Pengukuhan Bun Wid Sebagai Korwil PKDI Madura Raya, Dihadiri Kepala Desa se Madura.

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Rabu, 26 November 2025 - 20:45 WIB

40158 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG _ TEROPONG BARAT _ Pengukuran Kordinator Wilayah (Korwil) Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Jawa Timur resmi dilaksanakan di Ketapang Daya, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura. Rabu (26/11/2025).

Dalam pengukuhan tersebut Kepala Desa (Kades) Ketapang Daya Moch. Wijdan terpilih sebagai koordinator Wilayah Madura Raya.

Pengukuhan yang berlangsung dihadiri oleh Pembina PKDI Pusat Gus Mohammad Yusuf, Ketua DPD PKDI Jawa Timur Syaifullah Mahdi, pengurus PKDI Probolinggo, seluruh pengurus DPC PKDI kabupaten se-Madura Raya dan beberapa anggota DPRD setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, Moh. Wijdan menyampaikan bahwa PKDI merupakan wadah para kepala desa untuk saling mempererat silaturahmi dan bertukar pandangan bagaimana membangun desa dengan terus saling melengkapi antar sesama kepala desa.

Pria yang akrab disapa Bun Wid itu menegaskan bahwa kedepan kegiatan PKDI khususnya di wilayah Madura tidak sekedar sermonial, tetapi harus mencakup minimal dua poin penting, yaitu Intelektual dan Spritual.

Katanya, spritual menjadi pondasi yang harus tertanam dalam diri setiap kepala desa. Disamping itu, Boss Prabu Sakti itu menjelaskan bahwa intelektual adalah bentuk tuntutan zaman. Oleh karenanya, pihaknya mengatakan bahwa kepala desa harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang sangat cepat ini. Walaupun demikian, tokoh besar pantura itu menekankan akan pentingnya mempertahankan adat istiadat yang ada di Madura.

“Saya berharap kegiatan-kegiatan PKDI menghasilkan dua dimensi yakni Intelektual dan Spritual. Spiritual dimaksud adalah ikatan silaturahmi, keikhlasan dan saling menghargai antar sesama. Kalau Intelektual, Saat ini sudah memasuki era teknologi, namun Madura kulturnya agak beda dengan daerah lain. Walaupun kita hidup di era teknologi, saya berharap adat istiadat yang ada d Madura tidak luntur oleh keadaan,” Paparnya saat sambutan dihadapan para Kepala Desa.

Kepala Desa 2 (dua) Periode itu menerangkan bahwa sebelum pengukuhan dilaksanakan, pihaknya sudah turun ke desa-desa guna mendengarkan aspirasi dan masukan dari para kepala desa.

Ia menuturkan bahwa, mayoritas kepala desa membutuhkan pendampingan hukum dan bantuan pemerintah untuk membangun desa di luar pagu Dana Desa.

“Sebelum acara saat ini, saya berkeleling ke kepala2 desa. Saya mendapatkan 2 poin. Pendampingan hukum, dan yang kedua berharap Mendapatkan tambahan (anggaran& diluar dana desa,” Tuturnya.

Masih kata Klebun Wid, ia berharap kepada pembina PKDI Nasional dan para anggota dewan yang hadir untuk mendesak bupati Sampang agar pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa di Sampang segera digelar.

“Mohon perjuangkan pilkades d Sampang, disini juga hadir dewan tolong diperjuangkan pelaksanaan Pilkades di Sampang agar hak demokrasi masyarakat tidak merasa diabaikan,” Imbuhnya.

Setelah Bun Wid, sambutan berikutnya dilanjutkan oleh ketua DPD PKDI Jawa Timur Syaifullah Mahdi. Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa cak Sandi itu mengapresiasi dukungan yang diberikan oleh PKDI Korwil Madura Raya, ia mengatakan bahwa semangat para PKDI menjadi dijadikan modal untuk bisa bersinergi untuk membangun desa masing-masing.

“PKDI Madura ini luar biasa, ini menjadi modal bagi teman-teman kepala desa untuk diimplementasikan dalam pembangunan di desa masing-masing,” Paparnya.

