Jumat Berkah, Syarifuddin Bancin Terpilih Pimpin Apkasindo Aceh Singkil

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 22:07 WIB

40178 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Singkil | teropongbarat.co – Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Kabupaten Aceh Singkil menjadi momen bersejarah bagi petani sawit di wilayah perbatasan Aceh–Sumatera Utara. Dalam forum yang digelar pada Jumat (17/10/2025), Syarifuddin Bancin terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Apkasindo Aceh Singkil periode 2025–2030.

Musda yang berlangsung di salah satu kafe di Kecamatan Gunung Meriah itu dihadiri Ketua DPW Apkasindo Aceh, Ir. Netap Ginting, serta perwakilan dari delapan DPU kecamatan. Dalam sambutannya, Netap Ginting mengingatkan bahwa cikal bakal Apkasindo Aceh justru lahir dari Aceh Singkil.

“Kami berharap kepengurusan baru ini bisa membawa semangat awal perjuangan Apkasindo: membela, melindungi, dan meningkatkan kapasitas petani sawit di daerah,” ujar Netap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petani Naik Kelas, Petani Terlindungi

Usai terpilih, Syarifuddin Bancin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh peserta Musda yang telah memberikan amanah kepadanya.

“Saya bertekad memperjuangkan nasib petani sawit agar lebih sejahtera. Melalui Apkasindo, kita ingin petani naik kelas — kuat di kebun, paham di pasar, dan terlindungi oleh kebijakan,” katanya kepada wartawan.

Ia menegaskan bahwa Apkasindo Aceh Singkil akan fokus pada advokasi harga Tandan Buah Segar (TBS) agar penetapannya lebih adil dan melibatkan perwakilan petani. Selain itu, pihaknya akan mendorong program pelatihan teknis dan manajemen kebun berkelanjutan bagi petani rakyat.

Kemitraan Adil dengan Pabrik Sawit

Dalam forum tersebut, Apkasindo juga menyoroti pentingnya kemitraan yang sehat antara petani dan perusahaan pabrik kelapa sawit (PKS/PMKS). Plt Ketua DPD sebelumnya, Andre Sagala, menegaskan bahwa hubungan keduanya harus dibangun di atas prinsip saling menguntungkan.

“Petani sawit adalah ujung tombak ekonomi daerah. Kalau petani kuat, industri sawit juga ikut kuat,” ujarnya.

Perlindungan Hak Petani Jadi Fokus

Apkasindo menyerukan agar pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan memperkuat perlindungan hukum bagi petani kecil, sesuai amanat Permentan Nomor 1 Tahun 2018 tentang Pedoman Penetapan Harga TBS.

“Kami tidak ingin petani hanya jadi penonton di tanah sendiri,” tegas Syarifuddin.

Sementara itu, mantan Plt Ketua Apkasindo Aceh Singkil, Andri Ramadhani (Kardi), berharap kepengurusan baru mampu mengakomodasi kebutuhan petani di lapangan dan bersinergi dengan Forkopimda.

“Kuncinya kolaborasi. Kalau petani dan pemerintah daerah berjalan seirama, cita-cita Apkasindo bisa terwujud,” katanya.

🌴 Sawit Rakyat Kuat, Daerah Maju

Musda ke-V Apkasindo Aceh Singkil bukan sekadar forum seremonial. Forum ini menjadi ajang konsolidasi gagasan untuk membawa petani sawit Aceh Singkil lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

“Ini Jumat berkah bagi petani sawit kita. Saatnya petani sawit naik kelas dan menjadi kekuatan ekonomi daerah,” tutup panitia Musda.

Antoni Steven Tin

Berita Terkait

Perwira Lulusan Akpol Diuji: Mampukah Bongkar Pemalsuan Tanda Tangan dan Dugaan Mafia Tanah Lae Saga?
Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan
Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga
Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare
Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam
Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan
Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas
Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:01 WIB

Mediasi PT BSM dengan Warga Cepu Gagal, Warga Minta Wali Kota Subulussalam Turun Tangan

Sabtu, 5 September 2026 - 22:55 WIB

Putusan NO Tak Menghapus Jejak Dokumen dalam Sengketa Lae Saga

Sabtu, 5 September 2026 - 02:58 WIB

Dari Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan, Kasus Lae Saga Mengarah ke Dugaan Mafia Tanah 150 Hektare

Jumat, 4 September 2026 - 23:55 WIB

Tanda Tangan “Karangan”, Berkas Pulang dari Jaksa Subulussalam

Rabu, 2 September 2026 - 22:54 WIB

Memahami Putusan PN Singkil: Perdata Tak Tetapkan Pemilik Lahan, Proses Pidana Berjalan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Kantor Pertanahan Subulussalam Dukung Descente PN Singkil, Pastikan Objek Perkara Terukur dan Jelas

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Pemko Subulussalam Bahas Penyelesaian Lahan Lapas dan Rencana Pembangunan Pengadilan Negeri

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:14 WIB

Open Turnamen Bola Voli CV Tumangger Cup I: Adu Prestasi, Pererat Silaturahmi

Berita Terbaru