ACEH SINGKIL. TROPONG BARAT.com – juma’at 11september 2026 petang,
Akses lalu lintas di jalan nasional kawasan Desa Bulusema, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil, lumpuh total. Satu unit truk tronton milik PT Horas melintang tepat di area tikungan rawan, sehingga menghentikan seluruh mobilitas kendaraan antarkota dan lintas provinsi yang hendak melintas.
Pantauan di lokasi menunjukkan posisi badan tronton yang berukuran besar menutup rapat seluruh badan jalan di tikungan tersebut. Kondisi ini membuat kendaraan roda empat maupun armada angkutan barang lainnya tidak dapat melintas dari dua arah, baik menuju Singkil maupun ke arah Subulussalam.
Penegakan Aturan Tonase dan Tanggung Jawab Korporasi, Insiden tersangkutnya truk besar ini kembali memicu kritikan pedas dari para pengguna jalan dan warga sekitar. Jalur nasional di Kecamatan Suro dikenal memiliki karakteristik geografis yang sempit dengan tikungan tajam dan medan curam yang amat rawan bagi kendaraan berat berdimensi besar.
Kejadian ini dinilai menjadi cermin lemahnya pengawasan terhadap kelaikan armada serta pembatasan kapasitas muatan (Over Dimension Over Loading/ODOL) di jalur vital Aceh Singkil. Pembiaran terhadap pengoperasian armada berukuran besar tanpa pengawasan ketat dan manajemen risiko dari perusahaan pemilik armada dianggap merugikan kepentingan umum serta melumpuhkan roda ekonomi masyarakat.
Masyarakat dan pengguna jalan mendesak Dinas Perhubungan, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), serta Satlantas Polres Aceh Singkil untuk mengambil tindakan tegas. Selain menuntut percepatan evakuasi, pihak berwenang diharapkan mengevaluasi kelaikan jalan dan penertiban operasional armada besar di lintasan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas masih dalam kondisi lumpuh. Upaya konfirmasi serta koordinasi dengan pihak pemilik armada PT Horas dan kepolisian setempat terkait proses evakuasi masih terus dilakukan.
(Bima Pohan)

















































