PT ASN Tuai Protes dari Warga, Diduga Rampas Tanah Warga dan Lahan Kombatan GAM di Tanah Tumbuh.

TEROPONG BARAT

- Redaksi

Selasa, 25 November 2025 - 15:18 WIB

40111 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Runding, teropongbarat.co. PT ASN kembali menuai sorotan setelah diduga merampas sekitar 400 hektar tanah adat milik masyarakat Kampong Tanah Tumbuh, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam. Ketegangan memuncak saat perusahaan tersebut mangkir dari rapat mediasi lanjutan yang dijadwalkan Pemerintah Kecamatan Runding pada Selasa (25/11/2025). Padahal, pertemuan itu digelar untuk memastikan PT ASN mampu menunjukkan bukti sah kepemilikan atau ganti rugi atas lahan yang mereka klaim telah dibeli dari masyarakat adat.

Saat rapat dimulai, perwakilan masyarakat bersama Muspika Runding menunggu kehadiran dan klarifikasi resmi dari pihak perusahaan. Namun PT ASN tak mampu menghadirkan dokumen apa pun berupa surat transaksi, bukti pembayaran, akta jual beli, atau pernyataan resmi masyarakat adat yang disebut telah menerima ganti rugi. Kondisi itu memicu kekecewaan berat di ruang pertemuan Kantor Camat Runding.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwakilan masyarakat yang juga tokoh putra daerah Runding, Ishak Aluas Gadis, menilai PT ASN telah mempermainkan warga dan melakukan upaya pembodohan. Ia menyebut tindakan perusahaan sebagai bentuk penindasan terhadap masyarakat adat yang tanahnya telah diwariskan secara turun-temurun. Gadis menegaskan bahwa masyarakat adat memiliki hak yang diakui dunia internasional melalui Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat (UNDRIP), termasuk hak atas tanah leluhur, hak atas persetujuan tanpa paksaan, serta hak untuk menolak setiap aktivitas perusahaan yang masuk tanpa persetujuan komunitas adat.

Gadis menilai klaim PT ASN bahwa lahan seluas 400 hektar itu sudah diganti rugi tidak dapat diterima tanpa bukti. Karena itu, masyarakat meminta aparat pemerintah tidak membiarkan perusahaan melangkahi aturan dan mengabaikan hak-hak masyarakat adat. Ia juga menyoroti persoalan legalitas izin perusahaan, plasma yang tidak jelas, hingga CSR yang dianggap tidak pernah menyentuh warga Kampong Tanah Tumbuh.

Kekecewaan peserta rapat semakin memuncak ketika melihat perusahaan kembali mangkir. Warga menyebut PT ASN selama ini telah “menjolimi” dan bertindak seolah-olah memiliki hak atas tanah adat tanpa proses persetujuan yang sah. Gadis menegaskan bahwa ia bersama masyarakat dan para mantan Kombatan GAM di wilayah Runding siap bersatu melawan praktik yang dinilai merampas hak masyarakat adat.

Kasus ini disebut Gadis akan segera dilaporkan kepada Gubernur Aceh dan lembaga yang berpayung UNDRIP untuk menuntut restitusi serta perlindungan hukum bagi masyarakat adat Kampong Tanah Tumbuh. Ia menyatakan saya yang meeuoakan mantan GAM dengan ini menyatakan pada Pihak Oerusahaan ASN jangan mencoba mempermain mainkan tanah kelahiran saya. Saya akan tempuh jalur apa saja untuk mempertahankan hak kami. masyarakat tidak akan diam dan akan terus menuntut agar tanah adat mereka dipulihkan dan hak-hak mereka dihormati.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT ASN belum memberikan klarifikasi resmi terkait ketidakhadiran mereka dalam mediasi dan ketidakmampuan menunjukkan bukti ganti rugi lahan tersebut.//@nton Tin**

Berita Terkait

Peringatan Hari Guru Nasional di Pesantren Birrul Walidain Lae Bersih Berlangsung Khidmat
Dana PEN Kota Subulussalam Dipersoalkan Kombatan GAM, Diduga Penyimpangan Prosedural dan Menghambat Pembangunan
Kombatan GAM Subulussalam, Perkebunan Sawit Tanpa Kendali: Ketika Regulasi Dilanggar, Warga Aceh Menjadi Korban
Dinas Perindagkop Gelar Peningkatan Kapasitas KMP, Dua Desa Dinilai Kurang Mendukung Regulasi
Apkasindo Aceh Hadiri Kunker BAM DPR RI, Sorotan Tertuju pada Masalah HGU PT Laot Bangko dan PT SPT
Kajaksaan Negeri Subulussalam Lantik Pejabat Eselon V, Dorong Kinerja dan Inovasi Baru
PT Pula Sawit Jaya Bangun Simbiosis Mutualisme dengan Warga Sultan Daulat, Patuh Regulasi dan Aktif Berbagi
HKN, Pemko Subulussalam Komitmen Wujudkan Transformasi Kesehatan yang Lebih Baik

Berita Terkait

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:37 WIB

Pastikan Liburan Aman, Kakorsabhara Baharkam Polri Cek Kesiapan Pospam Puncak dan Antisipasi Kepadatan Tempat Wisata

Jumat, 3 Oktober 2025 - 19:00 WIB

Alumni STM se-Kota Bogor Gelar “Jum’at Berkah”, Bagikan Ratusan Makan Gratis

Jumat, 6 Juni 2025 - 17:44 WIB

Dunia Jurnalistik Berduka, Kabiro Bara News Bogor Ariyadi Tutup Usia

Rabu, 23 April 2025 - 21:38 WIB

Habar Bahar bin Smith, Mengajak Umat untuk Menjaga Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah

Sabtu, 23 November 2024 - 17:19 WIB

Kapolres Gayo Lues Pastikan Situasi Kamtibmas pada Pilkada 2024 Aman dan Kondusif

Jumat, 22 November 2024 - 10:02 WIB

Quick Respon Brimob Aceh Hadir di Lokasi Kebakaran

Jumat, 4 Oktober 2024 - 05:26 WIB

Security Galian C ilegal di Cariu Diduga Ancam dan Intimidasi Wartawan, Mobil Liputan Hampir Dibakar

Senin, 22 Januari 2024 - 01:33 WIB

Sedulur Jokowi gelar turnamen sepak bola di Kota Bogor Jabar

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dugaan Malpraktik RS Ninditha, DPRD Sampang Dorong Mediasi

Selasa, 13 Jan 2026 - 13:12 WIB