Selain itu, Ketua DPD PKDI Jatim itu juga menekankan kepada para kepala desa agar teliti dan berhati-hati dalam melaksanakan semua program kerja, agar apa yang menjadi program pemrintah bisa selaras dan bisa sampai manfaatnya kepada masyarakat.

Ia juga meminta kepala desa agar menjaga gaya hidup. Menurutnya, kepala desa adalah contoh bagi masyarakat, hidup sederhada tidak akan menjatuhkan martabat kepala Desa.

“Saya berpesan kepada seluruh kepala desa agar mengerjakan semua program dengan baik. Dan menyesuaikan gaya hidup dengan kondisi masyarakat,” Paparnya lagi.

Ditempat yang sama, Pembina PKDI Nasional Gus Muhammad Yusuf juga menegaskan bahwa menjadi ketua bukan untuk dilayani melainkan harus siap menjadi pelayan bagi para kepala desa yang lain.

Pihaknya juga mengajak kepada seluruh PKDI agar tegak lurus dengan pemerintah. Semua program pemerintah harus didukung dan bisa dilakukan dengan baik.

“Menjadi ketua tidak harus mendominasi, justru harus siap menjadi pelayan para kepla desa. PKDI juga harus tegak lurus dengan pemerintah, apa yang menjadi program presiden harus betul-betul kita dukung,” Tegasnya.

Diujung sambutannya , gus Yusuf berharap agar pemerintah daerah kabupaten Sampang segera melaksanakan pemilihan kepala Desa.

“Mudah-mudahan Bupati Sampang segera bisa menggelar pelaksanaan pilkades,” Pungkasnya.

Berita Terkait

Protes Pemberitaan Surya Paloh ,Masa KOMBAT Sumut Gelar Aksi Pembakaran Majalah Tempo di Medan
Tingkatkan Kesiapsiagaan dalam Menghadapi Bencana, BRI BO Bantaeng Kolaborasi dengan BPBD Bantaeng Gelar Sosialisasi dan Simulasi
H.Syah Afandin Tepung Tawari 398 Jemaah Calon Haji Langkat,Pesan Jaga Kesehatan dan Keihklasan
Pendampingan Babinsa Jadi Penyemangat Petani Padi di Desa Bonto Majannang
Selama Dua Hari, Personil Polres Bantaeng Ikuti Test Kesamaptaan Jasmani Berkala Semester I Tahun 2026
Hidup Sehat Sejak Dini, PT Socfindo Kebun Lae Butar Gelar Edukasi Sanitasi bagi Siswa PAUD
Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat
Dulu Saya Menyebut Mereka Malas. Sekarang, Saya Tahu Mereka Hanya Lelah.”**

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:41 WIB

Batas Jabatan Kepsek SLTA Dilanggar, Pengawasan Cabdin Subulussalam Dipertanyakan

Kamis, 16 April 2026 - 17:41 WIB

Mediasi yang Timpang di Longkib: Dari Forum Damai ke Desakan Evaluasi Camat dan Dugaan Keterlibatan Oknum Kades

Kamis, 16 April 2026 - 03:09 WIB

Mediasi Lahan Longkib Kandas, Warga Soroti Ketidakprofesionalan Oknum Camat

Rabu, 15 April 2026 - 17:47 WIB

Bupati Pakpak Bharat Tinjau Jalan Nasional Strategis di Perbatasan, Dorong Solusi Cepat dari Pemerintah Pusat

Selasa, 14 April 2026 - 14:46 WIB

Hak Angket nyeleneh”Dan Bayang Bayang jual Beli Pokir,Fungsi DPRK Dipertanyakan,Dari Pengawasan Ke Alat Ukur Politik

Senin, 13 April 2026 - 12:25 WIB

Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal

Senin, 13 April 2026 - 12:21 WIB

Kementerian ATR/BPN Komitmen Bantu Mekanisme Legalitas Tanah untuk Kebun Pangan Lokal Perempuan

Senin, 13 April 2026 - 12:17 WIB

Kementerian ATR/BPN Raih Penghargaan, Berhasil Tindaklanjuti RHP BPK RI 90,8%

Berita Terbaru