Menteri Pertanian Puji Komitmen Polda Riau Lestarikan Lingkungan Lewat Aksi Nyata Tanam Pohon

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Kamis, 24 Juli 2025 - 00:32 WIB

40108 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru — Suasana hijau dan penuh semangat kebersamaan menyambut kedatangan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., di Mapolda Riau, Rabu, 23 Juli 2025. Dalam kunjungan kerja tersebut, Menteri Andi Amran melaksanakan kegiatan penanaman pohon gaharu sebagai bagian dari program Green Policing yang digagas Polda Riau bersama masyarakat.

Kehadiran Menteri Pertanian disambut langsung oleh Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum., didampingi Wakapolda Riau Brigjen Pol Jossy Kusumo, S.H., M.Han., serta para pejabat utama dan personel Polda Riau. Turut hadir Tim RAGA Polda Riau yang selama ini menjadi motor penggerak inisiatif penghijauan di wilayah tersebut.

Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen Polda Riau yang dinilai luar biasa dalam menjaga lingkungan. Ia secara khusus menyoroti gerakan penanaman pohon yang tak hanya melibatkan aparat kepolisian, tetapi juga menjangkau masyarakat luas dari berbagai usia dan latar belakang, termasuk para pelajar di seluruh Provinsi Riau. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan ini mencerminkan kesadaran kolektif yang semakin tumbuh tentang pentingnya menjaga lingkungan hidup sejak dini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya jujur terkejut. Ini sebuah kejutan luar biasa. Ada gerakan tanam pohon yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat, bahkan anak-anak SD, SMP, hingga SMA di seluruh Provinsi Riau. Ini bukan sekadar simbolik, ini aksi nyata yang harusnya bisa jadi program nasional,” ujar Menteri Pertanian dalam sambutannya.

Ia menyebut gerakan penanaman pohon sebagai bentuk investasi ekologis jangka panjang, yang manfaatnya akan dirasakan generasi mendatang. Dalam kegiatan tersebut, dibacakan pula sebuah syair yang mengingatkan akan pentingnya kesadaran ekologis: “Jangan merusak alam, tanam pohon untuk generasi kita.” Syair sederhana namun sarat makna ini diyakini mampu menyentuh hati dan menguatkan semangat semua pihak untuk terus menjaga lingkungan.

Tak hanya membahas isu lingkungan, Menteri Andi Amran juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyinggung arah kebijakan nasional di sektor pertanian, khususnya ketahanan pangan. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan langkah strategis untuk mencetak lahan sawah baru di wilayah Riau. Program ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju kemandirian pangan nasional. Saat ini, menurut Menteri, baru sekitar 20 persen kebutuhan pangan Riau yang bisa dipenuhi dari dalam provinsi, dan itu menjadi sinyal penting bahwa perluasan lahan pertanian tak bisa ditunda.

“Kami akan cek langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan cetak sawah baru. Target kami bisa mencapai lima puluh ribu hektare, meski saat ini baru teridentifikasi sekitar dua puluh lima ribu hektare. Ini bukan hanya untuk sekarang, tapi untuk menghindari krisis pangan dalam lima puluh hingga seratus tahun ke depan,” ucap Menteri.

Program Green Policing yang dijalankan Polda Riau dipandang sebagai kolaborasi strategis yang patut menjadi contoh bagi wilayah lain di Indonesia. Sinergi antara kepolisian, masyarakat, dan pemerintah daerah menjadi kekuatan penting dalam menghadapi tantangan lingkungan dan pangan yang semakin kompleks. Menjaga alam bukan hanya tugas aktivis atau institusi tertentu, melainkan tanggung jawab bersama yang menanam harapan demi masa depan yang lebih hijau, lestari, dan berdaulat. (ROS H)

Berita Terkait

Akpersi Bicara, Hari Pers Dunia 2026: DPC Akpersi Pekanbaru Tegaskan Jurnalis Tak Boleh Hakimi, Wajib Taat UU PERS
Cek Pos Pam dan Pos Yan di Pekanbaru, Dirlantas Polda Riau Pastikan Kesiapan Pengamanan Mudik Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026
Sengketa Tanah di Jalan Makmur Sigunggung Pekanbaru: Pembeli Baru Tak Hiraukan Peringatan, Sepadan Terancam!
Komisi Informasi Riau Apresiasi Keterbukaan Informasi Polda Riau, Beri Akses Luas Pelayanan Publik
Sakit Massal Disorot, SMA Negeri Plus Riau: Ini Bukan Kelalaian, Tapi Daya Tahan Tubuh Menurun
SPPG Polda Riau Didukung Tabung Harmoni Hijau, Dorong Kemandirian Pangan Lokal
AMI Ekspansi Organisasi ke Sumatera Barat, Mandat Diberikan di Pekanbaru
Peduli dan Sigap, Kabid SMA Disdik Riau Dr. Nasrol Akmal Pimpin Penanganan Kesehatan Siswa Asrama SMA Negeri Plus

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 19:16 WIB

Tim URC Sergai Tangkap 2 Pelaku Pencurian Meteran Air

Kamis, 3 September 2026 - 18:40 WIB

Tanpa Plat Nomor Tetap Dilayani — Truk Berjejer Isi Solar Subsidi Di Bawen, Supir Sebut Pemilik Armada GN, Pengawasan Dipertanyakan

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Rabu, 2 September 2026 - 22:27 WIB

Dipicu Utang Rp 6 Juta dan Miras, Pria di Bantaeng Tega Habisi Nyawa RA Pakai Parang

Rabu, 2 September 2026 - 08:47 WIB

vonis publik bukan putusan hukum! guru ngaji masih terduga dalam kasus pencabulan

Rabu, 2 September 2026 - 07:57 WIB

Bersama Bupati dan Dandim 1015, Kapolres Kotim Pantau pembuatan Sekat Kanal di kawasan Bandara, cegah Karhutla meluas.

Selasa, 1 September 2026 - 13:52 WIB

Mediasi Sengketa LHP Gagal, Warga Lembah Melintang Lanjut ke Ajudikasi

Selasa, 1 September 2026 - 12:30 WIB

ATR/BPN Selaraskan Empat Simpul, Peralihan Hak Atas Tanah Ditargetkan Rampung 10 Hari

Berita Terbaru