Komunitas Adelweis Gelar Dialog, Mencari Solusi Untuk Daerah

Taufik Akbar,SE

- Redaksi

Senin, 16 Maret 2026 - 15:31 WIB

4048 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANTAENG, Teropong Barat.com, – Elaborasi Pemuda dalam Mendorong Perekonomian di Tengah Efesien Anggaran”, adalah sebuah tema dialog yang digagas oleh komunitas Adelweis dan berlangsung pada hari Sabtu, 14/03/2026.

Kegiatan dialog yang dilaksanakan oleh Komunitas yang bertempat di Pelataran Cafe Adelweis Malilingi, di Jl. Raya Lanto No.15, Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Bantaeng, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dilaksanakan bukan tanpa tujuan, dialog tersebut, dilaksana untuk menggali peran dan kontribusi pemuda terhadap ditengah carut marut kemerosotan ekonomi daerah, dan mengakselerasikan dengan efesien anggaran.

Kegiatan sukses menghadirkan pemateri Bapak Prof. Dr. Anas Anwar Makkatutu Yang dipandu langsung Abd. Rahman Ramlan Direktur Bonthaink institut dan dihadiri oleh Presidium dan beberapa pengurus KAHMI Kabupaten Bantaeng dan juga perbagai OKP di Kabupaten Bantaeng, seperti, HMI, KNPI, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Uluere dan berbagai aktivis yang terkenal lantang untuk memperjuangkan kepentingan publik di Kabupaten Bantaeng.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prof. Dr. Anas Anwar Makkatutu, sebagai Narasumber dalam dialog tersebut, memberikan apresiasi kepada Komunitas Adelweis yang terbilang kreatif dan berani mengambil sikap mengagas dan mengupas tema Elaborasi Pemuda dalam Mendorong Perekonomian di Tengah Efesien Anggaran. Menurutnya, selain tema tersebut relevansi dengan kondisi negara tema tersebut sangat jarang diangkat dalam pembicaraan publik. Bahkan menurut Abd. Rahman Ramlan saat memandu dialog tersebut, Komunitas Adelweis adalah komunitas pertama kali mengakat tema tersebut di Sulawesi-Selatan dan terkhusus di Kabupaten Bantaeng itu yang pertama kalinya dan Komunitas Adelweis menurutnya dianggap cukup berani dan bernyali.

Rahman, Pemerintah Desa Bonto Daeng, yang akrab disapa, Rahman Lintas Batas, yang merupakan Pengurus KAHMI dan sekaligus Pembina Aliansi Pemuda Pemuda Uluere, memberi gambaran berdasarkan pengalaman dalam membina dan menggerakkan pemuda. Ia menuturkan bahwa peran pemuda harus berwujud dalam kontribusi nyata, dimana pemuda menjadi tonggak pergerakan yang lahir dalam bentuk aksi-aksi pemuda, seperti aksi sosial, kemanusiaan dan aksi religius.

Lebih lanjut Rahman menuturkan contoh gambaran aksi-aksi sosial dan kemanusiaan yang dilakukan oleh Aliansi pemuda Uluere yang digawangi oleh Komunitas MAPIA dari Desa Bonto Lojong dan Karang Taruna Sipakalabbiri’ dari Desa Bonto Daeng, berupa membagi sayuran. Dimana momen tersebut, merupakan adalah boleh dikatakan momen hajatan setiap ramadhan yang dilakukan oleh Pemuda Uluere.

Ia menggaris bawahi bahwa aksi membagi sayuran adalah aksi-aksi kecil yang akan berdampak besar bagi pemuda karena akan melahirkan kesadaran jiwa bagi terhadap kepedulian terhadap sesama manusia dan berangkat dari kesadaran itu juga akan melahirkan kepedulian pedulian pemuda untuk memperhatikan nasib daerahnya kedepannya.

Sementara menurut para penggagas kegiatan, Marzuki Ketua Komunitas, Takdir Ketua Pelaksana Kegiatan, Sul, Juswansar yang didampingi oleh Nawir dan Jamal MAPIA merajut harapan bahwa kegiatan dialog yang dilaksanakan adalah pemantik awal kegiatan yang dilaksanakan oleh komunitas Adelweis dan berharap kedepannya terlaksana kegiatan-kegiatan dialog sebagai ruang berbincang yang solutif bagi pemuda untuk turut andil membangun daerahnya. (Rehan)

Berita Terkait

Merasa Tertipu Jual Beli Lahan. Saor Manik Segera Tempuh Jalur Hukum Laporkan
Media Mitra Lapas Labuhan Ruku sampaikan hak jawab, Rahmat Hidayat minta Menteri tidak mudah percaya laporan dugaan tanpa bukti
Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi
DPD APPSI Tebo Melakukan Konsolidasi , Membangun Kekuatan Pedagang Pasar untuk Ekonomi Daerah yang Lebih Maju
Kalapas Padangsidimpuan Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba, Temuan Ganja Hasil Razia Gabungan Bersama APH dan Telah Disampaikan Secara Terbuka
Ketika Responsivitas Pemerintah Hanya Bergantung pada Algoritma Viral di Media Sosial Oleh: Dinda Rosanti Salsa Bela, S.IP., M.I.P. (Dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan, Universitas Jambi)
Babinsa Pos Ramil tripa makmur Melaksanakan Komunikasi Sosial Bersama Masyarakat Di Desa Binaan
Lepas Sambut Danyonif 100/PS, Bupati Langkat H.Syah Afandin Apresiasi Dedikasi Letkol Infanteri Agus.M.Rangkuti

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:18 WIB

PPAT Surya Darma Bisa Terseret Kasus 75 AJB? Pengakuan Soal Tanda Tangan Malam Hari dan Dugaan Dokumen Palsu Jadi Sorotan

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:23 WIB

Haji Affan Alfian Bintang Bersama Sejumlah Tokoh Sholat Idul Adha di Lapangan Beringin

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:27 WIB

PPAT-Notaris Surya Darma ” Mungkin tak Bersalah” di Tengah Polemik 75 AJB Longkib

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:52 WIB

Program Wifi Desa Dinilai Dibutuhkan, LSM Suara Putra Aceh Bantah Isu Titipan APH

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:04 WIB

Warga Desa Cepu Kembali Geruduk PT Binsuli Salam Makmur: Polusi Udara, Jalan Rusak, dan Janji CSR Dipertanyakan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:56 WIB

Pendawa Indonesia Angkat Bicara, Dugaan Manipulasi 75 AJB Longkib Diminta Diusut Tuntas

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:03 WIB

75 AJB di Ujung Tanduk: Cap Jempol Milik Siapa? Dugaan Mafia Tanah Longkib Mulai Terkuak

Berita Terbaru

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:45 WIB