Polda Sumut Amankan Ekskavator dari Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal, Diduga Dihadang Belasan Oknum Misterius

- Redaksi

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:17 WIB

40132 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, Sumut – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) kembali menunjukkan komitmen dalam memberantas aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang merusak lingkungan di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pada Senin, 2 Maret 2026, tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) dan Sat Brimob Polda Sumut mengamankan dua unit ekskavator yang diduga akan digunakan dalam kegiatan tambang ilegal tersebut.

Namun, dalam proses pengamanan, sekitar 12 orang yang diduga berpenampilan preman dan berpostur kekar terlihat berusaha menghalangi kegiatan petugas. Mereka bahkan diketahui berusaha merebut kembali dua alat berat agar tidak dibawa ke kantor polisi. Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran adanya intervensi dari oknum yang membekingi aktivitas perusakan lingkungan tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, membenarkan bahwa personelnya mendapat hambatan saat melakukan penindakan. “Personel Ditreskrimsus dan Sat Brimob memang mendapatkan gangguan saat mengevakuasi barang bukti, namun saat ini masih dalam proses penanganan lebih lanjut untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang menghalang-halangi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejadian ini menambah daftar panjang kegiatan penindakan yang dilakukan Polda Sumut dalam upaya memberantas tambang emas ilegal yang seringkali dijalankan secara sembunyi-sembunyi dan merusak kawasan hutan. Sebelumnya, aparat juga berhasil menggerebek tambang skala besar di Tapanuli Selatan dan mandailing Natal, dengan total tujuh orang pelaku diamankan.

Kapolda Sumut, melalui juru bicaranya, menegaskan akan tetap tegas melakukan penindakan terhadap semua pihak yang terlibat dan berusaha menghalangi proses hukum. “Kami akan terus memperluas operasi sekaligus meningkatkan pengawasan di lapangan demi menyelamatkan lingkungan serta menjaga sendi keadilan di wilayah ini,” tegasnya.

Polda Sumut mengimbau masyarakat dan pihak berwenang lainnya untuk aktif memberikan informasi terkait keberadaan tambang ilegal agar proses penegakan hukum berjalan optimal dan perlindungan lingkungan tetap terjaga.

Ditulis oleh Rahmat Hidayat

Berita Terkait

5 Bulan Operasi, Polda Riau Sikat 525 Pelaku C3 dan Sita 189 Motor Curian
Operasi Antik Toba 2026, Polresta Deli Serdang ungkap 65 kasus narkotika dan amankan 78 tersangka
Polres Batu Bara Gelar Konferensi Pers Hasil Operasi Antik Toba 2026, Ungkap 29 Kasus Narkotika
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Mahasiswa di Eremerasa Berhasil Diciduk Tim Resmob Polres Bantaeng
Kasat Reskrim Polres Bantaeng Dalami Kasus Insiden Saat Unjuk Rasa di depan Kantor Bupati Bantaeng
Bintang Lapangan Hijau Riko Simanjuntak Acungkan Jempol untuk IPDA Bolon Situngkir: “Sukses Selalu, Gomos Martamiang Horas!”
Miris, Anak Kandung Aniaya Ayahnya Sendiri di Desa Bonto Lojong, Tim Resmob Polres Bantaeng Amankan Pelaku
Modus Penipuan Dana Shopee Terjadi Kembali di Kabupaten Sampang 

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:03 WIB

Menyemai Harapan di Puncak Puthuk Sempu: Komnas PPLH Jawa Timur Perkuat Komitmen Pelestarian Alam di Hari Lingkungan Hidup Sedunia  

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:39 WIB

VIRAL DI MEDIA SOSIAL IWO INDONESIA DAN PLT BUPATI BEKASI DIKABARKAN BERDAMAI SOAL APA?

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:22 WIB

Kades Kidal dan Perangkat Diduga Kongkalikong Rekayasa Dokumen Tanah Ibu Ila demi Hasanah Terbongkar

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:41 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Tangerang Gelar Lomba Karya Tulis Wartawan Berhadiah Jutaan Rupiah

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:46 WIB

NENEK ELINA BERIKAN MAAF KEPADA TERDAKWA YASIN DAN SUGENG, SIDANG BERLANGSUNG PENUH KEHANGATAN

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:05 WIB

LBH Maskar Indonesia Soroti Dugaan Pemanfaatan Tanah Pengairan di Mekarmaya, Minta Pemerintah dan APH Bertindak Transparan

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:45 WIB

PEGASUS DAN TIM SATUAN KHUSUS AMBYBHIL SIKAP TEGAS TERHADAP JAGAL AYAM YANG DIDUGA ILEGAL

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:56 WIB

USAHA PEMOTONGAN AYAM DI RANGON GENTENG WETAN DIDUGA BELUM LENGKAP IZIN, JADI SOROTAN WARGA

Berita Terbaru