolres Batu Bara
Oleh Rahmat Hidayat

Berita Terkait

Tim Resmob Bantaeng Amankan Terduga Pelaku Pencurian Kabel Lampu Jalan
Press Release KRYD Oktober 2026: Kapolres Simalungun Ungkap Tiga Kasus 3C, Pelaku Pencurian Diringkus hingga Labuhan Batu dan Batu Bara
BUNG TAUFIK RESMI RAIH GELAR DOKTOR ILMU HUKUM, SOSOK DOKTOR MUDA DENGAN GAGASAN HUKUM PROGRESIF
Undercover Buy di Warung Kopi, Satresnarkoba Polres Sergai Bekuk Pria 31 Tahun, Sabu 1,92 Gram Disita
Minimalisir Kejahatan Jalanan, Patroli Tim URC Resmob Bantaeng Sisir Jalan Sunyi dan Pemukiman Warga
Transaksi Sabu di Komplek Adolina Digagalkan, Dua Pria Diringkus Polisi
Tim Gabungan Polres Sergai dan Polda Sumut Amankan 12 Orang dalam Operasi Narkoba di Desa Pon
Aksi Heroik H. Abdul Rahman di Bantaeng, Duel Sengit Lawan Dua Maling Demi Selamatkan Motor

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 00:54 WIB

Pengobatan Alat Vital Jakarta Aa Anang, Handal dan Profesional

Rabu, 4 November 2026 - 21:45 WIB

Perkuat Keamanan Obvitnas, Tim Baharkam Polri Lakukan Audit SMP di PT Indonesia Chemical Alumina*

Rabu, 4 November 2026 - 19:20 WIB

Krisis Akurasi Data Desil dan Jebakan Salah Sasaran Kebijakan Subsidi Negara Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela

Rabu, 4 November 2026 - 18:50 WIB

Bertemu Para Pelaku Usaha Ritel, Wali Kota Tanjungbalai Dorong Optimalisasi CSR untuk Pembangunan Daerah

Rabu, 4 November 2026 - 18:44 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Terima Kepulangan Personel Satpol PP dan Dishub Usai Ikuti Pelatihan Komcad di Rindam I/BB Pematang Siantar

Rabu, 4 November 2026 - 18:35 WIB

Kapolres Batu Bara Hadiri Kunjungan Kerja Kajati Sumut, Sosialisasi Anti Korupsi Dan Penguatan Kepatuhan Hukum Dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

Rabu, 4 November 2026 - 18:20 WIB

*PERKUAT SINERGITAS ANTAR-APARAT PENEGAK HUKUM, KALAPAS LABUHAN RUKU HADIRI KUNKER DAN SILATURAHMI KAJATI SUMUT BERSAMA FORKOPIMDA BATU BARA

Rabu, 4 November 2026 - 16:19 WIB

Sekda Amril Dampingi Kunjungan Kapolda Sumut,Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Langkat

Berita Terbaru