Siswa SD Sukma Bangsa Bireuen Kunjungi Museum Aceh Pijay

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 17 April 2026 - 16:30 WIB

4062 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJAY |  Sebanyak 51 siswa/i kelas V-Komet dan V-Matahari sekolah Sukma Bangsa Bireuen lakukan
kegiatan school visit ke Museum Rumah Aceh Pidie Jaya, Kamis, 16 April 2026.

Kegiatan kunjungan edukatif melalui program school visit murid SD Sukma Bangsa didampingi empat orang guru pendamping Ika Meutia, Idawati, Nurlaili dan Asmaul Husna, mendapat sambutan antusias dari pihak Museum.

Menurut Ika Meutia salah seorang guru pendamping, para siswa sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan, dimulai pembagian kelompok melalui permainan yang menyenangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dilanjutkan dengan treasure hunt (mencari harta karun), menyusun puzzle edukatif tentang 7 tokoh ulama di Pidie Jaya, jelas Ika Meutia didampingi Asmaul Husna.

Selain itu para murid SD ini diperkenalkan bangunan bersejarah, memahami bagian-bagian rumoh Aceh, serta mencoba berbagai permainan tradisional khas Aceh, jelasnya.

Selama kunjungan, siswa juga mengamati langsung benda-benda bersejarah seperti peralatan rumah tangga tradisional, bagian rumoh Aceh, informasi masjid bersejarah, dan tokoh-tokoh ulama di Pidie Jaya. Dengan bimbingan guru, siswa mencatat hasil pengamatan sebagai bagian dari pembelajaran.

Tambah Ika Meutia lagi, kegiatan school visit ini merupakan kolaborasi dari tiga mata pelajaran, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, dan Seni Budaya dan Keterampilan (SBK).

Menurutnya dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia, siswa dilatih menyusun laporan hasil kunjungan. Sedangkan pada mata pelajaran Matematika, siswa mengolah data hasil pengamatan, sedangkan pada pelajran
Seni Budaya dan Keterampilan (SBK), siswa mengidentifikasi warisan budaya yang ada di museum.

Menurut mereka salah satu pengalaman paling berkesan bagi para siswa, saat menaiki ketek atau rakit yang menghubungkan area museum dengan bagian kantor pemerintahan Pidie Jaya.

Momen ini memberikan pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus mempererat kebersamaan antar siswa, jelas Nurlaili guru pendamping lainnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa dapat lebih mengenal dan menghargai warisan budaya Aceh sekaligus meningkatkan keterampilan belajar secara terpadu. (ZK)

Berita Terkait

Aliansi Cyber Pers & Aktivis Indonesia dan GMOCT Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis CNN di Pidie Jaya
Kinerja Prima Kapolres Pidie Jaya Launching Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektar
Pj Bupati Pidie Jaya Ahmad Dadek Dipuji FAB Respon Cepatnya dalam Pembangunan Daerah masa Transisi
Ketua LSM RADAR Sambut Baik Atas Penunjukan T. Ahmad Dadek S.H., M.H Sebagai Pj. Bupati Pidie Jaya
Mantan Anggota GAM Wilayah Trienggadeng Terharu atas Terpilihnya Muzakir Manaf dan Fadlullah Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh
Burhanuddin Akui Dipaksa Tim Sabar Buat Video Dukungan, Pilihannya Tetap Pasangan Mulia
Pasangan MULIA Tampil Memukau dalam Debat Publik Pidie Jaya
Masyarakat Trieggadeng Sudah Banyak yang Balik Arah Ke Pasangan Mulia

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:49 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Minta Kapolda Aceh Tuntaskan Dugaan Penganiayaan dan Mafia Tanah Transmigrasi Longkib

Berita Terbaru